Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah
    • Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
    • Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang
    • Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa
    • Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif
    • Angka Putus Sekolah di Cimahpar Alami Kenaikan, Lurah Ungkap Penyebabnya
    • Soal Gadai SK Satpol PP Kota Bogor, Mohan Usulkan Pemeriksaan Khusus ke BPK Provinsi
    • Pemnas Bogor Raya: Penataan PKL Pasar Bogor Langkah Tepat Pemkot
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Aliran Air Zona 1 Mati, Perumda Tirta Pakuan ‘Banjir’ Cibiran
    Kesehatan

    Aliran Air Zona 1 Mati, Perumda Tirta Pakuan ‘Banjir’ Cibiran

    20 Mei 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di zona 1 menyampaikan kekecewaan terhadap pelayanan Perumda Tirta Pakuan dikarenakan pasokan air terhenti dan tidak ada solusi untuk pelanggan selama perbai­kan pipa bocor ACP 21 di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi, Kecamatan Caringin, Kabu­paten Bogor.

    Meski perbaikan pipa tersebut sudah tuntas pada Rabu (19/5/2021) malam, tetapi pasokan air belum bisa normal

    Dari informasi yang dihimpun, akun media sosial Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor juga menjadi sasaran pelampiasan kekecewaan pelanggan. Bahkan beberapa pelanggan merasa pelayanan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tidak maksimal bukan saja saat adanya perbaikan kebocoran ini, tetapi dihari-hari biasa pelayanan dinilai kurang maksimal.

    Salah satu pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di zona 1 wilayah Kelurahan Sindang Rasa, H. Ariyawan mengatakan, memang untuk pemberitahuan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor sudah bagus dipublikasikan, akan tetapi ia mempertanyakan langkah kongkrit untuk pelanggan karena air merupakan kebutuhan sehari-hari.

    “Ini untuk telat bayar denda, bahkan bisa diancam diputus. Kalau ada komplain lama ditindaklanjuti. Apa ‘kompensasi’ bagi pelanggan dong malau ada force majeure seperti ini. Harusnya diberitahukan juga bahwa dampaknya bisa selama empat hari dari awal,” ungkap Ariyawan pada Kamis (20/5/2021) siang.

    Pelanggan lainnya, M. Garuda Jaya mengatakan, jalur Tajur Bogor Selatan mati terus aliran air, mau sampai kapan ini?.

    “Air itu kebutuhan pokok sama kayak listrik, tolong diperhatikan. Lama-lama mending berhenti air PAM dan pakai sumur,” tegasnya.

    Pelanggan lainnya di Kelurahan Sindang Rasa, Tikah menyampaikan, bahwa untuk pelayanan air Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor belum maksimal dikarenakan air mengalir hanya malam hingga dini hari saja. Kalaupun siang terkadang ada aliran tapi hanya sebentar sehingga selain harus modal untuk penampungan air, keluarganya harus kuat menahan kantuk demi mendapatkan air.

    “Bahkan kalau ada pengaduan, tindak lanjut lama. Kemarin juga tagihan naik, tidak ada solusi malah saat mengadu air mau diputus. Kami perlu bukti pelayanan yang nyata, bukan hanya janji. Untuk meminta air tanki saja ini lama, pasti alasannya klasik karena permintaan banyak. Kok tidak berkembang ke lebih baik pelayanannya,” jelasnya.

    Saat dikonfirmasi, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengatakan, jadi proses perbaikan pipa ACP 21 di Jalan Caringin ini telah dimulai sejak minggu lalu, kondisi bocor yang telah terjadi sejak lama mengakibatkan pelayanan di zona 1 sudah lama kurang optimal.

    “Untuk itu kami perbaiki segera. Proses perbaikan fisik telah selesai saat ini sedang proses pemulihan sedang berlangsung,” ungkapnya, Kamis (20/5/2021) sore.

    Rino melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan air pelanggan, pihaknya turunkan armada mobil tangki sebanyak 5 unit dan akan terus ditambah. Petugas lapangan di turunkan full tim untuk percepatan pemulihan. Tetapi bagi pelanggan yang belum mendapatkan pasokan air mobil Tanki, kendalanya karena permintaan yang banyak mobil tanki air dari pelanggan.

    “Kendala di lapangan seperti itu. Kami ikhtiar terbaik yang bisa kami lakukan,” tambahnya.

    Terpisah, Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ar­dani Yusuf melalui Manajer NRW & Transmisi Distribusi Nasrul Zahar memaparkan, petugas langsung fokus memulihkan sistem pengaliran zona 1 se­telah membuka pasokan air dari Sumber Air Tangkil. Pro­ses recovery jaringan ini diu­payakan cepat dan efektif agar pasokan air ke pelanggan bisa kembali normal. Proses pemulihan jaringan ini membutuhkan waktu 4-7 hari hingga pasokan kem­bali pulih.

    “Ada pertanyaan dari masy­arakat apakah saat proses pemulihan pasokan air benar-benar mati? Tidak. Karena pasokan air dari Mata Air Tangkil sudah kami buka ke­tika perbaikan pipa selesai. Tapi air yang ada dalam pipa itu terhadang udara yang masuk saat proses perbaikan. Nah, udara ini yang harus kami buang pelan-pelan,” pungkasnya.

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Launching Bacaleg

    Launching Bacaleg, PPP Kota Bogor Targetkan 7 Kursi di Pileg 2024

    16 April 2023
    Bulan Bakti

    HUT ke 21, Partai Demokrat Kota Bogor Berikan Hadiah Untuk Bayi Lahir 9 September

    9 September 2022
    Kota Bogor

    Dewan Desak Perwali Penebusan Ijazah dan Tunggakan BPJS Dipermudah

    7 Januari 2020
    Pendidikan

    Melihat Lebih Dekat Impelementasi PISA di Kota Bogor Fasilitas Sudah Lengkap, Tinggal Gencar Sosialisasi

    23 Februari 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.