Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » PSBMK Kota Bogor Diperpanjang 3 Hari
    Kesehatan

    PSBMK Kota Bogor Diperpanjang 3 Hari

    11 September 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) selama tiga hari sampai 14 September 2020.

    Hal tersebut dikatakan Walikota Bogor, Bima Arya tiga hari dari waktu yang ditetapkan sebelumnya pada 11 September

    Kebijakan itu dilakukan sambil menunggu pembaruan informasi dari tim satgas Covid-19 pemerintah yang biasanya diperbarui setiap pekan terkait status sebuah wilayah berdasarkan kasus sebaran corona.

    “Perpanjang sampai hari Senin, tiga hari. Perpanjang tiga hari sambil kita update data-data, karena setiap Minggu malam gugus tugas mengupdate status kota seluruh Indonesia. Itu kita update dulu baru setelah itu kita rumuskan lagi,” ujar politisi PAN itu seperti yang dirilis di CNN.

    Katanya, perpanjangan PSBMK di Kota Bogor sekaligus menjadi penolakan pihaknya terhadap penerapan pada 14 September mendatang.

    Bima mengaku menolak PSBB total lantaran dinilai belum tentu efektif menekan laju sebaran Covid-19. Pernyataan itu ia ungkapkan usai mengikuti rapat membahas hal itu bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan sejumlah kepada lain sewilayah Jabodetabek.

    “Kalau Bogor enggak. Arahnya tidak ke sana. Bogor tidak akan melakukan PSBB total. Bogor punya rumusan, yang didasarkan pada data-data terakhir dan masukan dari semua stakeholders,” ujar Bima.

    Kota Bogor telah menerapkan PSBMK sejak 29 Agustus lalu selama 14 hari. PSBMK merupakan pembatasan aktivitas kegiatan di RW yang berada di zona merah.

    Dia menyebut, langkah itu dinilai lebih efektif ketimbang kembali menerapkan PSBB total seperti saat awal-awal diberlakukan. Terlebih, menurut dia, penerapan kembali PSBB total juga perlu menghitung ongkos yang dinilai tak sedikit.

    Pasalnya, Bima pesimis pemerintah memiliki anggaran jika semua wilayah se-Jabodetabek mengikuti DKI menerapkan PSBB Total. Dia menyebut, pihaknya memiliki konsep lain lewat PSBMK guna menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor.

    “Pemerintah pusat siap nggak mengucurkan tambahan bansos? APBD siap nggak? TNI polri siap nggak? Kalau nggak siap, enggak usah,” kata Bima tegas.

    “Kita ada format lain, yang lebih memungkinkan, yaitu model kebersamaan. Mengawasi bersama-sama warga dan Komunitas dengan sumber daya yang ada,” kata dia.

    Rapat seluruh kepala daerah sewilayah Jabodetabek dengan Anies terkait PSBB Total DKI, diketahui meminta Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu terlebih dulu berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mematangkan konsep dan rumusan kebijakan itu.

    Dalam rapat yang juga dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Gubernur Banten, Wahidin Halim itu, Bima menilai konsep PSBB total Anies belum jelas.

    “Dari Jakarta sendiri belum jelas. PSBB total seperti apa? Apakah lockdown total, itu yang belum clear. Masih perlu difinalisasi lagi. Jadi setelah konsepnya jelas baru berkoordinasi lagi,” ujar Bima.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Golkar Kota Bogor Optimis Raih 10 Kursi di Pileg 2024

    12 Mei 2023
    Kesehatan

    Tidak Diberikan Kelonggaran Soal Kebijakan PPKM, Bima Protes Ke Menteri

    18 Agustus 2021
    Kota Bogor

    Tol Ciawi Selatan Ramp Off, Memecah Kamacetan di Wilayah Perempatan Ciawi 

    16 Juli 2025
    Kesehatan

    Menuju Kota Ramah Disabilitas, DPRD Kota Bogor Akan Terbitkan Perdanya

    26 Agustus 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.