Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Licin Saat Hujan, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Jalak Harupat dan Desak Perbaikan PUPR
    • 29 Calon Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Bogor Ikuti Seleksi Ujian Wawancara dari DPD
    • DPRD Kota Bogor Dorong Pemerataan Pembangunan hingga Wilayah Perbatasan Tanah Sareal
    • Evaluasi MBG Kota Bogor, Dedie Rachim Fokuskan Akurasi Data Penerima Manfaat
    • Tanah Sareal Menuju Kawasan Strategis Pusat Pertumbuhan Kota
    • Dewan Dorong Tanah Sareal Jadi Etalase Kota Bogor
    • Denny Mulyadi Dampingi Sekjen Kemensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Rancamaya 
    • Peringatan Isra Mi’raj 2026, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Shalat Prioritas Utama
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » PBJ Gelar Evaluasi Pengadaan dan Bimtek Terkait Mini Kompetisi e-Katalog 
    Kota Bogor

    PBJ Gelar Evaluasi Pengadaan dan Bimtek Terkait Mini Kompetisi e-Katalog 

    26 November 20254 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) menggelar evaluasi pengadaan barang/jasa dan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait mini kompetisi pada E-Katalog V.6 pada lingkungan Pemkot Bogor di Hotel Grande Pajajaran, Kecamatan Bogor Utara pada Rabu 26 November 2025. Ini dilakukan sebagai komitmen Pemkot Bogor dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme serta pemahaman teknis para pelaku pengadaan barang/jasa.

    Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asperbang), Hanafi mengatakan, Bimtek ini terkait dengan dikeluarkannya Keputusan Peraturan Kepala LKPP Nomor 93 tahun 2024, khususnya terkait Mini Kompetisi. Jadi Kompetisi Mini terkait E-katalog, tujuannya untuk mempercepat proses pengadaan barang dan jasa.

    “Saya sampaikan kepada rekan-rekan semua, bahwa belanja pemerintah itu masih mendominasi. Persentasenya masih cukup besar lagi, sehingga dari dulu sekarang proses pengadaan barang jasa itu selalu ada. Bimtek ini bertujuan agar pelaksanaan PBJ efektif, untuk efisien, akuntabel. Kualitas pekerjaannya bagus. Hari ini kita bersama Kadin, HIPMI Kota Bogor dan beberapa asosiasi yang hadir untuk terkait dengan pemahaman mini kompetisi,” ungkap Hanafi.

    Hanafi menerangkan, diundang semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya nanti terkait dengan rencana kerjanya apa saja yang bisa di mini kompetisikan. Jadi itu mengefisienkan juga mengefektifkan. Tentu pemahaman itu harus utuh dipahami oleh PPK, pengguna anggaran, termasuk penyedia jasa.

    “Yang sudah berjalan mini kompetisi kan baru dua. Dinas PUPR dan Dinas Kesehatan, mudah-mudahan dengan adanya bimtek ini OPD lain mengikuti,” bebernya.

    Sementara itu, Kabag PBJ Setda Kota Bogor, Lia Kania Dewi memaparkan, kegiatan evaluasi PBJ dan Bimtek terkait mini kompetisi pada E-Katalog V.6 diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Pemkot Bogor dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme serta pemahaman teknis para pelaku PBJ. Transformasi digital di bidang pengadaan menuntut aparatur pemerintah untuk mampu beradaptasi dan memahami mekanisme baru yang bersifat lebih transparan, akuntabel serta efisien.

    “Melalui metode mini kompetisi pada e-katalog, proses pengadaan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta meminimalisir potensi hambatan administratif maupun teknis. Oleh karena itu, kegiatan ini disusun untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai regulasi terbaru, alur teknis pelaksanaan, serta menjadi best practices yang dapat diterapkan oleh seluruh unit kerja,” terangnya.

    Lia menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kompetensi para PPK, PP, Pelaku Usaha dan insan pengadaan lainnya. Sehingga pelaksanaan PBJ di lingkungan Pemkot Bogor dapat berjalan lebih efektif, efisien dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    “Seperti yang kita ketahui bahwa Perpres Nomor 46 Tahun 2025 telah diterbitkan untuk menjawab tantangan reformasi sistem pengadaan pemerintah untuk mengikuti arah transformasi digital juga untuk memberikan arah strategis baru bagi optimalisasi penggunaan produk dalam negeri serta percepatan proses pengadaan, memperkuat efisiensi, transparansi, dan konsistensi implementasi kebijakan pengadaan di seluruh instansi pemerintah,” terangnya.

    Lia membeberkan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelaku pengadaan di Kota Bogor. Melalui kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata cara pelaksanaan e-purchasing melalui metode mini kompetisi, sehingga mampu menerapkannya secara tepat, cepat, dan sesuai ketentuan.

    “Meningkatkan pemahaman teknis dan regulatif seluruh peserta mengenai prosedur e-purchasing dengan metode mini kompetisi pada e-katalog. Mengurangi potensi hambatan dan kendala dalam pelaksanaan pengadaan, baik dari sisi teknis maupun administratif. Memperkuat sinergi dan keseragaman persepsi antara PPK, Pejabat Pengadaan, bendahara pengeluaran, serta pelaku usaha dalam proses pengadaan pemerintah,” bebernya.

    Ditempat yang sama, Sekretaris BPC HIPMI Kota Bogor, Teguh Rachman Hakim menuturkan, dengan kegiatan ini untuk pengusaha bisa lebih aware perihal mini kompetisi dan tentunya daftar inaproc. Kedepan semua OPD akan melakukan mini kompetisi, sehingga diharapkan pengusaha Kota Bogor lebih terakomodir dengan sistem tersebut.

    “Untuk tender pengusaha berasa menjadi anak tiri karena banyak sekali dari luar kota Bogor yang ikut dan menang. Kami apresiasi Pemkot Bogor yang menggelar pelatihan hari ini. Kearifan lokal harus dikuatkan, berdasarkan data Pemkot Bogor pengusaha luar Kota Bogor yang ikut dan menang tender angka nya lebih besar. Untuk penunjukan langsung pengusaha Kota Bogor baru lah terakomodir, tapi sayang sekali banyak project strategis tidak diraih pengusaha lokal. Kegiatan ini mendorong pengusaha segera daftar ke inaproc dan upgrade kapasitas nya,” pungkasnya.

    Asperbang Hanafi Kabag PBJ Setda Kota Bogor Lia Kania Dewi Pemkot Bogor Sekretaris BPC HIPMI Kota Bogor Teguh Rachman Hakim
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Komunitas Tionghoa dan Hakka Bogor Dukung Penuh Rena Da Frina di Pilwalkot

    2 Agustus 2024
    Kota Bogor

    Polresta Bogor Kota Berhasil Ringkus Mahasiswa Pelaku Penjambretan Ponsel 

    3 Oktober 2024
    Kesehatan

    PPKM Darurat, Bima Arya : Sense of Urgency Warga dan Aparatur Harus Sama

    8 Juli 2021
    Aspirasi

    Jawara BIA, SiBadra Tetap Bekerja Full 24 Jam

    29 September 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.