BOGOR – Si jago merah melahap satu unit rumah warga di Layungsari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan. Seorang warga berinisial N (40) menjadi korban saat hendak menyelamatkan anaknya yang diduga masih di dalam rumah.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyambangi keluarga korban sekaligus melihat tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah api berhasil dipadamkan petugas.
“Saya mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turut prihatin, turut berduka yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini,” ungkap Jenal Mutaqin kepada keluarga korban.
Jenal Mutaqin memastikan seluruh kebutuhan untuk penanggulangan pascabencana akan dilakukan, seperti pengurusan dokumen kependudukan yang mungkin ikut hangus terbakar.
“Semua dokumen yang mungkin terbakar nanti bisa dilaporkan ke camat agar bisa diurus. Yang penanganannya dilakukan, tadi juga damkar (pemadam kebakaran) sudah cepat membantu,” ucap Jenal Mutaqin.
Sekretaris Dinas (Sekdis) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas, menjelaskan kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.
“Korban awalnya sudah keluar rumah saat api sudah membesar, namun ibu tersebut masuk lagi karena mengira anaknya masih di dalam rumah. Namun ternyata anak tersebut sudah lebih dulu diselamatkan,” kata Teo.
Penanganan Pemkot Bogor melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan diupayakan maksimal dengan mengerahkan lima unit armada gabungan dari pos di wilayah.
Saat ini, keluarga masih mengalami trauma mendalam akibat rumah mereka hangus terbakar. Namun, Pemkot Bogor memastikan penanganan pascabencana terus dilakukan.

