Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Atlet Junior Antar Judo Kota Bogor Lampaui Target 9 Medali Emas, Bidik Juara Umum
    • ‎Cabor Soft Tenis Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov XV Jabar 2026
    • Kempo Kota Bogor Bidik Enam Medali Emas di Porprov XV Jabar 2026, Andalkan Hasil Try Out di Jepang
    • Ketua Kontingen Beri Arahan Tenaga Pendukung Porprov XV Tahun 2026
    • Lantik Pengurus DPPI 2026-2030, Jenal Titip Pesan Edukasi Pancasila
    • Dedie Rachim Paparkan Komitmen Pemkot Bogor dalam Keterbukaan Informasi Publik
    • Lolos ke Final Porprov Jabar 2026, Tim Futsal Putra Kabupaten Bogor Siap Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi
    • Bawa Pulang Medali Emas Panahan Porprov Jabar 2026, Atlet Kabupaten Bogor Dapat ‘Kadedeuh’ Spesial
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Bakal Masuk Meja DPRD, Atty Somaddikarya : Jangan Sampai Penataan Kawasan Timbulkan Masalah Baru
    Kesehatan

    Bakal Masuk Meja DPRD, Atty Somaddikarya : Jangan Sampai Penataan Kawasan Timbulkan Masalah Baru

    1 Februari 20214 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Perwakilan Sepakat, Mardi Lim saat membeberkan solusi terkait penataan kawasan yang dianggap merugikan para pelaku usaha kawasan Rangga Gading, Bogor Tengah Kota Bogor
    Perwakilan Sepakat, Mardi Lim saat membeberkan solusi terkait penataan kawasan yang dianggap merugikan para pelaku usaha kawasan Rangga Gading, Bogor Tengah Kota Bogor
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    Barayanews.co.id – Rencana Pemerintah Kota Bogor dalam melanjutkan penataan kawasan Suryakencana sepertinya akan masuk ke meja DPRD Kota Bogor.

    Hal itu berangkat dari pedagang dan warga Suryakencana yang tergabung dalam Sekretariat Paguyuban Kampung Tengah (Sepakat) meminta pembangunan menyesuaikan karakter Suryakencana sebagai kawasan niaga yang selama ini melekat dengan lokasi tersebut.

    Hal itu dikatakan perwakilan Sepakat, Mardi Lim kepada wartawan usai pertemuannya dengan anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, Senin (02/01/2021) pagi.

    “Pada prinsipnya kami yang bernaung di wadah Sepakat ini sangat mendukung proses pembangunan, revitalisasi atau perbaikan apapun yang Pemerintah Kota Bogor ikhtiarkan, namun memang perlu juga pematangan-pematangan yang melibatkan berbagai pihak, jadi ada dua arah komunikasi yang intens untuk mengadaptasi maaupun mengakomodir karakter di Suryakencana yang mungkin berbeda dengan kawasan lain,” bebernya.

    Perwakilan Sepakat, Mardi Lim saat membeberkan solusi terkait penataan kawasan yang dianggap merugikan para pelaku usaha kawasan Rangga Gading, Bogor Tengah Kota Bogor
    Perwakilan Sepakat, Mardi Lim saat membeberkan solusi terkait penataan kawasan yang dianggap merugikan para pelaku usaha kawasan Rangga Gading, Bogor Tengah Kota Bogor

    Ia juga mengungkapkan pembangunan harus menyesuaikan dan tidak melakukan perubahan fungsi kawasan.

    “Kita tahu karekter Suryakencana adalah kawasan niaga, dimana kebutuhan dasar dari proses perniagaan, harus ada area bongkar muat, jalur arus lalulintas yang lancar jangan terhambat, dan area pedestrian disesuaikan dengan faktor lingkungan mungkin jangan terlalu lebar,” ungkap Mardi.

    Berkaitan hal ini, pihaknya selanjutnya akan melakukan diskusi sekaligus berkolaborasi baik dengan DPRD dan Pemkot Bogor untuk mematangkan rencana ini secara bersama-sama. Dari informasi yang didapat, dalam penataan lanjutan kawasan Suryakencana akan ada perubahan diantaranya pada beberapa ruas jalan sekitarnya.

