Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    • Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD
    • Pasar Jambu Dua Diresmikan Jadi Sentra Kuliner Baru
    • ‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
    • Perumda Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa Agar Air Jernih dan Terjaga Kualitasnya
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    • Ombudsman Nilai Kepatuhan Pelayanan Publik RSUD Kota Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » Banu Bagaskara Minta Data Korban Kekerasan Terintegrasi Desil DTSEN
    Daerah

    Banu Bagaskara Minta Data Korban Kekerasan Terintegrasi Desil DTSEN

    6 Desember 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk segera mengintegrasikan data kekerasan terhadap perempuan dan anak ke dalam sistem penentuan desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

    Menurutnya, langkah ini penting agar korban kekerasan yang termasuk kelompok rentan dapat teridentifikasi lebih akurat dan memperoleh akses terhadap program bantuan pemerintah.

    Banu menilai banyak kasus kekerasan tidak tercatat dalam sistem kesejahteraan sosial, sehingga korban yang seharusnya membutuhkan dukungan justru tidak muncul dalam desil penerima manfaat.

    “Korban kekerasan hampir selalu menghadapi kerentanan ekonomi dan sosial. Jika datanya tidak terintegrasi, mereka tidak terlihat dalam indikator kemiskinan, padahal mereka sangat membutuhkan bantuan. Integrasi ini menjadi jembatan agar mereka tidak terlewat,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, integrasi dimaksud menyatukan data dari DP3A, kepolisian, layanan pendampingan, hingga lembaga perlindungan lainnya. Dengan harmonisasi data tersebut, pemerintah dapat memetakan tingkat kerentanan secara lebih menyeluruh, termasuk dampak ekonomi setelah korban mengalami peristiwa kekerasan.

    Banu menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen Kota Bogor dalam memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok paling rentan. Ia juga mendorong agar DTSEN tidak hanya berbasis pengamatan dan penghasilan, tetapi turut mempertimbangkan faktor lain seperti peristiwa traumatis yang dialami masyarakat.

    “Tujuannya jelas untuk memastikan tidak ada korban kekerasan perempuan dan anak yang tercecer dari perhatian negara. Bantuan pemerintah harus benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan,” kata Banu.

    Ia berharap integrasi data segera dibahas lintas pemerintah pusat dan daerah, sehingga dapat diterapkan pada pemutakhiran DTSEN berikutnya.

    Anggota DPRD Kota Bogor banu lesmana bagaskara Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional DP3A Kota Bogor DPRD Kota Bogor DTSEN
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pembangunan Sekolah

    Sekda Cek Pembangunan Sekolah Satu Atap Green Building, Harap Jadi Percontohan Trias UKS

    19 Oktober 2023
    Penanganan

    Pemkot Bogor Gandeng Mal Boxies Tekan Angka Stunting

    8 Maret 2023
    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025
    Agrowisata

    Wahana Ngalun Katulampa Diresmikan, Bentuk Kekompakan Warga dan Kolaborasi

    30 September 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.