Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Rozi Putra Soroti SILPA Dinas Sosial Kota Bogor, Sebut Hak Warga Miskin Jangan Tertunda
    • Dinkes Kota Bogor Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Wartawan, CKG Tertinggi di Jawa Barat
    • Tanah Proyek Batutulis Berceceran, Jenal Mutaqin Ingatkan Kontraktor Soal Keselamatan Proyek
    • Komitmen Pemkot Bogor untuk Terus Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Perda Ekonomi Kreatif Disahkan, Perkuat Kota Bogor Menjadi Kota Kreatif Berdaya Saing Global
    • Penataan Angkot Berjalan, Dedie Rachim : 213 Kendaraan Sudah Ditertibkan
    • Pemkot Bogor Luncurkan SIMASDA, Perkuat Tata Kelola Aset Daerah yang Transparan dan Akuntabel
    • Wali Kota Bogor Instruksikan Satpol PP Bersihkan PKL dan Tegakkan Perda
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Kabupaten Bogor » Ketua Repdem Kabupaten Bogor Desak Kepsek SMKN Cariu Tidak Tahan Ijazah Alumninya
    Ijazah

    Ketua Repdem Kabupaten Bogor Desak Kepsek SMKN Cariu Tidak Tahan Ijazah Alumninya

    29 September 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sejumlah mantan peserta didik atau alumni SMKN Cariu, Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor dimulai lulusan tahun 2018 diketahui ijazahnya ditahan oleh pihak sekolah.

    Meski diketahui siswa tersebut didominasi dari keluarga miskin, namun disinyalir pihak sekolah memberlakukan ketentuan dengan menebus ijazah dengan kisaran rata-rata Rp3 juta.

    Hal itu disampaikan Ketua Repdem Kabupaten Bogor, Dody Achdi Suhada saat melakukan pendampingan salah satu siswa gakin.

    “Ironis, saat Pemprov Jawa Barat sudah memberlakukan sekolah negeri gratis. Tapi, kenapa SMK Cariu malah memberlakukan aturan wajib bayar penebusan ijazah? Apakah sekolah negeri tersebut tidak mendapat bantuan dari pemerintah artau pemerintah daerah?,” kata Dodi yang sebelumnya sudah ikut melakukan mediasi bertemu Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri Cariu 1, Azhar, Kamis (29/9/2022).

    Dia menyampaikan kekecewaannnya, karena diduga ada sekitar ratusan siswa yang saat ini ijazahnya masih ditahan.

    “Info yang saya dapat, diduga ada kisaran 200 an siswa dari lulusan tahun 2018, yang ijazahnya belum ditebus. Sementara, dilingkungan Cariu ini, orangtua siswa umumnya bekerja sebagai buruh serabutan hingga petani. Jika harus membayar Rp3 jutaan, di zaman sulit saat ini, tentu akan sangat memberatkan mereka,” kesalnya.

    Pria yang berprofesi sebagai arsitek sekaligus Wakil Ketua DPN Repdem ini melanjutkan, yang ia tahu Pemprov Jabar, sudah mengalokasikan anggaran Rp 1,4 triliun untuk membebaskan iuran bulanan peserta didik (IBPD) SMA dan sederajat sejak 2020 lalu.

    Jumlah sekolah yang iuran bulannya digratiskan di Jabar ada 835 sekolah SMA sederajat termasuk SLB. Diketahui jumlah siswanya mencapai 759 ribu orang.

    “Nah, sekolah kan sudah dapat bantuan dari Pemprov Jabar, belum lagi dana BOS, kenapa ijazah masih ditahan? Saat saya bertemu Wakepsek Azhar, dia berdalih, uang tersebut untuk pembangunan rumah ibadah dilingkungan sekolah. Saya tak tahu, benar atau tidaknya, dan setahu saya penahan ijzah tak dilazimkan. Kan kasihan, siswa gakin jika harus membayar uang tebusan,” tuturnya.

    Dody juga menyampaikan, dirinya telah menemui pihak sekolah yang diwalili Wakepsek SMKN Cariu.

    Menurut informasi, salah satu alumni angkatan 2018, Ega Wiranto, warga Kecamatan Sukamakmur ijazahnya telah diberikan cuma-cuma.

    “Pagi ini saya dikabari, alumni SMKN Cariu Ega sudah bisa mengambil ijazah, gratis. Tapi, harapan saya, berlakukan juga hal itu kepada alumnis siswa didik SMKN Cariu yang lainnya. Kasihan mereka, karena yang saya ketahui, orangtua mereka umumnya berlatarbelakang ekonomi kelas tiga. Dan, saya akan bersurat ke Disdik Jabar, DPR hingga Presiden RI untuk mempertanyakan soal penahanan ijazah yang terjadi di SMKN 1 Cariu,” tandas Dodi.

    Dilansir dari media online, Wakepsek SMKN Cariu I, Azhar, melalui telepon genggam dan whatsapp tidak memberikan respons.

    Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan SMK Dinas Pendidikan Jabar, Eddy Purwanto mengatakan saat ini, tidak ada lagi istilah sekolah menahan ijazah. Karena, iuran siswa untuk biaya operasional sudah dicover oleh bantuan operasional pendidikan daerah (BOPD) dari provinsi dan BOS dari pusat.

    “Imejnya bahwa sekolah masih menahan ijazah sekarang masih ada. Makanya kita menyampaikan kepada masyarakat sekolah tidak menahan ijazah. Silakan para lulusan bisa langsung datang ke sekolah, dicap tiga jari dan bisa langsung mengambil ijazah,” paparnya.

    Dody Achdi Suhada Eddy Purwanto Pemprov SMKN Cariu
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Retribusi Parkir Masih Jauh dari Potensi Nyata, Hasbi : “Dishub Harus Bertindak Tegas”

    23 Mei 2025
    Bencana Alam

    Pasca Gempa Cianjur, Dirtek Perumda Tirta Pakuan Bakal Investigasi IPA dan Utilitas

    25 November 2022
    Kesehatan

    Puslitbang Kwarcab Beberkan Hasil Survey di Kota Bogor

    12 Agustus 2021

    Kota Bogor Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Porda 2026

    4 Maret 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Daerah

    Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

    16 April 2026

    BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.