Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kalahkan Perenang Bandung dan Bekasi, Gilbert Raih Emas Renang Porprov XV Jabar 2026
    • Kemenko Kumham Imipas Kunjungi Kota Bogor, Bahas Penguatan Reformasi Hukum
    • Atlet Peraih Emas di Porprov Dijamin Masuk Kerja di BUMD Kota Bogor
    • PJSI Kota Bogor Targetkan 12 Emas di Porprov XV 2026
    • Persiapan Tiga Tahun Buahkan Hasil, Judo Kota Bogor Sapu Bersih Emas Nomor Judo di Hari Pertama Porprov 2026
    • Atlet Nasional Warnai Ketatnya Persaingan Cabor Panahan di Porprov Jabar XV 2026
    • Dedie Rachim Sampaikan Pesan Kerukunan dan Keberagaman Jadi Kekuatan Kota Bogor
    • 43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Soal Potongan BST, Ini Kata Lurah Ciluar
    Kesehatan

    Soal Potongan BST, Ini Kata Lurah Ciluar

    24 Mei 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Dugaan kabar pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan bantuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menimpa warga kampung Tarikolot, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor yang geger beberapa waktu lalu menemukan titik terang.

    Beberapa warga penerima bantuan merasa kecewa lantaran merasa mendapat pemotongan dari pengurus lingkungan, dengan angka bervariasi mulai dari Rp50 ribu hingga Rp200 ribu.

    Lurah Ciluar Denny Ardiansyah menjelaskan, pihaknya sudah mewanti-wanti pengurus warga di wilayah agar tidak ada pungutan. Jika ada, ia sudah menegaskan bahwa segera laporkan ke kelurahan.

    Sejak kabar bergulir, Denny mengaku sudah melakukan koordinasi secara internal dan memanggil warga terkait untuk memastikan kejadian yang sebenarnya, pada Sabtu (22/5). Baik terkait BST maupun bantuan UMKM.

    “Yang dugaan pemotongan BST itu sudah kami lakukan pemanggilan aparat wilayah serta warga. Dihadiri juga dari Intel Polresta Bogor Kota, Saber Pungli. Maksudnya agar terbuka dan nggak kita tutupi, kita undang semua,” katanya saat, Senin (24/5/2021).

    “Intinya dari aparat wilayah, dalam hal ini RT RW juga, sudah membuat surat pernyataan bahwa tidak ada itu. Tidak ada yang memungut atau meminta,” tegas Denny.

    Sedangkan dugaan potongan bantuan UMKM, pihaknya sudah melakukan koordinasi internal, mulai dari aparat wilayah hingga dihadiri camat Bogor Utara, Senin (24/5) pagi.

    Hasilnya, aparat wilayah mengaku tidak ada yang meminta pungutan. Hal itu akan ditindaklanjut dengan turun ke lapangan untuk menemui langsung warga yang merasa jadi korban. Sebab dirinya tidak ingin memastikan dari kedua belah pihak.

    “Kita akan cek ke lapangan orang-orang bersangkutan. Karena katanya nyangkut ke kelurahan itu potongan bantuannya. Nah hasil investigasi itu akan kami laporkan ke pimpinan. Tadi (24/5/2021) juga kan dihadiri pimpinan pak camat. Intinya pengurus menampik. Nggak ada (potongan). Tapi kita akan kroscek, kalau memang ada ya silahkan laporkan,” ujarnya.

    Sebelumnya, Warga Tarikolot, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, diduga mendapat potongan dalam bantuan sosial yang diterima. Mulai dari BST sebesar Rp600 ribu untuk bantuan dua bulan, yang ditengarai mendapat pemotongan sebesar Rp50 ribu. Lalu bantuan UMKM yang disebut dipotong aparat wilayah dengan jumlah bervariasi.

    Salah satunya Hayat (58). Menurutnya, pemotongan bansos di wilayahnya terjadi sejak pandemi berlangsung.

    Ia bersama warga lain pun mengaku tidak ikhlas jika bantuan dari pemerintah pusat ini ini potong oleh oknum pengurus lingkungan.

    “Kita pengennya nggak ada pemotongan. Kalau bicara ikhlas, tentu tidak ikhlas,” katanya, Kamis (21/5).

    Pemotongan UMKM juga disebut dilakukan oleh pengurus lingkungan tersebut hingga Rp200 ribu.

    “Jadi sebelum dapat bantuan sempat rapat dulu. Setelah dapat bantuan tersebut saya anterin. Kata Pak RW itu, katanya ibu-ibu bapak-bapak ini kan katanya dana dari pemerintah, cuma yang Rp200-nya buat di RW sama di lurah,” kata Ombah warga RT 1.

    Hal yang sama juga dialami Diarti (65). Saat uang UMKM itu dapat, dirinya langsung menghantarkan uang tersebut ke pengurus lingkungan.

    “Saat itu mereka bilang Rp100 ribu buat RT-RW Rp100 ribu lagi buat kelurahan, katanya minta rida-nya ke semua. Oh silakan saja, saya mah ikut gitu,” tutupnya.

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Perkuat Layanan Kedaruratan Medis, Dedie Rachim Resmikan UPTD PSC GESIT 119

    23 Desember 2025
    Kesehatan

    Alokasi Penanganan Covid-19 di APBD-P 2020 Kota Bogor Senilai 57 Miliar

    31 Oktober 2020
    Kolaborasi

    TPST3R MBR Panen Bawang dan Jadi Pusat Pembelajaran

    27 Oktober 2022

    Polresta Bogor Kota Ungkap 61 Kasus Narkoba dan Amankan 68 Tersangka

    29 Juli 2026
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.