    “Pada tahap tiga, jadi 7 gang ini akan didesain memiliki ciri khas karena kata kang Bima (Wali Kota Bogor) memang akan dibuat pecinan terbaik di Indonesia. Kemudian Jalan Pedati, Lawang Seketeng, Gang Besi, Pada Suka, Kampung Cingcau, kalau tidak salah mau akan menjadi 3 meter, satu jalur. Nah, Jalan Rangga Gading akan ditutup total dan gimana nanti untuk bongkar muat,” ungkapnya.

    Sementara, Atty Somaddikarya mengatakan kehadirannya dalam pertemuan atas undangan salah satu warga Suryakencana. Dalam pertemuan tersebut, ia mendapat aspirasi berkaitan dengan penataan lanjutan kawasan Suryakencana.

    Anggota DPRD Kota Bogor, Fraksi PDI Perjuangan, Atty Somaddikarya

    “Saya sebagai anggota DPRD yang menerima surat ditujukan oleh salah satu warga Suryakencana menyampaikan aspirasi dan saya berusaha untuk hadir menampung aspirasi dulu. Selanjutnya akan meminta informasi secara seimbang dari Pemkot terkait rencana revitalisasi di kawasan Suryakencana,” kata Atty.

    Politisi PDI Perjuangan itu mencatat pada intinya mereka sangat mendukung langkah yang dilakukan Pemkot Bogor. Namun ada aspirasi yang disampaikan agar Pemkot Bogor tidak menutup jalur yang sudah puluhan tahun sebagai jalur niaga tetap dibuka sebagai ruang akses bongkar muat.

    “Jadi koreksi memberikan solusi alternatif untuk, Pemkot Bogor. Solusi ini akan saya bawa dan menyarankan untuk membuat surat secara resmi untuk kelembagaan (DPRD) dan akan dibahas karena ini menggunakan anggaran PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional),” ujarnya.

    Atty menekankan pembangunan ini bagaimanapun harus membuat semua pihak bisa merasakan manfaatnya. Sehingga jangan sampai menyisakan masalah baru nantinya. “Kalau menyusahkan satu problem yang memang mengganggu urusan perut rakyat, jelas pemerintah harus mempertimbangkan,” tegasnya.

    Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Barat, Rudi Harsa Tanaya yang hadir dalam pertemuan menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan dinilai sangat rasional karena mereka bukan hanya sekedar menolak tapi juga menyampaikan solusi alternatif bagi Pemkot Bogor.

    Rudi Harsa Tanaya, Anggota DPRD Jawa Barat

    “Saya pikir ini aspirasi cukup baik dan simpatik karena tidak hanya sekedar menolak tetapi memberikan alternatif. Tentunya pemkot dalam melaksanakan pembangunannya harus melihat bahwa kawasan ini sudah puluhan tahun kawasan ini niaga. Jadi jangan memperindah kota tapi disisi lain merugikan masyarakat yang sudah ada di kawasan niaga ini,” katanya.

    Untuk itu, politisi PDI Perjuangan ini berharap target pembangunan tetap berjalan dan bisa tercapai, di sisi lain status kawasan niaga tidak boleh terusik. “Saya berharap ada jalan keluar, ada solusi yang bisa diambil secara bersama-sama. Saya juga menyarankan temen-temen menyampaikan aspirasinya melalui DPRD Kota Bogor sehingga bisa menindaklanjuti secara resmi untuk mengundang Pemkot Bogor terkait hal ini,” ucap Rudi.

    Sebagai informasi, anggaran PEN yang diperuntukkan bagi penataan kawasan Suryakencana sebesar Rp 31,9 Miliar, dengan rincian Rp 1,9 Miliar untuk pengawasan dan Rp 30 untuk konstruksi. Target penggunaan bantuan PEN harus sudah mulai pelaksanaan konstruksi pada April 2021.

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Setelah Liburkan Sekolah, Kini Pemkot Tutup Tempat Wisata Sejarah

    16 Maret 2020
    HUT

    HUT Bhayangkara ke-76 di Kota Bogor Dimeriahkan Bersepeda dan Jalan Santai

    21 Juni 2022
    Bencana Alam

    Tinjau Lokasi Longsor di Margabhakti, Bima Arya Minta PT Surya Mas Bantu Penanganan

    23 Agustus 2022
    Jawa Barat

    DPRD Kota Bogor Sosialisasikan Empat Perda, Diantaranya Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    23 Agustus 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.