Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gulat Kabupaten Bogor Sabet 1 Emas di Porprov Jabar 2026
    • Kolaborasi LBH Bapeksi dan Repdem, Warga Bogor Kini Punya Akses Bantuan Hukum Gratis
    • Atlet Junior Antar Judo Kota Bogor Lampaui Target 9 Medali Emas, Bidik Juara Umum
    • ‎Cabor Soft Tenis Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov XV Jabar 2026
    • Kempo Kota Bogor Bidik Enam Medali Emas di Porprov XV Jabar 2026, Andalkan Hasil Try Out di Jepang
    • Ketua Kontingen Beri Arahan Tenaga Pendukung Porprov XV Tahun 2026
    • Lantik Pengurus DPPI 2026-2030, Jenal Titip Pesan Edukasi Pancasila
    • Dedie Rachim Paparkan Komitmen Pemkot Bogor dalam Keterbukaan Informasi Publik
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Budaya » Museum Pajajaran Bakal jadi Pusat Edukasi Sejarah dan Budaya Jawa Barat
    Budaya

    Museum Pajajaran Bakal jadi Pusat Edukasi Sejarah dan Budaya Jawa Barat

    17 Desember 20253 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal mengembangkan pembangunan Museum Pajajaran sebagai pusat edukasi sejarah dan kebudayaan Jawa Barat.

    Museum ini dirancang tidak hanya sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan edutainment bagi generasi muda.

    Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan gagasan penguatan Museum Pajajaran mendapat dukungan langsung dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, saat berkunjung ke kawasan Bumi Ageng Batutulis beberapa waktu lalu.

    Menurut Dedie, Menteri Kebudayaan menegaskan tidak ada keraguan bahwa Kota Bogor merupakan salah satu lokasi penting berdirinya Kerajaan Pajajaran. Oleh karena itu, Kota Bogor dinilai layak menetapkan diri sebagai pemilik hak kekayaan intelektual atau Intellectual Property Right (IPR) Museum Pajajaran.

    “Fakta sejarah menunjukkan bahwa Sri Baduga Maharaja dinobatkan di sini, dan Batutulis menjadi artefak utamanya. Maka IPR Museum Pajajaran itu adalah Kota Bogor,” ujar Dedie usai menghadiri diskusi kelompok terpumpun perumusan narasi museum Pajajaran Kota Bogor pada Rabu (17/12/2025).

    Ia menambahkan, pengembangan Museum Pajajaran ke depan akan melibatkan kolaborasi lintas pihak, mulai dari Kementerian Kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat, hingga para sejarawan, budayawan, seniman, dan akademisi.

    “Tujuannya agar museum ini menjadi tempat pembelajaran, edukasi, dan edutainment bagi anak-anak serta generasi muda. Supaya kita paham bahwa dari sinilah ada kontribusi besar dalam perkembangan bangsa Indonesia, termasuk peran penting masyarakat Sunda melalui Kerajaan Pakuan Pajajaran,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Firdaus, menuturkan saat ini tengah dilakukan Forum Group Discussion (FGD) oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat untuk merumuskan arah pengembangan museum selanjutnya.

    “Pembangunan tahap pertama sudah selesai dengan berdirinya gedung Museum Bumi Ageng ini. Sekarang kita merumuskan langkah strategis berikutnya, terutama terkait narasi atau storyline museum, agar terus berkembang, termasuk pengisian koleksi,” kata Firdaus.

    Firdaus menekankan bahwa penyusunan narasi tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar Museum Pajajaran memiliki alur cerita sejarah yang kuat dan komprehensif.

    Senada, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat, Retno Raswaty menyebutkan, bahwa Museum Pajajaran menjadi titik awal penting dalam menceritakan peran strategis Kota Bogor dalam sejarah peradaban Indonesia.

    “Di sinilah terdapat koleksi utama berupa Prasasti Batutulis yang secara jelas menyebutkan adanya ibu kota Pakuan Pajajaran. Ini merupakan bukti awal berdirinya Kota Bogor,” ungkap Retno.

    Ia menambahkan, persiapan pengelolaan museum akan dikoordinasikan oleh Museum Nasional dengan melibatkan para kurator, sejarawan, dan komunitas budaya melalui serangkaian FGD. Penataan museum nantinya juga akan ditangani oleh Direktorat Museum dan Sejarah.

    “Untuk koleksi, akan dilakukan kurasi oleh tim kurator Museum Nasional dan para sejarawan. Beberapa artefak yang masih berada di luar, seperti Batu Dakon yang ada di pasar atau di tanah milik masyarakat, akan diupayakan untuk dipindahkan ke museum agar membentuk narasi sejarah Kota Bogor yang utuh,” pungkasnya.

    Bumi Ageung Batutulis Dedie A. Rachim Firdaus Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat Kepala Disparbud Kota Bogor Museum Pajajaran Pemkot Bogor Retno Raswaty Wali Kota Bogor
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Daerah

    Tampil Perkasa dengan Skor Telak, Nazmi Orlin Mulyana Melaju ke Babak Keempat Pencak Silat Porprov XV Jabar

    4 November 2026
    Kecurangan

    Bongkar Kecurangan PPDB Jalur Zonasi, Bima Arya Bentuk Tim Khusus

    10 Juli 2023
    Kesehatan

    Innalillahi, Politisi PPP Haji Lulung Berpulang

    14 Desember 2021
    Kota Bogor

    Akselerasi Proyek Strategis Kota Bogor, Pemkot dan Kejari Monitoring Bersama

    28 Juli 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.