Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Angkot Usia di Atas 20 Tahun Resmi Dilarang Beroperasi, Pemkot Bogor Mulai Penertiban
    • Rampung Dibahas, Perda Penyelenggaraan Ekonomi Kreatif Jadi Kado HJB ke-544
    • Pastikan Aliran Air Penuhi K-3, Tirta Pakuan Komisioninh Jaringan di Palasari
    • Mengenang Muaz HD, Legislator PKS yang Mengabdikan Hidup untuk Dakwah dan Pelayanan Publik
    • Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
    • Jenal Mutaqin Sampaikan Keseriusan Pemkot Tangani Pendidikan
    • Pemkot Bogor Raih Predikat WTP ke-10 Kali
    • 120 Anggota DWP Kota Bogor Ikuti Pelatihan Kreativitas Kain Perca
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Hari Batik Nasional » Meriahkan WWD dan Hari Batik, Ibu-ibu Jalan Kaki Kenakan Kain Batik
    Hari Batik Nasional

    Meriahkan WWD dan Hari Batik, Ibu-ibu Jalan Kaki Kenakan Kain Batik

    4 Oktober 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Peringatan World Walking Day (WWD) atau Hari berjalan Kaki Sedunia pertama di Indonesia sukses digelar di Kota Bogor, Minggu (2/10/2022).

    Event Nasional yang diikuti ribuan peserta dari semua elemen masyarakat ini tidak hanya sekedar berjalan kaki dari GOR Pajajaran ke Lapangan Sempur. Lebih dari itu, ribuan peserta WWD dari berbagai komunitas juga turut merayakan Hari Batik Nasional dengan memakai kain batik dan aksesoris batik.

    “Kami ibu-ibu dari Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia Cabang Bogor sangat senang bisa bergabung di acara ini. Hari ini kami memakai kebaya dan karena bertepatan dengan Hari Batik kami memakai kain batik,” ujar Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Cabang Bogor, Sitawati Ken Utami.

    Sita akrab disapa mengatakan, 50 anggota PBI yang ikut berpartisipasi di WWD memakai kain batik yang nyaman untuk kondisi di lapangan dan sepatu olahraga. Pihaknya memang sudah terbiasa berkegiatan dan berpartisipasi di berbagai kegiatan dengan memakai kebaya dan kain batik.

    “Di acara ini kami sekaligus mengajak masyarakat dan anak muda bisa lebih sering memakai kebaya, karena berjalan kaki dengan kebaya masih tetap nyaman,” tuturnya.

    PBI kata Sita, baru saja mengadakan acara Kebaya Goes to Campus di Fisip UI dan berencana akan membuat acara serupa di Bogor.

    Tak hanya itu, di momentum hari batik Nasional ini pihaknya semakin gencar untuk membawa kebaya ke UNESCO untuk ditetapkan sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi seperti halnya UNESCO menetapkan Batik sebagai warisan budaya Indonesia pada 2009 silam.

    “Berbagai kegiatan sudah kami laksanakan mulai dari event, kajian dan meminta dukungan kebijakan pemerintah. Saat ini sudah tahap pembahasan di Kemendikbud Ristek. Jadi semakin banyak warga yang pakai kebaya akan jadi penilaian juga dari UNESCO,” tegasnya.

    Di tempat yang sama, Ketua Koalisi Pejalan Kaki Bogor (KPKB) Irma Kusumawati mengatakan, pihaknya sangat antusias sekaligus bangga dengan kegiatan WWD. Selain karena kegiatan seperti ini sudah cukup lama tidak ada, juga karena bisa berjalan kaki jarak terpendek bersama-sama dengan memakai aksesoris batik di hari Batik Nasional.

    “Rutenya kan tidak terlalu jauh, banyak warga yang antusias ikut, ini jadi permulaan dan momentum yang baik, karena kami di WWD tidak hanya berjalan kaki saja tapi juga melakukan sosialisasi dan edukasi ke warga,” jelasnya.

    Ia menuturkan, sejauh ini berdasarkan pengamatannya, warga Bogor semangat berjalan kakinya baru terbatas di Sabtu dan Minggu saja. Sementara untuk berjalan kaki dari rumah ke kantor atau di hari kerja belum banyak yang melakukan karena berbagai hal.

    “Jadi kondisi jalan di Kota Bogor ini serba nanggung, kalau jalan kaki lumayan jauh tapi kalau naik angkot terlalu dekat ditambah Bogor kota hujan, jadi kalau jalan kaki saat hujan susah cari tempat teduhnya,” katanya.

    Meski begitu, ia mengakui infrastruktur pedestrian yang ada di Kota Bogor sudah jauh lebih baik dan lebih nyaman. Ia pun berharap sebagai warga Bogor siapapun nanti pemimpinnya tetap melanjutkan pembangunan pedestrian dan warga bisa memelihara pedestrian.

    “Harus bisa memelihara infrastrukturnya, yang tidak berhak di trotoar jangan malah menempati trotoar, sementara kenyamanan pejalan kaki jadi diabaikan,” katanya.

    Bima Arya Irma Kusumawati Ridwan Kamil Sitawati Ken Utami
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Inflasi

    Tekan Inflasi, Yayasan Serasi Gelar Bazar Sembako Murah

    1 September 2023
    Ekonomi

    TPID Kota Bogor Segera Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi

    15 November 2022

    Walikota Belum Keluarkan Izin Penebangan Pohon Depan Boxies Mall

    21 Januari 2020
    Kesehatan

    Tidak Diberikan Kelonggaran Soal Kebijakan PPKM, Bima Protes Ke Menteri

    18 Agustus 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.