Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » PSBB Transisi di Kota Bogor Diperpanjang Sebulan Kedepan
    Kesehatan

    PSBB Transisi di Kota Bogor Diperpanjang Sebulan Kedepan

    4 Juni 20204 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Kebijakan melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi akhirnya diumumkan Pemerintah Kota Bogor. Hal tersebut disampaikan Walikota Bogor, Bima Arya bersama jajaran Forkopimda Kota Bogor di Balaikota Bogor, Kamis (04/06/20).

    Penyampaian kebijakan tersebut dihadiri Danrem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Agus Subiyanto, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Arm Teguh Cahyadi, Kepala Kejaksaan Negeri Bogor Bambang Sutrisna, Dandenpom III/1 Bogor Letkol Cpm Sugiarto, Wakil Walikota Bogor, Dedie Rachim, dan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat.

    “Sebelumnya kami telah melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda. Banyak sekali masukan. Tadi dibahas data-data terkini yang disajikan oleh tim pakar epidemiologi yang selama ini memberikan masukan untuk kami,” ungkap Bima.

    Bima menambahkan, dapat disimpulkan bahwa data Covid-19 di Kota Bogor menunjukan hasil yang sangat baik.

    “Saya berterima kasih atas kerjasama seluruh Forkopimda dan aparatur di wilayah sehingga seluruh komponen menunjukan angka yang semakin membaik, seperti tren laju dari ODP, tren laju dari PDP, laju penambahan kasus positif dan tren laju kesembuhan. Sehingga angka reproduksi (Rt) di Kota Bogor menunjukan hasil yang baik, yaitu 0,5 atau di bawah satu,” jelasnya.

    Data Dinkes Kota Bogor per 3 Juni 2020 menunjukan bahwa angka penambahan kasus positif berdasarkan laporan penerimaan hasil swab antara lain PSBB I (15 April – 28 April) terjadi penambahan 18 kasus, PSBB II (29 April – 12 Mei) terjadi penambahan 16 kasus, PSBB III (13 Mei – 26 Mei) terjadi penambahan 13 kasus dan PSBB Transisi fase 1 (27 Mei – 3 Juni) ada penambahan 2 kasus.

    “Kami juga melihat bahwa walaupun datanya membaik, tapi belum bisa dikatakan bahwa situasi ini sudah aman. Karena hasil pengamatan kami di lapangan, masih banyak hal-hal yang perlu dimaksimalkan,” ujar Bima.

    “Toko non-pangan sudah buka, rumah makan sudah buka, tempat ibadah juga sudah mulai aktivitasnya. Tetapi masih banyak pelanggaran. Masih banyak rumah makan atau cafe yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. Toko-toko juga yang masih kita lihat belum menerapkan jaga jarak dan protokol kesehatan,” tambahnya.

    Karena itu, lanjut Bima, pengawasan di lapangan masih harus terus dikuatkan lagi.

    “Terkait pengawasan, kami menyepakati bahwa ke depan Forkopimda akan bahu membahu merapatkan barisan untuk memperkuat pengawasan dan juga edukasi kepada publik. Tiga hal yang terus kita sampaikan kepada publik adalah pengunaan masker secara total di luar rumah, cuci tangan dan jaga jarak,” katanya.

    Hasil rapat koordinasi bersama Forkopimda juga disampaikan bahwa Kota Bogor akan melanjutkan PSBB Transisi fase kedua mulai 5 Juni 2020 sampai 2 Juli 2020 setelah sebelumnya PSBB Transisi fase pertama dilakukan pada 27 Mei – 4 Juni 2020.

    “Kami menyepakati untuk melanjutkan PSBB di masa transisi ini. Jadi, ini masih era PSBB tetapi tidak sama dengan PSBB sebelumnya. Dan belum juga memasuki normal baru seperti yang sering disampaikan. Karena itu, ini adalah PSBB di masa transisi menuju normal baru dengan penguatan-penguatan pada aspek pengawasan dan edukasi, penguatan pada wilayah seperti RT dan RW Siaga,” jelas Bima.

    Masa berlaku PSBB transisi fase kedua ini, lanjut Bima, akan diberlakukan selama lebih dari 14 hari ke depan.

    “Kenapa lebih dari 2 minggu? Karena kami melihat perlu waktu yang cukup untuk melakukan kajian review berdasarkan data-data yang disampaikan oleh tim pakar epidemiologi. Dua minggu adalah waktu yang terlalu singkat, dua minggu selama ini merujuk pada masa inkubasi yang selama ini 14 hari. Tapi saya kira kami bisa mematok waktu yang lebih lebar lagi dan kita sepakati lebih dari 2 minggu,” terangnya.

    Bima menambahkan, selama PSBB transisi fase kedua diberlakukan, akan dilakukan tahapan-tahapan yang masih mungkin untuk dibuka dengan berpedoman pada zonasi yang ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    “Per hari ini Kota Bogor masih dikategorikan level 3 dalam hal kewaspadaan atau warnanya masih kuning. Tetapi saya berkomunikasi dengan bapak Gubernur, akan ada data yang diperbaharui, data-data angka reproduksi (Rt) tadi akan diperbaharui lagi. Kami sampaikan segera, malam ini akan disampaikan data terbaru itu,” katanya.

    “Kami akan segera menyusun Perwali yang di dalamnya ada tahapan-tahapan. Sektor-sektor yang akan dibuka bisa mall misalnya, ataupun bisa sektor-sektor lain tergantung dari status yang akan diputuskan atau diterapkan oleh provinsi pada malam ini. Setelah itu kita akan terus mengevaluasi bersama-sama dengan unsur Forkopimda, mengawasi ke lapangan, berkoordinasi. Pak Sekda juga akan koordinasikan kebutuhan budget-nya, karena otomatis segala perubahan kebijakan akan ada konsekuensinya dalam hal budget,” bebernya.

    Bima Arya bersama Forkopimda juga mengucapkan terima kasih kepada warga Bogor yang sudah bekerjasama, bersabar, berdisiplin, sehingga capaiannya sangat baik.

    “Tetapi sekali lagi kita tidak boleh lengah, kita harus terus waspada. Insya Allah dengan keimanan dan kebersamaan kita lewati masa pandemi ini,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Dinkes Kota Bogor Temukan Lagi 5 Kasus Positif Covid-19

    29 Juli 2020
    Budaya

    Pesta Rakyat Meriah, Warga Adu Gebuk Bantal Dengan Bima Arya

    18 Agustus 2022
    Kota Bogor

    Jumat Berkah, Petani di Kencana Kota Bogor Terima Pupuk Organik Gratis

    11 Oktober 2025
    Kesehatan

    Jaga Kelestarian Alam, PLN Bersama Pemprov DKI Jakarta Beraksi Tanam 100 Pohon di Waduk Brigif

    11 Desember 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.