Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pelat Kedaluwarsa Sejak 2021, Mobil Operasional Disperumkim Tuai Sorotan
    • Kirab 140 Pusaka Kujang Warnai Perayaan HJB Ke-544 Kota Bogor
    • Lantik PKPRI Kota Bogor, Dedie Rachim: Laksanakan Tugas Sebaik-baiknya
    • HJB ke-544, Pemkot Bogor Hadirkan Job Fair dengan Ribuan Lowongan Kerja
    • Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk
    • Jenal Mutaqin Apresiasi Program Z-Mart dan Z-Auto Baznas RI
    • DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Disetop
    • Momentum HJB Ke-544, Kota Bogor Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik dari Kemendagri
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Trending » Anda Komorbid? Pemkot Bogor Buka Sentea Vaksin di Tujuh Titik
    Kesehatan

    Anda Komorbid? Pemkot Bogor Buka Sentea Vaksin di Tujuh Titik

    6 September 20214 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Gojek menggelar vaksinasi Covid-19 di tiga sentra vaksinasi, yakni Rumah Sakit PMI, Rumah Sakit Ummi dan Rumah Sakit Melania dengan menggunakan vaksin Moderna.

    Vaksinasi massal khusus warga komorbid ini berlangsung Senin (6/9) hingga Kamis (9/9) mendatang, dengan kuota peserta 600 orang per hari.

    Warga Kota Bogor yang ingin disuntik vaksin dapat mengisi link berikut:

    https://loket.com/e/jabarvaksin?utm_source=Organic&utm_medium=landingpage&utm_campaign=2021vaksinminisite

    Selain itu, Pemkot Bogor juga bekerja sama dengan Good Doctor dan Grab membuka sentra vaksinasi dengan vaksin Moderna di empat rumah sakit, yakni RSUD Kota Bogor, Bogor Senior Hospital Bogor, RS Hermina Bogor dan RS BMC.

    Persyaratannya peserta berusia 18 tahun ke atas dan memiliki KTP Kota Bogor, belum pernah mendapatkan vaksin Covid-19 sebelumnya, memiliki Komorbid dan membawa surat rekomendasi dokter, hanya untuk yang sudah mendaftar melalui aplikasi, hanya berlaku untuk yang melaksanakan vaksinasi pertama (1), tidak menerima akseptor yang terdaftar dalam Vaksinasi Gotong Royong.

    Cara skrining dan penjadwalannya melalui Aplikasi Good Doctor
    1. Unduh aplikasi Good Doctor – https://gooddoctor.onelink.me/Cmiw/456ce6c3
    2. Pilih menu Vaksinasi COVID-19

    Atau bisa juga melalui aplikasi Grab
    1. Buka Aplikasi Grab, pilih menu Kesehatan atau akses layanan melalui link ini:
    https://gdoctr.co/VaksinasiCOVID19
    2. Klik Banner Vaksinasi Covid-19
    3. Isi kuesioner skrining kesehatan sefaktual mungkin.
    4. Bila Anda lolos skrining kesehatan tersebut, silahkan langsung pilih menu ‘Bogor’. Lalu pilih ‘RSUD/BSH/RS Hermina Bogor/RS BMC’’.
    5. Pilih hari dan jam vaksinasi dari slot yang tersedia.

    “Hari ini kuota peserta di RS PMI 162 orang namun sampai siang ini yang datang baru sedikit padahal sudah disosialisasikan di media sosial PMI, Pemkot dan Gojek,” ujar Kepala Bidang Sekretariat RS PMI Kota Bogor, Niken Churniadita, Senin (6/9/2021).

    Niken sapaannya mengatakan, pihaknya akan mencoba kembali menyampaikan informasi ini di poliklinik Rumah Sakit PMI agar semakin banyak peserta yang hadir.

    Ia mengingatkan, khusus peserta vaksin dengan komorbid wajib membawa surat rekomendasi dari dokter yang merawat, surat ini turut dilampirkan dengan persyaratan lainnya seperti KTP dan kartu kendali.

