Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Tinjau Hari Pertama PTM Terbatas, Dedie Minta Tumbuhkan Semangat Belajar
    Kesehatan

    Tinjau Hari Pertama PTM Terbatas, Dedie Minta Tumbuhkan Semangat Belajar

    4 Oktober 20214 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Mulai Senin (4/10/2021), Kota Bogor sudah melaksanakan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Ada kurang lebih 200 sekolah dari tingkat menengah pertama (SMP) dan menengah atas (SMA) atau sederajat yang melangsungkan PTM Terbatas.

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) meninjau langsung proses pelaksanaan PTM Terbatas di SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

    Satu persatu, kelas disambangi Dedie dan rombongan. Tak jarang pula, wakil wali kota berinteraksi dengan para siswa yang kurang lebih sudah 1,5 tahun belajar dari rumah. Maka dengan kondisi itu, Dedie meminta para tenaga pendidik untuk membangkitkan terlebih dahulu semangat para siswa untuk belajar di sekolah.

    “Setelah 1,5 tahun kita menunggu, akhirnya hari ini tanggal 4 Oktober 2021 Kota Bogor melaksanakan lagi PTM. Ada sekitar 115 setingkat SLTA (sisanya SMP) yang sudah mulai melaksanakan PTM. Lengkapnya nanti di tanggal 11,” kata Dedie usai meninjau.

    Sambung Dedie, ada hal – hal yang menjadi catatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Yang paling utama, adalah upaya pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) yang harus terus diupayakan. Dilakukan secara ketat, sesuai dengan daftar periksa dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

    “Di rumah saya yakin juga anak-anak sudah divaksin, orangtua sudah divaksin, rumah juga Insya Allah aman. Ada beberapa anak yang ke sekolah menggunakan sarana angkutan umum. Jadi, juga harus ada treatment khusus. Jangan sampai rumah steril, sekolah steril, tapi di tengah-tengah ini rawan,” sambung Dedie.

    Selain itu, untuk memastikan semuanya aman, menurut Dedie harus ada metode khusus yang dikembangkan untuk kemudian saling melindungi. Mencegah terjadinya penularan saat perjalanan menuju dan kembali sekolah.

    “Misalnya, anak-anak yang memakai angkutan umum, memakai disinfektan chamber misalnya. Kemudian dipastikan setiap ruangan ini ada beberapa petugas yang membawa disinfektan dan melakukan disinfeksi,” lanjutnya.

    Di luar itu, Dedie menyampaikan, dari catatan yang ada selama pandemi melanda warga Kota Bogor, hampir 40.000 orang yang terpapar Covid-19. Hari ini pula, ada 55 orang yang masih positif Covid-19 dan 3 orang yang masih dirawat di RSUD Kota Bogor

    “Jadi risiko dari pembukaan PTM ini harus ditekan semaksimal mungkin, supaya tidak terjadi lagi paparan-paparan baru. Jadi mohon pada KCD, kepsek dan tim komite sekolah untuk memperhatikan hal seperti ini,” tegasnya.

    Di tempat yang sama, Kepala KCD Wilayah II Disdik Provinsi Jawa Barat, I Made S mengatakan, tingkat provinsi Jawa Barat sudah melaksanakan PTM secara terbatas di beberapa wilayah. Seperti di Garut, Sukabumi, Kuningan, Banjar dan Pangandaran. Bahkan ada beberapa wilayah yang sudah zona hijau.

    “Dan saya sangat apresiasi Pemkot Bogor untuk pelaksanaan vaksin di kota Bogor terbaik di Jawa Barat. Sehingga harus begitu hati-hati karena ini menyangkut keselamatan masyarakat. Terutama para pendidik dan anak-anak,” kata Made.

    Menambahkan, Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi mengungkapkan, persiapan PTM Terbatas ini dilakukan sejak lama dan tidak sederhana. Upaya terus dilakukan agar PTM Terbatas ini bisa terselenggara dengan persiapan yang sangat matang.

    “Untuk gelombang pertama ini ada 44 sekolah SMP dari negeri dan swasta, serta ada 27 yang sedang kita verifikasi. Dan ada sekitar 115 setingkat menengah atas. Yang lainnya secara simultan terus berjalan,” kata Hanafi.

    Kekhawatiran paparan virus Covid-19 dari luar sekolah atau rumah, memang sedianya perlu diantisipasi. Maka dari itu, siswa dianjurkan tidak menggunakan transportasi umum untuk saat ini.

    “Kenapa kita anjurkan tidak naik angkot, karena perjalanan naik angkot yang relatif sempit. Khawatir tidak bisa jaga jarak, jadi kalau angkotnya kosong kenapa tidak. makanya kita menganjurkan sama orangtua itu naik ojek online,” tutup Hanafi.

    Selain meninjau ke SMP dan SMA Negeri 1, Dedie juga meninjau proses pelaksanaan PTM Terbatas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bogor di Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Hukum

    Tim Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda PPKLP dengan Disdik Kota Bogor

    4 Desember 2024
    Hari Raya Idul Adha

    Jadi Khotib Solat Idul Adha, Ketua DPRD Sampaikan 5 Keteladanan Nabi Ibrahim A.S

    12 Juli 2022
    Kota Bogor

    Antisipasi Longsor dan Pohon Tumbang, Kelurahan Ciwaringin Siagakan Keltana

    27 April 2026
    Kota Bogor

    Berkas Kasus Pelaku Hoax Sejuta Rumah Jokowi Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

    26 Oktober 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.