Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Jembatan Muarasari » Soal Jembatan Warung Pala, Kadis PUPR Kota Bogor Sebut Ada Deviasi Negatif
    Jembatan Muarasari

    Soal Jembatan Warung Pala, Kadis PUPR Kota Bogor Sebut Ada Deviasi Negatif

    29 Mei 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Adanya permasalahan di pembangunan Jembatan Warung Pala, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, membuat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Rena Da Frina angkat bicara.

    Rena membenarkan, kontraktor pelaksana Jembatan Warung Pala terlambat membayar upah pekerja.

    “Memang ini masalah internal sebenarnya, ada yang bilang gak dibayar, atau telat bayar upah. Yang penting, saya sudah beberapa kali mengingatkan hal-hal yang seperti itu jangan lagi sampai terjadi,” tegas Rena kepada wartawan, Senin (29/5/2023).

    Meski demikian, sambung Rena, permasalahan yang ada pada pengerjaan Jembatan Warung Pala merupakan masalah internal perusahaaan, sehingga dalam hal ini Dinas PUPR Kota Bogor tidak mau ikut campur terlalu jauh.

    Rena mengaku, sudah beberapa kali mengingatkan kepada kontraktor hal-hal yang seperti ini jangan sampai terjadi lagi.

    “Tolong diberesin, saya gak mau terlalu ikut terlalu jauh tetapi yang jelas saya bilang harus defiasi positif, jangan isu-isu seperti ini dibiarkan. Karena yang paling saya wanti-wanti dari awal pekerjaan adalah jangan sampai keringat orang sudah kering, tapi belum dibayar. Itu namanya menzolimi,” tekan Rena.

    Rena mengungkapkan, selain mengalami keterlambatan pembayaran upah, pekerjaan jembatan juga mengalami deviasi negatif.

    “Mau tidak mau kita setiap hari harus pantau juga seperti Jembatan Otista. Tapi ketika itu bisa membantu untuk menambah tingkat positif ya kita akan lakukan,” tandas dia.

    Rena meminta agar pelaksana proyek benar-benar melakukan pekerjaan pembangunan jembatan dengan baik, sesuai dengan kurva S dengan jadwal.

    Saat ditanya kendala yang dihadapi pelaksana, Rena menegaskan, sebenarnya tidak ada masalah apalagi sejumlah material kebutuhan pembangunan seperti besi dan sebagainya sudah masuk.

    “Tinggal pekerjaanya saja, ada penggantian pekerja mungkin gak sesuai dengan perjanjian standar mereka, target (pengerjaan) empat bulan atau September,” ucap dia.

    Seperti diketahui, pembangunan jembatan Warung Pala, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, yang sebelumnya ambruk pada diduga bermasalah.

    Adapun pekerjaan pembangunan jembatan yang menghubungkan dua RW yang dilakukan pada awal Mei 2023, terlambat melakukan pembayaran upah kepada pekerja.

    Ketua RW 02 Muarasari, Suherman mengatakan, memang ada beberapa warganya yang bekerja di proyek pembangunan jembatan tersebut dan mengalami keterlambatan pembayaran upah.

    “Ada warga saya yang ikut kerja di situ, beberapa waktu kemarin memang terlambat dibayarnya,” kata Suherman, Minggu (28/5/2023).

    Menanggapi hal itu, Lurah Muarasari, Mugi Mulyawan mengaku belum mengetahui informasi tersebut, dan belum pernah bertemu dengan pelaksana proyek pembangunan jembatan tersebut sebelumnya.

    Bahkan ditambahkan Mugi, jika pihak kontraktor dinilai tidak kooperatif sejak awal proses pengerjaan.

    “Kami dari pihak kelurahan serta yang ada di wilayah tidak dianggap,” aku Mugi.
    Ia menuturkan, saat ada rencana kunjungan sidak Wali Kota Bogor, Bima Arya pada Kamis 25 Mei 2023, baru bertemu dengan kontraktor.

    “Dari pertama, baru ketemu sama kontraktor dan pegawainya ada. Itu juga mungkin karena ada info pak wali mau sidak,” ujarnya.

    Mugi mengatakan, pengerjaan yang sudah hampir memakan waktu satu bulan tersebut baru melakukan proses penggalian pondasi.

    Kepala Dias PUPR Pemkot Bogor Rena Da Frina
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Peningkatan Pelayanan Kesehatan, Pemkot Bogor Teken MoU dengan 22 Rumah Sakit

    24 Juli 2024
    Covid19

    Bima Beberkan Acuan Perubahan RPJMD Kota Bogor 2019-2024

    26 Juli 2022
    Kesehatan

    Jenal Mutaqin Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Peran Masyarakat dalam Penanganan Kanker

    12 Juni 2025
    Dampak Proyek

    Pipa di Jembatan Otista Terkena Dampak Proyek, Perumda Tirta Pakuan Pastikan Distribusi Zona 3 Tidak Terdampak Signifikan

    7 April 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.