Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Wali Kota dan Kapolresta Tinjau Kesiapan Dioperasikannya Kembali Mal di Kota Bogor
    Kesehatan

    Wali Kota dan Kapolresta Tinjau Kesiapan Dioperasikannya Kembali Mal di Kota Bogor

    23 Agustus 20214 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota Susatyo Purnomo Condro meninjau kesiapan dioperasikannya kembali mal dan pusat perbelanjaan dalam waktu dekat. Dua titik yang dipantau adalah Botani Square dan Mall BTM, Sabtu (21/8/2021).

    Bima Arya menyebut secara umum mal-mal di Kota Bogor sudah siap untuk membuka kembali operasionalnya. Pemerintah Kota Bogor bersama pengelola mal sudah siapkan mekanisme protokol kesehatan yang diperlukan. Termasuk menyosialisasikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi yang wajib digunakan sebagai skrining untuk pengunjung yang akan masuk.

    “Karena kita berbicara roda ekonomi dan penghasilan karyawan disini, ada ribuan karyawan yang sudah hampir 2 bulan harus tutup. Kita masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat untuk pembukaan pusat perbelanjaan di Kota Bogor. Kami memastikan semuanya siap buka, QR code-nya kemudian kita sosialisasikan juga aplikasi Peduli Lindungi supaya ketika sudah diperbolehkan sistemnya sudah siap,” ungkap Bima Arya.

    Bima Arya menambahkan, relaksasi-relaksasi untuk menggairahkan ekonomi sangat dibutuhkan, terlebih jika melihat data dan angka-angka perkembangan Covid-19 sudah cukup membaik.

    “Menurut hemat saya daerah diberikan kewenangan sendiri untuk mengurus hal-hal tersebut. Tidak mungkin Pemkot gegabah membuka, sementara angkanya tidak landai. Saya berharap betul ada perubahan level dan zona sehingga sesegera mungkin mall bisa buka. Kalau saya dan pak Kapolres maunya sore ini juga buka. Kita sedih, tidak sedikit yang japri ke kami WA, instagram, dan lain-lain,” terang Bima.

    Sembari menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat, Bima meminta para pengelola pusat perbelanjaan untuk menyiapkan apa saja yang menjadi persyaratan. “Saya kira kita semaksimal mungkin persiapkan. Kalau ada kabar baik 23 Agustus buka, kita sudah siap. Kami bisa sampaikan ke pusat. Bogor indikasinya baik, seluruh angka-angka perkembangan Covid-nya sudah landai, dan mal pun siap,” jelasnya.

    “Sekarang PR kita adalah dalam beberapa hari ke depan memaksimalkan sosialisasi aplikasi Peduli Lindungi harus betul-betul tersosialisasikan dengan baik ke semuanya. Supaya warga siap-siap pakai aplikasi itu sebagai syarat mengunjungi mal. Dan setiap pengelola pusat perbelanjaan menyiapkan QR Code-nya. Saya sudah perintahkan Disperindag untuk bantu fasilitasi jika ada kendala di lapangan dari teman-teman pusat perbelanjaan,” tambah Bima.

    Di tempat yang sama, Ketua DPC Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bogor-Depok Herman mengatakan, asosiasinya memiliki 18 anggota, 7 diantaranya di Kota Bogor, 4 di Kabupaten Bogor dan 7 di Kota Depok.

    “Saya pastikan 7 pusat belanja anggota APPBI di Kota Bogor siap untuk bisa melakukan pembukaan. Tentunya dengan protokoler yang disampaikan asosiasi dan kita sudah sebarkan di forum retail Kota Bogor, panduan nya seperti apa dan lain-lain. Kita berharap semua taat untuk bisa mematuhi ketentuan yang sudah ditentukan oleh pemerintah,” ujar Herman.

    Salah satu ketentuannya adalah setiap pengunjung diwajibkan untuk menggunakan aplikasi Peduli Lindungi sebelum memasuki mal tersebut. “Sampai dengan saat ini sistem ini terus dibenahi dan disempurnakan, di mana dalam sistem itu sudah diatur kapasitas mall, termasuk pembatasan 50 persen. Di aplikasi itu sistemnya di sana tertera sekian banyak orang per jumlah berapa ribu, kalau kapasitas per mall misalnya Botani ada 25 ribu, begitu 50 persen dari 25 ribu sistem ini akan lock, untuk orang tidak bisa masuk. Begitu pula setelah itu keluar (checkout) baru orang boleh masuk,” beber dia.

    Ia menambahkan, dari survei ujicoba pembukaan yang dilakukan di pusat perbelanjaan di Jakarta, masih banyak kendala yang ditemui. “Di beberapa tempat memang spesifikasi mall berbeda. Ada yang segmentasinya menengah atas, menengah bawah. Tentunya pandai-pandai management mengatur ini semua,” katanya.

    Herman berharap, seluruh pengelola bisa menerapkan protokol yang telah ditentukan agar apa yang dilakukan ini bisa menggairahkan kembali roda perekonomian Kota Bogor. “Syukur-syukur bisa terlaksana tanggal 24 Agustus nanti,” imbuh Herman.

    Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, ada 19 indikator yang telah disusun Satgas Kota Bogor dalam mempersiapkan dibuka kembali operasional pusat perbelanjaan.

    “Kami telah membuat panduan. Panduan ini adalah ada 19 indikator yang nanti akan dibagikan kepada pengelola untuk mengecek apakah satu pusat perbelanjaan itu siap untuk menerima pengunjung. Salah satunya gerai vaksin,” ungkapnya.

    “Kalaupun tidak bisa gerai vaksin tidak usah khawatir di dekat sini ada gerai vaksin. Di Botani ada, di BTM ada, (mal) yang lain yang belum ada gerai vaksin silahkan ada satu gerai untuk mendaftar peserta vaksin nanti dijemput untuk diarahkan ke gerai vaksin terdekat,” tambah Susatyo.

    Berdasarkan pengalaman, kata Kapolresta, konsentrasi pengunjung akan terpusat di lantai-lantai tertentu. “Nanti pengawas harus tempatkan manajer prokesnya di masing-masing lantai. Jadi kalau di atas penuh, di bawah tahan dulu. Satu keluar, satu boleh masuk. Antar lantai nanti diatur. Kami ingin diyakinkan bahwa mal tersebut siap untuk menerima pengunjung. Alur keluar masuk pengunjung harus betul-betul di tata,” tegasnya.

    “Ini membutuhkan kerjasama, kolaborasi kita semua sehingga kita berharap kembali Kota Bogor bisa hidup dengan semua aktivitasnya. Namun, kita tidak boleh gegabah. Ketika angka (Covid) turun, malah menjadi tidak waspada. Mungkin nanti kalau tidak menjalankan sesuai dengan apa yang kami buat, akan kami berikan teguran-teguran kepada pengelola,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Edukasi

    Puluhan Pedagang Bersih-bersih Pasar Bogor, Atty Somaddikarya : Berikan Kenyamanan Untuk Pengunjung

    30 Juni 2024
    Ekonomi

    Tahu dan Tempe Kembali Kepasaran, Atang Sampaikan Solusi Menyelesaikan Masalah Kedelai

    25 Februari 2022
    Pemerintahan

    Hadiri Buka Bersama, Ketua Repdem Bahas Perkembangan Politik dan Ekonomi

    17 Maret 2025
    Kota Bogor

    Boxies Launching, Boxies Bikin Pusing

    13 Januari 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.