Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Matangkan Venue dan Maksimalkam Anggaran, Kota Bogor Pastilan Kesiapan Porprov XV 2026 Jabar
    • Pemkot Bogor Akan Kirim Karyawan Perumda Tirta Pakuan untuk Belajar Pengurangan Kehilangan Air di Korea
    • Banu Bagaskara Ajak Generasi Muda Suarakan Aspirasi Lewat Merah Muda Fest
    • ‎‎Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda
    • EIGER Nature Resmi Dibuka di Bogor, Hadirkan Wisata Petualangan Berbasis Konservasi
    • Gandeng Cipayung Plus, Polresta Bogor Kota Gelar Aksi Peduli Bencana Kemanusiaan
    • Semarak Sumpah Pemuda, Wanoja Kota Bogor Gelar Aksi Kemanusiaan
    • Jadi Venue Tenis Meja di Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Lakukan Percepatan Persiapan GOR Yasmin
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Kampung Perca » Mengenal Lebih dekat Kampung Perca Sindang Rasa Kota Bogor
    Kampung Perca

    Mengenal Lebih dekat Kampung Perca Sindang Rasa Kota Bogor

    29 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Ubah Limbah Jadi Berkah

    Mungkin tak semua tahu, jika di Kota Bogor ada sebuah kampung yang memiliki potensi jasa maupun wisata di satu lokasi. Kota Bogor di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, memang tengah giat-giatnya membangkitkan potensi wisata ataupun jasanya terutama sejak pandemi covid 19 melanda 2 tahun ke belakang.

    Sebut saja Kampung Perca, kampung yang berlokasi di Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor ini memiliki potensi luar biasa yang patut diacungi jempol. Kampung yang berdiri di tengah menurunnya tingkat perekonomian masyarakat dunia, termasuk Kota Bogor akibat pandemi covid 19 layak menjadi percontohan wilayah lain.

    Latar belakang lahirnya Kampung Perca pun tak lepas dari kebijakan pemerintah menerapakan pembatasan mobilitas warga saat pandemi covid. Hal ini menyebabkan melambatnya aktivitas perekonomian masyarakat, bahkan PHK terjadi dimana-dimana. Menurut hasil survey Bagian Perekonomian Pemkot Bogor, sebanyak 1.154 Kepala Keluarga (KK) di Kota Bogor perekonomian keluarganya terdampak akibat covid 19.

    Di Kelurahan Sindang Sari yang merupakan lokasi Kampung Perca berada, terdapat peningkatan jumlah pengangguran menjadi 52,75 persen. Dari 182 menjadi 278 orang yang tidak bekerja, dan kemiskinan meningkat menjadi 105 persen dari 581 menjadi 1.190 kepala keluarga. Melihat kondisi tersebut perlu dicari solusi, hingga akhirnya dilakukanlah Rembug Warga untuk menciptakan

    peluang usaha berdasarkan potensi yang dimiliki. Sampah limbah kain menjadi sorotan dalam rembug warga tersebut, hingga tercetus ide untuk mengembangkan limbah kain menjadi bernilai.

    Berbekal pinjaman mesin jahit dari PT HAS (Harapan Antar Sesama) milik Mardiyanto (warga), dan keuletan Ibu Lurah  Sindang Rasa dan ide Ibu RW 01 yang mengajarkan 15 warga untuk menjahit selama 2 bulan. Akhirnya lahirlah berbagai produk dari limbah kain perca berupa, taplak, masker dan keset rool. Limbah kain pun mulai menghasilkan pendapatan meski nilainya tak besar. Pemerintah Kota dan wilayahpun mulai terpikirkan untuk membuat skala usaha lebih besar, hingga akhirnya tercetuslah membuat Kampung Perca yang melibatkan lebih banyak warga. Dan diharapkan bisa menggerakan perekonomian warga lebih banyak.

    Kolaborasi pun dilakukan Pemkot Bogor, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan stakeholder untuk memecahkan masalah kualitas, sarana prasarana, pemasaran, modal usaha dan workshop gelar karya.

    Menurut Ketua Dekranasda Kota Bogor Yane Andrian Sugiarto, Kampung Perca didirikan dengan tujuan menggerakan eksisting masyarakat berdasarkan potensi sumber daya lokal yang ada. Merubah limbah perca menjadi produk bernilai ekonomi, dan menjadikan kampung perca sebagai tempat wisata belanja.

    “Kami berharap kampung perca bisa mejadi salah satu daya ungkit terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi recovery Kota Bogor,” kata Yane.

    Kolaborasi Pemkot Bogor, Dekranasda Kota Bogor dan stakeholder pun menghasilkan ide-ide brilian. Mulai dari ide mendekor kampung perca hingga membuat gerbang, pop up store yang bisa untuk berjualan pendukung kampung perca seperti food and beverage dan rumah galeri. Bukan itu saja, jenis produk yang dihasilkan dari limbah perca pun makin berkualitas dan beragam. Mulai dari celemek, sajadah, tas selempang, sarung tangan masak dan berkebun, keset serta taplak. Hingga produk premium hasil kolaborasi dengan Adrie Basuki untuk menyediakan produk perca berkelanjutan, seperti busana pria dan wanita, dan lain sebagainya.

    Komitmen Pemkot Bogor dan Dekranasda serta stakeholder untuk mendukung Kampung Perca tak main-main, produk kampung perca kini bisa anda temukan di Pusat Kerajinan Dekranasda di Jalan Binamarga No 1 dan di Galeri Dekranasda Kota Bogor Mall Botani Square.

    Semoga kampung perca ini bisa terus berkembang dan menopang perekonomian masyarakat, hingga mempercepat upaya pemulihan ekonomi Kota Bogor.

    Bima Arya Pemkot Bogor Yane Ardian
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Masih Status PDP, Lima Orang Meninggal Dunia

    27 Maret 2020
    Kesehatan

    BIAN di Kota Bogor, Targetkan 54.281 Anak

    5 Agustus 2022
    Kesehatan

    Operasional Biskita Dihentikan Sementara, Dewan Segera Panggil Pemkot Bogor dan PDJT

    3 Januari 2022
    Kota Bogor

    Tinjau Masjid Agung, Atang Minta Pekerjaan Perhatikan Kualitas dan Selesai Tepat Waktu

    23 Desember 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Perda Disahkan, Bima Arya : Biskita Trans Pakuan Bisa Disubsidi APBD

    5 April 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Trans Pakuan dan Kodjari menggelar pres conference…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2023

    15 Juli 2022

    Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon…

    Ekonomi

    DPC IWAPI Kota Bogor Terus Dorong Pengembangan UMKM

    30 September 2022

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025

    BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi ke dua pangkalan Liquefied…

    Ekonomi

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bogor

    31 Oktober 2025

    BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial…

    Daerah

    Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

    30 Juni 2026

    BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.