Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Rembuk Stunting, Tekan Angka Stunting di Kota Bogor
    Kesehatan

    Rembuk Stunting, Tekan Angka Stunting di Kota Bogor

    25 Oktober 20212 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya memimpin pembacaan komitmen dan deklarasi Rembuk Stunting yang diikuti para kepala dinas, camat dan lurah yang hadir secara hybrid dalam acara Rembuk Stunting Kota Bogor Tahun 2021 di Hotel Salak The Heritage, Kota Bogor, Senin (25/10/2021).

    Selain itu, Bima Arya bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah menyaksikan pengukuhan Bunda Peduli Stunting Tingkat Kecamatan oleh Bunda Peduli Stunting Kota Bogor, Yantie Rachim.

    Rembuk stunting yang dilaksanakan dimaknai Bima Arya sebagai sesuatu yang berfungsi untuk menguatkan dan menyatukan kembali pemahaman tentang stunting dari hulu ke hilir agar memiliki frekuensi yang sama dan merapikan rencana kegiatan di lintas sektor.

    “Komitmen dan deklarasi yang dibacakan secara lisan serta dikuatkan harus diturunkan dalam rencana-rencana kegiatan,” jelas Bima Arya.

    Bima Arya menegaskan, upaya pencegahan dan penanganan stunting yang memiliki dampak multidimensi serta memiliki rentang waktu yang panjang, merupakan tanggung jawab semua pihak.
    Selain itu juga, intervensi spesifik tertentu oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan intervensi sensitif oleh perangkat daerah non kesehatan.

    Bima Arya menyebut, ada tiga kunci yang menjadi dasar yakni dasar hukum, penganggaran dan kolaborasi.

    “Dasar hukum atau regulasi merupakan modal yang cukup kuat. Khusus penganggaran saya mohon untuk dicek kembali dan dalam penerapannya di kolaborasikan dengan semua, baik dengan internal maupun eksternal,” ujarnya.

    Di akhir sambutannya, ia meminta Sekda, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta dinas terkait memastikan sinkronisasi antara bottom up dan top down terintegrasi.

    Sementara itu, Bunda Peduli Stunting Kota Bogor, Yantie Rachim menambahkan, pengukuhan Bunda Peduli Stunting Tingkat Kecamatan menjadi dorongan dalam pencegahan dan penanganan stunting di Kota Bogor.

    “Alhamdulillah saya tidak berjalan sendiri, tetapi bekerja sama dengan pihak-pihak lain untuk berkolaborasi pencegahan stunting di Kota Bogor,” jelasnya.

    Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah dalam laporannya menjelaskan, tahun 2024 pemerintah menargetkan capaian stunting di angka 14 persen, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menargetkan 14,02 persen dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tahun 2021 menargetkan 10 persen.

    Dari 12 lokasi stunting yang diamati di Kota Bogor sejak 2019 hingga 2021, pada Agustus 2021 terjadi penurunan mencapai 7,71 persen.

    “Pada saat pengukuran terakhir Agustus 2021, dari 12 lokus yang diamati semuanya terjadi penurunan, semoga ke depan bisa dipertahankan atau diturunkan,” harap sekda.

    Namun secara keseluruhan dari 68 kelurahan masih ada 20 kelurahan yang angka stuntingnya masih diatas 10 persen, sehingga diperlukan pendekatan dan intervensi untuk menurunkannya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Nasional

    Rachmawati Soekarnoputri Wafat

    3 Juli 2021
    Kota Bogor

    Satpol PP Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Jalan Mayor Oking

    17 September 2024
    Ijazah

    Ketua Repdem Kabupaten Bogor Desak Kepsek SMKN Cariu Tidak Tahan Ijazah Alumninya

    29 September 2022
    Kesehatan

    Kasitrantib Ciawi Bantah Adanya Dugaan Diklat Terapis Pijat di Wilayahnya

    14 September 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.