Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Proses Hukum Berjalan, Sentul City Mangkir Dua Kali Panggilan Polda Jabar
    • Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga
    • Kota Bogor Buka Donasi Bantuan Bencana
    • Denny Mulyadi Kukuhkan Pokja BSAN, Dorong Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak
    • Peringati Hari Santri 2026, Pemkot Bogor Apresiasi Santri dan Pelajar Berprestasi
    • Jenal Mutaqin Ajak Masyarakat Gotong Royong Wujudkan Bogor Sejahtera
    • Pemberian Bantuan 250 Paket Makananan Bergizi di Kelurahan Sempur
    • Bapeksi Gelar Pelatihan Batik Ciwitan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » KRIS » Resmikan Gedung KRIS Arafah RS Islam Bogor, Bima Arya Sampaikan Tiga Tantangan
    Apresiasi

    Resmikan Gedung KRIS Arafah RS Islam Bogor, Bima Arya Sampaikan Tiga Tantangan

    2 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Bogor, khususnya dan masyarakat secara umum, Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB) meresmikan Gedung Kamar Rawat Inap Standar (KRIS) Arafah RS Islam Bogor yang secara langsung dilakukan Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, Selasa (01/11/2022).

    Menurut Bima Arya tantangan yang dihadapi bidang kesehatan dalam beberapa tahun ke belakang hingga saat ini merupakan tantangan terberat. Jika didalami, ada tiga tantangan yang dihadapi dalam bidang kesehatan, yaitu keseriusan khususnya dalam mempersiapkan bonus demografi untuk menyongsong target Indonesia Emas pada tahun 2045, kondisi yang penuh dengan ketidakpastian dan memastikan semua terlayani tanpa melihat latar belakang.

    “Tanpa fokus dan serius pada bidang kesehatan, maka menghadapi bonus demografi untuk target Indonesia Emas pada 2045 tidak mungkin dapat tercapai. Isu stunting, isu kematian ibu dan anak dan sebagainya kalau tidak diseriusi maka 2045 hanya akan menjadi mimpi. Kondisi saat ini, semua dihadapi pada hal-hal yang tidak pasti, diantaranya kemungkinan hadirnya pandemi lain, persoalan lain di bidang medis dan kedokteran sehingga diperlukan langkah untuk mengantisipasinya,” kata Bima Arya di Rumah Sakit Islam Bogor, Jalan Perdana Raya, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

    Untuk tantangan ketiga, memastikan semua terlayani. Hal ini kata Bima Arya berkaitan dengan usaha dalam mempersiapkan dan menjemput bonus demografi. Jadi tidak hanya disembuhkan penyakit tetapi juga dilayani kebutuhan sehari-harinya agar tetap sehat.

    Terkait Kamar Rawat Inap Standar (KRIS), Bima Arya menjelaskan sesuai kebijakan pemerintah pusat pada tahap pertama pada bulan Juli 2023, setidaknya 50 persen dari seluruh rumah sakit baik swasta maupun RSUD sudah siap dengan sembilan kriteria dan diakhir tahun 2024 semuanya harus sudah 100 persen dengan 12 kriteria KRIS.

    Bicara kebutuhan di Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan secara umum tidak bisa ditafsirkan dengan angka sekarang berdasarkan rasio dari WHO, namun harus diingat wilayah Kota Bogor dikelilingi kabupaten Bogor sehingga rumah sakit di Kota Bogor harus siap untuk menampung pasien dari kabupaten.

    “Hal yang tidak kalah penting adalah soal keberpihakan. Artinya rumah sakit yang masih memerlukan atensi untuk bisa berkembang lebih pesat harusnya menjadi atensi semua dengan tidak berlandaskan hitungan-hitungan semata. Untuk itu saya titip betul untuk hal keberpihakan,” kata Bima Arya.

    Di akhir sambutannya, Bima Arya menyampaikan apresiasi atas capaian dan respon positif dari warga Kota Bogor atas pelayanan serta antisipatif yang diberikan Rumah Sakit Islam Bogor. Menurutnya sudah seharusnya semangat amal ibadah menjadi landasan utama dalam dunia kesehatan tidak sekedar komersial. Untuk wakaf yang diberikan, Bima Arya berharap akan menjadi dorongan dan motivasi bagi pihak-pihak lain untuk mengikuti memberikan wakafnya.

    Gedung KRIS Arafah yang dibangun RSIB merupakan wakaf dari keluarga besar Haji Joenoes bin Arif dengan total biaya kurang lebih mencapai Rp 1,5 miliar. Proses pembangunannya berjalan selama enam bulan, dimulai Februari hingga Agustus 2022.

    Ketua Yayasan RS Islam Bogor, Dwi Sudharto menyampaikan akan terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana RSIB guna mewujudkan Rumah Sakit Syariah kebanggan umat di Kota Bogor. Setelah Gedung Kamar Rawat Inap Standar (KRIS) Arafah, rencananya pada awal 2023 akan dibangun Gedung Umar Bin Khattab yang meliputi IGD, kamar operasi, ruang hemodialisa, ruang bersalin, ruang bayi dan lain-lain dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp 16 miliar.

    Atang Trisnanto Bima Arya Dwi Sudharto
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Certified Public Relation

    Program Pelatihan “Certified Public Relation” Sukses Diselenggarakan AR Learning Center

    4 September 2023
    Adminduk

    Atang Trisnanto dan Annida Alivia Dapat Nomor Urut 2, Siap Bawa Perubahan untuk Kota Bogor

    24 September 2024
    Kota Bogor

    Gebrakan Baru Kadin Kota Bogor: Di Tangan Arwinsyah Putra, Produk UMKM Lokal Siap Tembus Pasar Ekspor

    18 Juni 2026
    Kesehatan

    Keren! Unpak Ajukan Akreditasi Internasional

    2 November 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.