Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Angkot Usia di Atas 20 Tahun Resmi Dilarang Beroperasi, Pemkot Bogor Mulai Penertiban
    • Rampung Dibahas, Perda Penyelenggaraan Ekonomi Kreatif Jadi Kado HJB ke-544
    • Pastikan Aliran Air Penuhi K-3, Tirta Pakuan Komisioninh Jaringan di Palasari
    • Mengenang Muaz HD, Legislator PKS yang Mengabdikan Hidup untuk Dakwah dan Pelayanan Publik
    • Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
    • Jenal Mutaqin Sampaikan Keseriusan Pemkot Tangani Pendidikan
    • Pemkot Bogor Raih Predikat WTP ke-10 Kali
    • 120 Anggota DWP Kota Bogor Ikuti Pelatihan Kreativitas Kain Perca
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Pasar Jambu Dua » Revitalisasi Pasar Jambu Dua Dimulai, Ratusan Pedagang Mulai Isi TPS
    Kota Bogor

    Revitalisasi Pasar Jambu Dua Dimulai, Ratusan Pedagang Mulai Isi TPS

    27 Maret 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Bogor – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) mulai revitalisasi Pasar Jambu Dua, dan pedagang mulai mengisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang telah disediakan hingga proses pembangunan selesai.

    Menurut Kepala Unit Pasar Jambu Dua Aji Firdaus mengatakan, bahwa para pedagang yang sudah bisa mengisi TPS itu pedagang eksisting yang telah melalui tahap verifikasi hingga pengundian nomor.

    Dijelaskannya, bahwa para pedagang mengisi TPS ditempatkan sesuai zoning atau komoditi dagangannya sehingga tidak mengganggu per zoning.

    “Semua sudah di tata, disitu telah ditetapkan ada zoning buah, zoning sayuran hingga zoning untuk pedagang ikan ayam dan daging dan paling belakang kuliner,”
    jelasnya.

    Menurut dia, bahwa pemindahan ke TPS itu awalnya direncanakan Tanggal 9 Maret 2023, tetapi karena memang kondisinya masih kurang memadai, artinya semua blm beres maka diberikan waktu sampai Tanggal 11 Maret 2023. “Alhamdulilah hari para para pedagang sudah mulai loading dibelakang TPS dari semalam,” ujarnya.

    Masih kata dia, meski mayoritas para pedagang sudah pindah ke TPS, tetapi masih ada satu – dua pedagang yang belum, Dan mereka tidak dipaksa untuk mundur, tapi mereka akan tetap diberi waktu.

    Sementara untuk puncak penertiban atau pembongkaran PKL kata dia, kemungkinan akan dilaksanan hari Senin 13 Maret 2023, pihaknya akan koordinasi dengan Satpol PP untuk menurunkan alat berat.

    “Nah setelah pembongkaran PKL kiri dan kanan, nanti kita buka akses jalan, sehingga semua pengunjung, kendaraan roda dua dan roda 4, bisa langsung masuk kejalur kiri tempat TPS,” jelasnya.

    Sebab kata dia, para pedagang menginginkan, bagaimana caranya semua bisa masuk ke wilayah TPS, maka pihaknya koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membuka akses jalan bisa langsung sampai ke TPS

    “Tadi Dishub Kabidnya pak Dimas sudah datang ke sini, dan merekayasa lalu lintas sehingga akses jalan terbuka dan semua lancar,” paparnya.

    Berdasarkan data, bahwa jumlah TPS itu totalnya ada 330 plus ada tambahan 10-15 TPS, tambahan itu ketika ada pedagang yang belum terverifikasi, mereka tetap dikumpulkan dan diakomodir.

    “Jadi, setelah mereka pindah 100 persen baru kita dilakukan pembongkaran bangunan lama, kemungkinan selesai sekitar usai idul Fitri baru dilanjutkan mulai pembangunan,” katanya.

    Dia juga mengatakan, bahwa dalam setiap program tentu kendala itu selalu ada, tetapi hal itu sudah bisa diatasi dengan komunikasi, terlebih lagi bahwa Wali Kota juga pernah datang menyampaikan rencana tersebut kepada para pedagang.

    “Ya, bahwa tujuannya untuk penataan, jadi semata-mata untuk kebaikan semua, sebab Pasar Jambu Dua kondisi pasarnya seperti ini dan sudah seharusnya di perbaiki,” tambah dia.

    Terakhir dia mengatakan, bahwa untuk fasilitas lebih mengutamakan ke bangunan TPS tapi ada juga, toilet, pos keamanan dan kantong area parkir.

    “Kita sediakan kantong parkir di belakang, supaya pedagang yang dibelakang itu bisa dikunjungi sama pembeli yang bawa motor, dan kantong parkir mobil posisinya di depan,” ucapnya.

    Untuk desain bangunan baru nanti, hampir sama kaya seperti gedung lama, tetapi untuk baseman tidak terlalu dalam. “Jadi gedung baru nanti dibangun semi baseman, lalu lantai dasar, dan kantor unit serta musolah nnti ada di rooftop,” tambahnya lagi.

    Total kios di gedung baru akan berjumlah sekitar 1.141, diperuntukan untuk berjualan para pedagang Pasar Jambu Dua dan Pasar Bogor. Misalnya ketika dibuka pendaftar dari Jambu Dua ada 500, berarti kuota sisanya 641 kios untuk pedagang yang pindah dari Pasar Bogor.

    “Insya Allah ini nantinya jadi Pasar Jambu Dua ini akan jadi Pasar Induk terbesar, karena akan buka 24 jam yang tadinya hanya buka dari sore sampai jam 11 malam, maka nanti akan buka 24 jam,” tandasnya.

    Aji Firdaus Dinas Perhubungan Perumda Pasar Pakuan Jaya
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Esteh Indonesia

    Sempat Viral Karena Produknya Dihujat Netizen, Esteh Indonesia Tegaskan Sudah Berdamai

    28 September 2022
    Kesehatan

    Arus Padat, Bogor-Puncak Diberlakukan One Way

    15 Agustus 2020
    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022
    Kesehatan

    Tingkatkan Perekonomian Rakyat, DPRD Bentuk Pansus Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi dan UKM

    21 Agustus 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.