Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Wali Kota Bogor Ajak Mahasiswa Ambil Peran Dalam Menghadapi Pandemi
    Kesehatan

    Wali Kota Bogor Ajak Mahasiswa Ambil Peran Dalam Menghadapi Pandemi

    6 September 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengajak mahasiswa untuk mengambil peran dalam menghadapi masa-masa saat ini yang tidak mudah, baik dalam bentuk gagasan atau program maupun hal-hal yang sifatnya kerelawanan.

    Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan pembukaan Bimbingan Mahasiswa Baru (BIMARU) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan Bogor Tahun 2021 secara virtual di ruang kerjanya, Balai Kota Bogor, Kamis (2/9/2021).

    Menurut Bima Arya, pemerintah tidak bisa sendiri dalam menghadapi pandemi. Dibutuhkan kerja sama semua pihak dengan saling berkolaborasi.

    Dia optimis Kota Bogor bisa membangun kolaborasi dengan semua dan Pemkot akan memberikan ruang bagi generasi muda menjadi pemimpin masa depan dengan berperan di masa pandemi ini.

    “Setiap masa ada pemimpinnya, setiap zaman ada ujian dan tantangannya. Jika ada mahasiswa yang ingin masuk menjadi bagian dari ikhtiar Kota Bogor dalam menghadapi pandemi, kami sangat terbuka sekali,” katanya.

    Dengan semua potensi yang dimiliki, Bima Arya menilai, IBI Kesatuan Bogor memiliki berbagai macam modal, tidak hanya kebersamaan atau soliditas di kampus, tetapi juga jaringan yang luar biasa.

    Apalagi kata dia, Rektor IBI Kesatuan Bogor, Prof. Moermahadi Soerja Djanegara merupakan tokoh nasional dengan pengalamannya malang melintang di lembaga pemerintahan.

    “Ini tentunya menjadi modal yang luar biasa untuk kampus dan civitas akademika dalam membangun jaringan, ditambah lagi banyak pakar ekonomi, SDM dan manajemen,” katanya.

    Pada kesempatan tersebut, Bima Arya juga menyampaikan hasil penelitian dari survei yang dilakukan Pemkot Bogor bekerja sama dengan IPB University dengan responden sebanyak 20.819 warga Kota Bogor terkait persepsi Covid-19, termasuk didalamnya terkait vaksinasi yang disambut antusias warga.

    Salah satu hasil survei yang didapat hanya 2 persen responden yang memilih bahwa vaksin adalah teori konspirasi teori.

    Hasil survei lainnya adalah 60 persen warga Kota Bogor terdampak penghasilannya, 40 persen sempat kehilangan pekerjaannya, ada 300 anak yatim piatu yang kehilangan orang tua dan lebih banyak warga yang terpapar secara ekonomi.

    Bima Arya menyebut, hingga saat ini capaian persentase vaksinasi di Kota Bogor sebesar 65 persen dan tercepat di Jawa Barat.

    “Kondisi yang ada sudah lebih baik, namun demikian semua harus mengantisipasi hal-hal yang terburuk yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” tegasnya.

    Namun Bima Arya mengatakan, ada hal yang menarik hasil survei yang menyatakan dalam masa pandemi ini ada kelompok yang mengaku mengalami tekanan jiwa, depresi atau masalah mental, yaitu mahasiswa.

    “Survei ini menarik, di masa pandemi ini yang mengalami stres sebagian besar adalah mahasiswa. Nomor dua adalah ibu rumah tangga yang mayoritas mengalami hipertensi karena harus membimbing dan mendidik anak-anak, membantu suami, keluarga dan sebagainya,” jelasnya.

    Dari hal menarik tersebut, yang menjadi catatan adalah kenapa mahasiswa mengalami gangguan mental atau depresi. Hal itu diduga disebabkan hilangnya masa-masa indah dalam kehidupan mahasiswa.

    Untuk itu sambung Bima Arya, hal itu menjadi kepedulian semua dan harus melihatnya dari sisi yang berbeda. Wali Kota menegaskan, mahasiswa saat ini memiliki momentum yang tidak dimiliki generasi manapun di Indonesia, yakni menghadapi ujian yang begitu berat di masa pandemi.

    “Kita adalah generasi terpilih untuk menghadapi dan memenangkan ujian ini. Dengan catatan kita mampu menghadapinya, bagaimana bisa bertarung, merebut kesempatan dan memenangkannya,” jelasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Banjir

    Bahas Raperda Inisiatif Sistem Drainase, DPRD Kota Bogor Siapkan Perencanaan Cegah Banjir

    7 Maret 2024
    Kota Bogor

    Cegah Kekerasan dan Bullying, LBH Bapeksi Siap Bekali Pramuka Kota Bogor dengan Edukasi Hukum

    27 April 2025
    Kota Bogor

    Daftar ke PDI Perjuangan, Regina Andriane Siap Ikuti Kontestasi Pilwalkot Bogor

    20 April 2024
    Pelantikan

    Bima Arya dan Dedie Rachim Hadiri Pelantikan Rektor IPB University

    19 Januari 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.