Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Perkuat Pengelolaan Sampah Hulu Lewat Kolaborasi Rekosistem
    • Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri
    • Pansus RTH DPRD Kota Bogor Dorong Sanksi Tegas dalam Raperda, Data RTH Diminta Lebih Rinci
    • Kota Bogor Raih Predikat Kota Menuju Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup
    • Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
    • Penilaian Adipura Baru, Hanya Kategori Kota Bersih dan Kota Kotor
    • FK LPM Bogor Selatan Curhat ke Ketua DPRD Kota Bogor, Persoalkan Batasan Usia di Perwali 28
    • Bayar PBB Lebih Hemat! Pemkot Bogor Berikan Diskon Hingga 20%
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Ekonomi » Respon Keluhan Warga, Dedie Rachim Tinjau Proyek Gene Bank Indonesia
    Daerah

    Respon Keluhan Warga, Dedie Rachim Tinjau Proyek Gene Bank Indonesia

    24 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung lokasi proyek strategis nasional (PSN) pembangunan Gene Bank Indonesia di area kompleks Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), Senin (23/2/2026).

    Selain pembangunan tersebut, pada tahun berikutnya juga akan dibangun rumah sakit pendidikan utama Fakultas Kedokteran IPB University.

    Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat mendukung pembangunan tersebut dengan terus bersinergi dan menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat, termasuk masukan warga terkait aktivitas pembangunan.

    “Persoalan yang dirasakan masyarakat yaitu banyaknya tanah-tanah bekas bongkaran yang mengotori jalan. Kita tinjau sekarang, ada washing bay atau tempat pencucian truk sebelum keluar dari area proyek menuju jalan utama,” ujar Dedie Rachim.

    Selanjutnya, hal yang disampaikan warga yaitu terkait kebisingan dari aktivitas proyek pembangunan. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, hal tersebut sudah diantisipasi dengan dilakukan komunikasi bersama warga.

    Namun, pihak pelaksana proyek mengakui adanya kondisi darurat (emergency) pada salah satu proses pembangunan, sehingga pekerjaan dilakukan hingga malam hari.

    “Tapi insyaallah, begitu permasalahan pokok selesai (pelaksanaan salah satu pembangunan darurat selesai), masyarakat tidak akan terganggu seperti kemarin,” ujarnya.

    Berkaitan dengan penataan Jalan Dr. Semeru, Dedie Rachim menjelaskan bahwa setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Pemkot Bogor akan melakukan penataan pedestrian dan taman sepanjang Jalan Dr. Sumeru hingga RSUD Kota Bogor.

    “Jadi ini akan kita tata ulang. Kemudian kita harapkan begitu pedestrian selesai, rumah sakit pendidikan selesai, dan Gene Bank juga selesai, makanya kita datang dalam rangka komunikasi rencana-rencana tersebut,” ujar Dedie Rachim.

    Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (PKJN RSMM) Bogor, Nova Riyanti Yusuf, mengatakan proyek ini diprakarsai oleh Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang kemudian menjadikan RSMM sebagai lokus pembangunan.

    “Jadi ini merupakan bagian dari rencana transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh Kemenkes. Ini semua memerlukan anggaran dan perencanaan yang tidak sebentar, sehingga hari ini kami bisa sampai pada tahap proses pembangunan,” ucapnya.

    Nova mengatakan bahwa ke depan RSMM akan menjadi hub untuk penelitian atau layanan yang berhubungan dengan genomik untuk kesehatan jiwa, selain penyakit lain yang juga menjadi prioritas.

    Dengan adanya fasilitas ini, pasien jiwa kronis bisa mendapatkan penanganan yang lebih baik untuk mengetahui apakah obat dan tindakan yang diberikan sudah tepat atau belum, terutama berkaitan dengan efek samping.

    “Jadi ini juga akan mengubah mindset para dokter. Jangan sampai kita ambil sampel, kita teliti, tetapi pada akhirnya dokter tidak mau mengubah obatnya. Jadi dimulai dari dokter-dokter di rumah sakit kami juga terus edukasi sambil proses ini berjalan,” ucapnya.

    Kepala BB Binomika, Indri Rooslamiati, mengatakan bahwa berkaitan dengan masukan dari masyarakat, pihaknya telah membuat pengawasan ketat, di mana setiap truk akan dicuci terlebih dahulu sebelum keluar dari lokasi proyek.

    Mengenai kebisingan, pihaknya telah melakukan pembatasan jam kerja sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.

    Gene Bank ini, lanjut Indri, merupakan tempat untuk penyimpanan spesimen manusia.

    “Jadi bisa berupa darah dan urin. Selain itu, kita tahu Indonesia ini sangat beranekaragam. Salah satunya adalah untuk menyimpan keanekaragaman genetik masyarakat Indonesia. Saat ini, jika kita lihat dari peta populasi global, studi menyebutkan bahwa representasi Indonesia di tingkat global masih kurang dari 1 persen,” ujarnya.

    Ia melanjutkan, dengan adanya peta genetik masyarakat Indonesia, harapannya dapat mendukung program pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan presisi, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pengobatan yang lebih tepat, mengurangi efek samping, dengan dosis yang sesuai, dan pada akhirnya dapat menurunkan pembiayaan pengobatan.

    Dedie A. Rachim Gene Bank Indonesia Nova Riyanti Yusuf Pemkot Bogor Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pengguna Moge Penabrak Nenek Bukan Anggota HDCI

    18 Desember 2019
    Kesehatan

    Progres BIRR, Pemkot Bogor Hanya Bebaskan 10 Persen Lahan

    5 Januari 2021
    Kota Bogor

    Kota Bogor Terima Laporan Tahunan 2021 Ombudsman RI

    18 Maret 2022
    Kesehatan

    Peringati HPSN 2025, Le Minerale Salurkan 30 Tempat Pilah Sampah ke Sekolah di Bogor

    15 Februari 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Bisnis

    Selain Pengembangan Rumah Sakit, Jepang Jajaki Kerja Sama Restoran dan Jamur Sitake

    5 April 2022

    Sebelum bertolak ke Jepang, Diplomat Muda Bidang Ekonomi KBRI Tokyo Pandu Utama Manggala kembali…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.