Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Ajak Warga Budayakan Berolahraga dan Dukung Atlet di Porprov XV   
    • Adu Inovasi di Bogor Innovation Award 2026
    • Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    • Pengusaha Ojol Sepakat Tindak Mitra yang Langgar Lalu Lintas
    • Pemkot Distribusikan 190.150 Masker ke Kantor Kecamatan Hingga Posyandu
    • Hadapi Sebaran Abu Vulkanik, Pemkot Bogor Perkuat Penanganan dan Perlindungan Kesehatan Warga
    • Satresnarkoba Polresta Bogor Kota Amankan 18 Kg Ganja, Kurir Lintas Provinsi Berhasil Dibekuk
    • Pemkot Bogor Keluarkan Kebijakan PJJ, Walikota Dedie A. Rachim : Kesehatan dan Keselamatan Anak adalah Prioritas Utama
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Kampung Perca » Mengenal Lebih dekat Kampung Perca Sindang Rasa Kota Bogor
    Kampung Perca

    Mengenal Lebih dekat Kampung Perca Sindang Rasa Kota Bogor

    29 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Ubah Limbah Jadi Berkah

    Mungkin tak semua tahu, jika di Kota Bogor ada sebuah kampung yang memiliki potensi jasa maupun wisata di satu lokasi. Kota Bogor di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, memang tengah giat-giatnya membangkitkan potensi wisata ataupun jasanya terutama sejak pandemi covid 19 melanda 2 tahun ke belakang.

    Sebut saja Kampung Perca, kampung yang berlokasi di Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor ini memiliki potensi luar biasa yang patut diacungi jempol. Kampung yang berdiri di tengah menurunnya tingkat perekonomian masyarakat dunia, termasuk Kota Bogor akibat pandemi covid 19 layak menjadi percontohan wilayah lain.

    Latar belakang lahirnya Kampung Perca pun tak lepas dari kebijakan pemerintah menerapakan pembatasan mobilitas warga saat pandemi covid. Hal ini menyebabkan melambatnya aktivitas perekonomian masyarakat, bahkan PHK terjadi dimana-dimana. Menurut hasil survey Bagian Perekonomian Pemkot Bogor, sebanyak 1.154 Kepala Keluarga (KK) di Kota Bogor perekonomian keluarganya terdampak akibat covid 19.

    Di Kelurahan Sindang Sari yang merupakan lokasi Kampung Perca berada, terdapat peningkatan jumlah pengangguran menjadi 52,75 persen. Dari 182 menjadi 278 orang yang tidak bekerja, dan kemiskinan meningkat menjadi 105 persen dari 581 menjadi 1.190 kepala keluarga. Melihat kondisi tersebut perlu dicari solusi, hingga akhirnya dilakukanlah Rembug Warga untuk menciptakan

    peluang usaha berdasarkan potensi yang dimiliki. Sampah limbah kain menjadi sorotan dalam rembug warga tersebut, hingga tercetus ide untuk mengembangkan limbah kain menjadi bernilai.

    Berbekal pinjaman mesin jahit dari PT HAS (Harapan Antar Sesama) milik Mardiyanto (warga), dan keuletan Ibu Lurah  Sindang Rasa dan ide Ibu RW 01 yang mengajarkan 15 warga untuk menjahit selama 2 bulan. Akhirnya lahirlah berbagai produk dari limbah kain perca berupa, taplak, masker dan keset rool. Limbah kain pun mulai menghasilkan pendapatan meski nilainya tak besar. Pemerintah Kota dan wilayahpun mulai terpikirkan untuk membuat skala usaha lebih besar, hingga akhirnya tercetuslah membuat Kampung Perca yang melibatkan lebih banyak warga. Dan diharapkan bisa menggerakan perekonomian warga lebih banyak.

    Kolaborasi pun dilakukan Pemkot Bogor, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan stakeholder untuk memecahkan masalah kualitas, sarana prasarana, pemasaran, modal usaha dan workshop gelar karya.

    Menurut Ketua Dekranasda Kota Bogor Yane Andrian Sugiarto, Kampung Perca didirikan dengan tujuan menggerakan eksisting masyarakat berdasarkan potensi sumber daya lokal yang ada. Merubah limbah perca menjadi produk bernilai ekonomi, dan menjadikan kampung perca sebagai tempat wisata belanja.

    “Kami berharap kampung perca bisa mejadi salah satu daya ungkit terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi recovery Kota Bogor,” kata Yane.

    Kolaborasi Pemkot Bogor, Dekranasda Kota Bogor dan stakeholder pun menghasilkan ide-ide brilian. Mulai dari ide mendekor kampung perca hingga membuat gerbang, pop up store yang bisa untuk berjualan pendukung kampung perca seperti food and beverage dan rumah galeri. Bukan itu saja, jenis produk yang dihasilkan dari limbah perca pun makin berkualitas dan beragam. Mulai dari celemek, sajadah, tas selempang, sarung tangan masak dan berkebun, keset serta taplak. Hingga produk premium hasil kolaborasi dengan Adrie Basuki untuk menyediakan produk perca berkelanjutan, seperti busana pria dan wanita, dan lain sebagainya.

    Komitmen Pemkot Bogor dan Dekranasda serta stakeholder untuk mendukung Kampung Perca tak main-main, produk kampung perca kini bisa anda temukan di Pusat Kerajinan Dekranasda di Jalan Binamarga No 1 dan di Galeri Dekranasda Kota Bogor Mall Botani Square.

    Semoga kampung perca ini bisa terus berkembang dan menopang perekonomian masyarakat, hingga mempercepat upaya pemulihan ekonomi Kota Bogor.

    Bima Arya Pemkot Bogor Yane Ardian
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Sempat Terisolasi Karena Material Longsor, Akses Penghubung di Desa Pancawati Sudah Bisa Dilalui

    22 September 2020
    Kota Bogor

    Didukung 85 Persen Suara, Sekum HIPMI Kota Bogor Maju Jadi Calon Ketua Umum

    11 Juni 2025
    Kota Bogor

    Rampung Dibahas, Perda Penyelenggaraan Ekonomi Kreatif Jadi Kado HJB ke-544

    12 Juni 2026
    Kota Bogor

    10 Nama Rebutkan Posisi Kepala Dinas di Lingkup Pemkot Bogor

    7 April 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Daerah

    Ceu Atty Ajak Warga Bogor Belanja di Warung Tetangga untuk Dukung UMKM

    16 Juli 2026

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan…

    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.