Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Aliran Air Zona 1 Mati, Perumda Tirta Pakuan ‘Banjir’ Cibiran
    Kesehatan

    Aliran Air Zona 1 Mati, Perumda Tirta Pakuan ‘Banjir’ Cibiran

    20 Mei 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di zona 1 menyampaikan kekecewaan terhadap pelayanan Perumda Tirta Pakuan dikarenakan pasokan air terhenti dan tidak ada solusi untuk pelanggan selama perbai­kan pipa bocor ACP 21 di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi, Kecamatan Caringin, Kabu­paten Bogor.

    Meski perbaikan pipa tersebut sudah tuntas pada Rabu (19/5/2021) malam, tetapi pasokan air belum bisa normal

    Dari informasi yang dihimpun, akun media sosial Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor juga menjadi sasaran pelampiasan kekecewaan pelanggan. Bahkan beberapa pelanggan merasa pelayanan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tidak maksimal bukan saja saat adanya perbaikan kebocoran ini, tetapi dihari-hari biasa pelayanan dinilai kurang maksimal.

    Salah satu pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di zona 1 wilayah Kelurahan Sindang Rasa, H. Ariyawan mengatakan, memang untuk pemberitahuan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor sudah bagus dipublikasikan, akan tetapi ia mempertanyakan langkah kongkrit untuk pelanggan karena air merupakan kebutuhan sehari-hari.

    “Ini untuk telat bayar denda, bahkan bisa diancam diputus. Kalau ada komplain lama ditindaklanjuti. Apa ‘kompensasi’ bagi pelanggan dong malau ada force majeure seperti ini. Harusnya diberitahukan juga bahwa dampaknya bisa selama empat hari dari awal,” ungkap Ariyawan pada Kamis (20/5/2021) siang.

    Pelanggan lainnya, M. Garuda Jaya mengatakan, jalur Tajur Bogor Selatan mati terus aliran air, mau sampai kapan ini?.

    “Air itu kebutuhan pokok sama kayak listrik, tolong diperhatikan. Lama-lama mending berhenti air PAM dan pakai sumur,” tegasnya.

    Pelanggan lainnya di Kelurahan Sindang Rasa, Tikah menyampaikan, bahwa untuk pelayanan air Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor belum maksimal dikarenakan air mengalir hanya malam hingga dini hari saja. Kalaupun siang terkadang ada aliran tapi hanya sebentar sehingga selain harus modal untuk penampungan air, keluarganya harus kuat menahan kantuk demi mendapatkan air.

    “Bahkan kalau ada pengaduan, tindak lanjut lama. Kemarin juga tagihan naik, tidak ada solusi malah saat mengadu air mau diputus. Kami perlu bukti pelayanan yang nyata, bukan hanya janji. Untuk meminta air tanki saja ini lama, pasti alasannya klasik karena permintaan banyak. Kok tidak berkembang ke lebih baik pelayanannya,” jelasnya.

    Saat dikonfirmasi, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengatakan, jadi proses perbaikan pipa ACP 21 di Jalan Caringin ini telah dimulai sejak minggu lalu, kondisi bocor yang telah terjadi sejak lama mengakibatkan pelayanan di zona 1 sudah lama kurang optimal.

    “Untuk itu kami perbaiki segera. Proses perbaikan fisik telah selesai saat ini sedang proses pemulihan sedang berlangsung,” ungkapnya, Kamis (20/5/2021) sore.

    Rino melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan air pelanggan, pihaknya turunkan armada mobil tangki sebanyak 5 unit dan akan terus ditambah. Petugas lapangan di turunkan full tim untuk percepatan pemulihan. Tetapi bagi pelanggan yang belum mendapatkan pasokan air mobil Tanki, kendalanya karena permintaan yang banyak mobil tanki air dari pelanggan.

    “Kendala di lapangan seperti itu. Kami ikhtiar terbaik yang bisa kami lakukan,” tambahnya.

    Terpisah, Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ar­dani Yusuf melalui Manajer NRW & Transmisi Distribusi Nasrul Zahar memaparkan, petugas langsung fokus memulihkan sistem pengaliran zona 1 se­telah membuka pasokan air dari Sumber Air Tangkil. Pro­ses recovery jaringan ini diu­payakan cepat dan efektif agar pasokan air ke pelanggan bisa kembali normal. Proses pemulihan jaringan ini membutuhkan waktu 4-7 hari hingga pasokan kem­bali pulih.

    “Ada pertanyaan dari masy­arakat apakah saat proses pemulihan pasokan air benar-benar mati? Tidak. Karena pasokan air dari Mata Air Tangkil sudah kami buka ke­tika perbaikan pipa selesai. Tapi air yang ada dalam pipa itu terhadang udara yang masuk saat proses perbaikan. Nah, udara ini yang harus kami buang pelan-pelan,” pungkasnya.

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pemkot Bogor

    Pemkot Targetkan Raih Swasti Saba Wistara 2025 dalam Penilaian KKS

    27 Februari 2025
    Daerah

    Tanah Sareal Menuju Kawasan Strategis Pusat Pertumbuhan Kota

    21 Januari 2026
    Kesehatan

    Enam Ruas Masuk Kota Bogor Ditutup

    8 Juli 2021
    Kota Bogor

    Farhat Abbas Daftar Cawalkot ke PDI Perjuangan

    18 April 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.