Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kalahkan Perenang Bandung dan Bekasi, Gilbert Raih Emas Renang Porprov XV Jabar 2026
    • Kemenko Kumham Imipas Kunjungi Kota Bogor, Bahas Penguatan Reformasi Hukum
    • Atlet Peraih Emas di Porprov Dijamin Masuk Kerja di BUMD Kota Bogor
    • PJSI Kota Bogor Targetkan 12 Emas di Porprov XV 2026
    • Persiapan Tiga Tahun Buahkan Hasil, Judo Kota Bogor Sapu Bersih Emas Nomor Judo di Hari Pertama Porprov 2026
    • Atlet Nasional Warnai Ketatnya Persaingan Cabor Panahan di Porprov Jabar XV 2026
    • Dedie Rachim Sampaikan Pesan Kerukunan dan Keberagaman Jadi Kekuatan Kota Bogor
    • 43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Wiiih! KTD Muara Farm Ubah Lahan Tidur jadi Subur
    Kesehatan

    Wiiih! KTD Muara Farm Ubah Lahan Tidur jadi Subur

    28 Mei 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sektor pertanian sepertinya tidak terdampak bencana non alam pandemi covid-19, terobosan demi terobosan terus diciptakan oleh para pelaku dunia tanam. Seperti yang dilakukan Kelompok Tani Dewasa (KTD) Muara Farm yang berhasil mengubah lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif.

    Lahan yang berada di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor itu sebelumnya merupakan lahan tak terawat yang dijadikan untuk pembuangan puing.

    Namun itu berakhir sejak Maret 2021. KTD Muara Farm mereklamasikan lahan tidur tersebut menjadi lahan subur.

    Kini, lahan seluas 400 meter persegi itu ditanami kangkung dan siap panen. Hal tersebut diungkap, Ketua KTD Muara Farm, Edi Sudrajat saat ditemui di lokasi Kamis, (27/05/2021).

    “Kita mulai itu sejak tiga bulan lalu. Ide awalnya dari pihak Kelurahan Sindangrasa yang melihat kondisi lahan tidur tidak dimanfaatkan oleh warga. Kemudian kita gabungan pengurus RT RW dan warga direkrut untuk bertani di sini,” kata Egi.

    Mengawali bertani, lanjut Egi, KTD Muara Farm mendapat pendampingan dari penyuluh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) tentang pertanian. Sebab, rata-rata pengurus dan anggotanya tidak memiliki latar belakang pertanian.

    “Untuk menjadikan lahan tidur menjadi produktif memang betul-betul berbeda tidak seperti awalnya lahan kebun. Makanya, dalam tiga bulan kebelakang kita masih fokus ke lahan, belum ke penanaman,” paparnya.

    Egi menambahkan, untuk mengembalikan kesuburan tanah, lahan dilakukan pembersihan dari puing dan material lainnya, seperti sampah. Setelah itu dilakukan pengolahan tanah dan dibuat bedengan.

    “Dalam mengolah tanah pada saat tanah digemburkan, kita sekalian pilah untuk puing dan sampahnya. Setelah dibentuk bedengan, tanah kemudian dicampur pakai kotoran hewan dan pupuk pabrikan,” kata Egi.

    Penanaman baru dilakukan setelah tanah yang diolah tersebut didiamkan selama satu minggu. Selama itu juga tanah dibolak-balik sebanyak empat kali.

    Pada masa tanam kali ini, KTD Muara Farm baru melakukan penanaman kangkung. Komoditas ini dipilih karena memiliki masa tanam singkat sehingga pada usia 25 hari sudah bisa dipanen.

    “Saat ini kita baru tanam yang cepat produksi, seperti kangkung. Kedepan kita kembangkan ke jenis tanaman lainnya dengan sistem tumpang sari. Sekarang bibitnya sedang disemai, ada tomat, cabai dan labu. Termasuk nanti ada tanaman obat dan hias,” paparnya.

    Ia juga mengatakan, dalam perawatan tanaman mulai penyiraman dan pemupukan melibatkan seluruh anggota setiap harinya. Sejauh ini, kata Egi, untuk pengadaan bibit dan kebutuhan lainnya masih merupakan hasil swadaya KTD sendiri.

    KTD Muara Farm menargetkan hasil bertani bisa memenuhi kebutuhan sayur sayuran di e-Warung dan warung sekitar di Kelurahan Sindangrasa. Selain di lokasi tersebut, KTD juga berencana akan mengembangkan pertanian dengan memanfaatkan lahan tidur di wilayah lainnya.

    “Untuk sekarang hasil kita akan kembalikan ke anggota untuk operasional dan pengembangan di wilayah lain juga. Tapi kedepan ada arah ketika panen raya sebagian dibagikan ke warga masyarakat. Itu jangka panjangnya,” tandasnya.

    Terpisah, Lurah Sindangrasa, Dede Sugandi menyatakan, pihaknya mendukung kegiatan pertanian yang dilakukan KTD Muara Farm. Dengan adanya kegiatan tersebut setidaknya bisa memenuhi kebutuhan akan sayuran bagi warga sekitar.

    “Ya, ini konsepnya sama relatif untuk memasok kebutuhan sayuran. Ya, jangan bicara ke luar dulu, di dalam dulu untuk penyediaan sayuran di warung lingkungan sekitar, terutama bagi para penerima manfaat yang dikelola oleh e-Warung dan agen,” kata Dede.

    Dijelaskan, wilayah Kelurahan Sindangrasa tercatat ada sembilan kelompok tani yang terdiri dari Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani Dewasa (KTD) dan Kelompok Taruna Tani (KTT). Komoditas yang ditanam beragam jenis mulai dari sayuran, padi dan palawija.

    “Kelompok tani ini juga diantaranya sudah memiliki pasar sendiri seperti di Pasar Tani,” kata Dede.

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Cucurak

    Sambut Ramadhan, Pimpinan DPRD Cucurak Bareng Wartawan 

    15 Maret 2024
    Kota Bogor

    Langkah Atasi Banjir, DKI Kucurkan Rp 30 Miliar ke Kota Bogor

    17 Februari 2020
    Ekonomi

    DPRD Kota Bogor dan Kadin Sepakat Wujudkan Iklim Usaha yang Kondusif

    30 Agustus 2022
    Kota Bogor

    Dua Hari Pencarian, Bocah yang Hanyut Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

    31 Maret 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Daerah

    Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026

    22 Mei 2026

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.