    “Selebihnya sama, termasuk dosis vaksinnya tapi untuk komorbid dipilih jenis vaksin yang keampuhannya tinggi dan efek sampingnya lebih rendah seperti Moderna,” imbuhnya.

    Rumah Sakit PMI Kota Bogor kata dia, turut serta memfasilitasi gelaran vaksinasi ini tak lain agar Pandemi Covid-19 lekas selesai dengan lebih banyak dibukanya sentral vaksin. Apalagi bagi peserta komorbid akan lebih nyaman jika melakukan vaksinasi di rumah sakit, karena di sini tidak sepadat sentral vaksin lainnya mengingat peserta komorbid lebih berisiko.

    “Insya Allah kami bisa berlanjut memfasilitasi tempat vaksin selama antusiasme masyarakatnya. Mungkin karena jam pelayanan sampai pukul 15.00 sore jadi yang datang satu-satu, nanti akan kami evaluasi,” katanya.

    Salah satu peserta vaksinasi, Michael Susilo (51) mengatakan, ia merupakan peserta vaksin dengan komorbid yakni penyakit autoimun Guillain Barre Syndrome (GBS). Hingga selesai observasi 30 menit ia tidak mengalami efek samping apapun dan diizinkan pulang.

    Ia menuturkan, keinginan untuk vaksinasi meski memiliki komorbid diakuinya sudah ada sejak awal digelarnya vaksinasi Covid-19. Sebelum vaksinasi hari ini, ia sudah terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter syaraf yang merawatnya dan setelah diperbolehkan dokter ia tidak khawatir mengikuti vaksin.

    “Dokter memperbolehkan dan menyarankan agar saya di vaksin jenis Moderna. Saya senang ada pelayanan vaksinasi di RS PMI, karena prokesnya juga bagus, ia berharap dosis vaksin keduanya Oktober mendatang juga bisa dilakukan di RS PMI dan dosis kedua membuat imunitasnya lebih terjaga tentunya dengan tetap menjaga prokes,” imbuhnya.

    Sementara itu, peserta vaksinasi lainnya, Sari Nurjanah (40) mengatakan, meski memiliki alergi terhadap obat-obatan, antibiotik dan makanan ia tetap melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis pertamanya. Sebelum melakukan vaksinasi ia melakukan terapi terlebih dahulu dan kemudian diperbolehkan vaksin dari dokter penyakit dalam yang merawatnya.

    “Saya datang kondisinya sehat tidak sedang alergi tapi sesaat setelah di suntik vaksin alergi obat-obatan saya mulai kambuh, awalnya tangan kiri saya gatal, lalu ke punggung, ke seluruh badan dan ke muka terasa kebas,” ujar Warga Cikaret tersebut.

    Sari menjelaskan, efek ini terjadi karena memang tubuhnya menolak hampir semua jenis obat-obatan dan antibiotik. Ia pun segera mendapatkan penanganan dari dokter RS PMI dengan diberikannya obat anti alergi dan setelah berbaring sekitar 30 menit lebih kondisinya berlangsung membaik.

    “Dokter saya pun memang menyarankan agar vaksinnya di rumah sakit agar jika ada efek atau alergi kambuh bisa segera ditangani, saya harap di rumah sudah tidak ada efek samping apa-apa lagi,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Hukum

    Kajari Kota Bogor Resmikan Rumah Keadilan Restorative

    5 Agustus 2022

    Sejumlah Masalah Muncul Ke Permukaan, Mall Boxies Tajur Dikritisi Dewan Lagi

    22 Januari 2020
    Kesehatan

    Usulkan Klinik 24 Jam Gratis, Atty Somaddikarya : Semoga Terealisasi

    21 Juli 2021
    Apresiasi

    Hadiri Seminar Ketahanan Pangan di KTT G20 JM Apresiasi Rencana Prabowo Jadikan Singkong Komoditi Utama Pangan

    29 November 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Daerah

    Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

    16 April 2026

    BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.