Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026
    • Kota Bogor Masuk 12 Besar West Java Investment Challenge 2026
    • Pemkot Bogor Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Pemenuhan 6 SPM
    • Soft Launching Batik Benang Raja Tajur Picu Kemacetan
    • Pemkot Bogor Raih Penghargaan Implementasi Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri dan Kementerian PKP
    • Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026
    • Bank Sampah Bersih Istiqomah Kedung Jaya Ubah Perilaku Pilah Sampah Jadi Nilai Ekonomi
    • Balai Kota Bogor Jadi Ajang Silaturahmi Delegasi ISEI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Soal Potongan BST, Ini Kata Lurah Ciluar
    Kesehatan

    Soal Potongan BST, Ini Kata Lurah Ciluar

    24 Mei 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Dugaan kabar pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan bantuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menimpa warga kampung Tarikolot, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor yang geger beberapa waktu lalu menemukan titik terang.

    Beberapa warga penerima bantuan merasa kecewa lantaran merasa mendapat pemotongan dari pengurus lingkungan, dengan angka bervariasi mulai dari Rp50 ribu hingga Rp200 ribu.

    Lurah Ciluar Denny Ardiansyah menjelaskan, pihaknya sudah mewanti-wanti pengurus warga di wilayah agar tidak ada pungutan. Jika ada, ia sudah menegaskan bahwa segera laporkan ke kelurahan.

    Sejak kabar bergulir, Denny mengaku sudah melakukan koordinasi secara internal dan memanggil warga terkait untuk memastikan kejadian yang sebenarnya, pada Sabtu (22/5). Baik terkait BST maupun bantuan UMKM.

    “Yang dugaan pemotongan BST itu sudah kami lakukan pemanggilan aparat wilayah serta warga. Dihadiri juga dari Intel Polresta Bogor Kota, Saber Pungli. Maksudnya agar terbuka dan nggak kita tutupi, kita undang semua,” katanya saat, Senin (24/5/2021).

    “Intinya dari aparat wilayah, dalam hal ini RT RW juga, sudah membuat surat pernyataan bahwa tidak ada itu. Tidak ada yang memungut atau meminta,” tegas Denny.

    Sedangkan dugaan potongan bantuan UMKM, pihaknya sudah melakukan koordinasi internal, mulai dari aparat wilayah hingga dihadiri camat Bogor Utara, Senin (24/5) pagi.

    Hasilnya, aparat wilayah mengaku tidak ada yang meminta pungutan. Hal itu akan ditindaklanjut dengan turun ke lapangan untuk menemui langsung warga yang merasa jadi korban. Sebab dirinya tidak ingin memastikan dari kedua belah pihak.

    “Kita akan cek ke lapangan orang-orang bersangkutan. Karena katanya nyangkut ke kelurahan itu potongan bantuannya. Nah hasil investigasi itu akan kami laporkan ke pimpinan. Tadi (24/5/2021) juga kan dihadiri pimpinan pak camat. Intinya pengurus menampik. Nggak ada (potongan). Tapi kita akan kroscek, kalau memang ada ya silahkan laporkan,” ujarnya.

    Sebelumnya, Warga Tarikolot, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, diduga mendapat potongan dalam bantuan sosial yang diterima. Mulai dari BST sebesar Rp600 ribu untuk bantuan dua bulan, yang ditengarai mendapat pemotongan sebesar Rp50 ribu. Lalu bantuan UMKM yang disebut dipotong aparat wilayah dengan jumlah bervariasi.

    Salah satunya Hayat (58). Menurutnya, pemotongan bansos di wilayahnya terjadi sejak pandemi berlangsung.

    Ia bersama warga lain pun mengaku tidak ikhlas jika bantuan dari pemerintah pusat ini ini potong oleh oknum pengurus lingkungan.

    “Kita pengennya nggak ada pemotongan. Kalau bicara ikhlas, tentu tidak ikhlas,” katanya, Kamis (21/5).

    Pemotongan UMKM juga disebut dilakukan oleh pengurus lingkungan tersebut hingga Rp200 ribu.

    “Jadi sebelum dapat bantuan sempat rapat dulu. Setelah dapat bantuan tersebut saya anterin. Kata Pak RW itu, katanya ibu-ibu bapak-bapak ini kan katanya dana dari pemerintah, cuma yang Rp200-nya buat di RW sama di lurah,” kata Ombah warga RT 1.

    Hal yang sama juga dialami Diarti (65). Saat uang UMKM itu dapat, dirinya langsung menghantarkan uang tersebut ke pengurus lingkungan.

    “Saat itu mereka bilang Rp100 ribu buat RT-RW Rp100 ribu lagi buat kelurahan, katanya minta rida-nya ke semua. Oh silakan saja, saya mah ikut gitu,” tutupnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Enam Proyek Strategis Pemkot Bogor Tahun 2024 Sudah Dilelang

    25 Juli 2024
    Pelantikan

    Bima Arya Lantik 365 ASN, Ingin Bogor Terus Berlari

    4 Februari 2023
    Kesehatan

    GTP Tanam 25 Pohon Buah di Margajaya

    1 Maret 2021
    Kesehatan

    Diah Pitaloka Berikan 12 Ribu Lembar Masker ke Pemkot Bogor

    10 Juni 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Daerah

    Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

    16 April 2026

    BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.