Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Budaya » Museum Pajajaran Bakal jadi Pusat Edukasi Sejarah dan Budaya Jawa Barat
    Budaya

    Museum Pajajaran Bakal jadi Pusat Edukasi Sejarah dan Budaya Jawa Barat

    17 Desember 20253 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal mengembangkan pembangunan Museum Pajajaran sebagai pusat edukasi sejarah dan kebudayaan Jawa Barat.

    Museum ini dirancang tidak hanya sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan edutainment bagi generasi muda.

    Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan gagasan penguatan Museum Pajajaran mendapat dukungan langsung dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, saat berkunjung ke kawasan Bumi Ageng Batutulis beberapa waktu lalu.

    Menurut Dedie, Menteri Kebudayaan menegaskan tidak ada keraguan bahwa Kota Bogor merupakan salah satu lokasi penting berdirinya Kerajaan Pajajaran. Oleh karena itu, Kota Bogor dinilai layak menetapkan diri sebagai pemilik hak kekayaan intelektual atau Intellectual Property Right (IPR) Museum Pajajaran.

    “Fakta sejarah menunjukkan bahwa Sri Baduga Maharaja dinobatkan di sini, dan Batutulis menjadi artefak utamanya. Maka IPR Museum Pajajaran itu adalah Kota Bogor,” ujar Dedie usai menghadiri diskusi kelompok terpumpun perumusan narasi museum Pajajaran Kota Bogor pada Rabu (17/12/2025).

    Ia menambahkan, pengembangan Museum Pajajaran ke depan akan melibatkan kolaborasi lintas pihak, mulai dari Kementerian Kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat, hingga para sejarawan, budayawan, seniman, dan akademisi.

    “Tujuannya agar museum ini menjadi tempat pembelajaran, edukasi, dan edutainment bagi anak-anak serta generasi muda. Supaya kita paham bahwa dari sinilah ada kontribusi besar dalam perkembangan bangsa Indonesia, termasuk peran penting masyarakat Sunda melalui Kerajaan Pakuan Pajajaran,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Firdaus, menuturkan saat ini tengah dilakukan Forum Group Discussion (FGD) oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat untuk merumuskan arah pengembangan museum selanjutnya.

    “Pembangunan tahap pertama sudah selesai dengan berdirinya gedung Museum Bumi Ageng ini. Sekarang kita merumuskan langkah strategis berikutnya, terutama terkait narasi atau storyline museum, agar terus berkembang, termasuk pengisian koleksi,” kata Firdaus.

    Firdaus menekankan bahwa penyusunan narasi tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar Museum Pajajaran memiliki alur cerita sejarah yang kuat dan komprehensif.

    Senada, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat, Retno Raswaty menyebutkan, bahwa Museum Pajajaran menjadi titik awal penting dalam menceritakan peran strategis Kota Bogor dalam sejarah peradaban Indonesia.

    “Di sinilah terdapat koleksi utama berupa Prasasti Batutulis yang secara jelas menyebutkan adanya ibu kota Pakuan Pajajaran. Ini merupakan bukti awal berdirinya Kota Bogor,” ungkap Retno.

    Ia menambahkan, persiapan pengelolaan museum akan dikoordinasikan oleh Museum Nasional dengan melibatkan para kurator, sejarawan, dan komunitas budaya melalui serangkaian FGD. Penataan museum nantinya juga akan ditangani oleh Direktorat Museum dan Sejarah.

    “Untuk koleksi, akan dilakukan kurasi oleh tim kurator Museum Nasional dan para sejarawan. Beberapa artefak yang masih berada di luar, seperti Batu Dakon yang ada di pasar atau di tanah milik masyarakat, akan diupayakan untuk dipindahkan ke museum agar membentuk narasi sejarah Kota Bogor yang utuh,” pungkasnya.

    Bumi Ageung Batutulis Dedie A. Rachim Firdaus Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat Kepala Disparbud Kota Bogor Museum Pajajaran Pemkot Bogor Retno Raswaty Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    APBD

    Pemkot Bogor Sampaikan 4 Raperda Dalam Rapat Paripurna

    15 Juni 2023
    Kesehatan

    Repdem Kota Bogor Apresiasi Pemkot Tebus Ijazah Siswa Miskin

    15 Oktober 2021
    Kesehatan

    Bima Arya Inginkan Kota Bogor Zero Alkohol

    16 Februari 2022
    Edukasi

    Ruang Baca dan Auditorium di Perpustakaan Gunakan Nama Tokoh Literasi

    15 Mei 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Ulang Tahun ke-45, Dedie Rachim Sebut Perumda Tirta Pakuan Punya Tantangan di Waktu Mendatang

    1 April 2022

    BOGOR – Tantangan Perumda Tirta Pakuan di usia 45 tahun menurut Wakil Wali Kota Bogor…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.