Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Festival Merah Putih 2026 Dimulai, Bogor Perkuat Nasionalisme Lewat 17 Rangkaian Kegiatan
    • Aklamasi di Musda XI, Rusli Prihatevy Dituntut Jaga Soliditas dan Dongkrak Kursi Golkar Kota Bogor
    • Optimalkan Pemanfaatan, Tanah Pengganti Aset Daerah Jadi Lokasi PSEL
    • Pendaftaran Calon Ketua Ditutup, Rusli Prihatevy Jadi Satu-satunya Calon Ketua DPD Golkar Kota Bogor
    • Polresta Bogor Kota Ungkap 61 Kasus Narkoba dan Amankan 68 Tersangka
    • Muscab VII Hiswana Migas Bogor Raya, Pasokan BBM dan LPG Subsidi Jadi Sorotan
    • Resmi Dibuka, Pendaftaran Calon Ketua DPD Golkar Hanya 44 Jam
    • Kelurahan Kedung Badak Petakan Persoalan Wilayah, Banjir dan Sampah Jadi Perhatian
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Kampung Perca » Mengenal Lebih dekat Kampung Perca Sindang Rasa Kota Bogor
    Kampung Perca

    Mengenal Lebih dekat Kampung Perca Sindang Rasa Kota Bogor

    29 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Ubah Limbah Jadi Berkah

    Mungkin tak semua tahu, jika di Kota Bogor ada sebuah kampung yang memiliki potensi jasa maupun wisata di satu lokasi. Kota Bogor di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, memang tengah giat-giatnya membangkitkan potensi wisata ataupun jasanya terutama sejak pandemi covid 19 melanda 2 tahun ke belakang.

    Sebut saja Kampung Perca, kampung yang berlokasi di Kelurahan Sindangsari Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor ini memiliki potensi luar biasa yang patut diacungi jempol. Kampung yang berdiri di tengah menurunnya tingkat perekonomian masyarakat dunia, termasuk Kota Bogor akibat pandemi covid 19 layak menjadi percontohan wilayah lain.

    Latar belakang lahirnya Kampung Perca pun tak lepas dari kebijakan pemerintah menerapakan pembatasan mobilitas warga saat pandemi covid. Hal ini menyebabkan melambatnya aktivitas perekonomian masyarakat, bahkan PHK terjadi dimana-dimana. Menurut hasil survey Bagian Perekonomian Pemkot Bogor, sebanyak 1.154 Kepala Keluarga (KK) di Kota Bogor perekonomian keluarganya terdampak akibat covid 19.

    Di Kelurahan Sindang Sari yang merupakan lokasi Kampung Perca berada, terdapat peningkatan jumlah pengangguran menjadi 52,75 persen. Dari 182 menjadi 278 orang yang tidak bekerja, dan kemiskinan meningkat menjadi 105 persen dari 581 menjadi 1.190 kepala keluarga. Melihat kondisi tersebut perlu dicari solusi, hingga akhirnya dilakukanlah Rembug Warga untuk menciptakan

    peluang usaha berdasarkan potensi yang dimiliki. Sampah limbah kain menjadi sorotan dalam rembug warga tersebut, hingga tercetus ide untuk mengembangkan limbah kain menjadi bernilai.

    Berbekal pinjaman mesin jahit dari PT HAS (Harapan Antar Sesama) milik Mardiyanto (warga), dan keuletan Ibu Lurah  Sindang Rasa dan ide Ibu RW 01 yang mengajarkan 15 warga untuk menjahit selama 2 bulan. Akhirnya lahirlah berbagai produk dari limbah kain perca berupa, taplak, masker dan keset rool. Limbah kain pun mulai menghasilkan pendapatan meski nilainya tak besar. Pemerintah Kota dan wilayahpun mulai terpikirkan untuk membuat skala usaha lebih besar, hingga akhirnya tercetuslah membuat Kampung Perca yang melibatkan lebih banyak warga. Dan diharapkan bisa menggerakan perekonomian warga lebih banyak.

    Kolaborasi pun dilakukan Pemkot Bogor, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan stakeholder untuk memecahkan masalah kualitas, sarana prasarana, pemasaran, modal usaha dan workshop gelar karya.

    Menurut Ketua Dekranasda Kota Bogor Yane Andrian Sugiarto, Kampung Perca didirikan dengan tujuan menggerakan eksisting masyarakat berdasarkan potensi sumber daya lokal yang ada. Merubah limbah perca menjadi produk bernilai ekonomi, dan menjadikan kampung perca sebagai tempat wisata belanja.

    “Kami berharap kampung perca bisa mejadi salah satu daya ungkit terhadap akselerasi pertumbuhan ekonomi recovery Kota Bogor,” kata Yane.

    Kolaborasi Pemkot Bogor, Dekranasda Kota Bogor dan stakeholder pun menghasilkan ide-ide brilian. Mulai dari ide mendekor kampung perca hingga membuat gerbang, pop up store yang bisa untuk berjualan pendukung kampung perca seperti food and beverage dan rumah galeri. Bukan itu saja, jenis produk yang dihasilkan dari limbah perca pun makin berkualitas dan beragam. Mulai dari celemek, sajadah, tas selempang, sarung tangan masak dan berkebun, keset serta taplak. Hingga produk premium hasil kolaborasi dengan Adrie Basuki untuk menyediakan produk perca berkelanjutan, seperti busana pria dan wanita, dan lain sebagainya.

    Komitmen Pemkot Bogor dan Dekranasda serta stakeholder untuk mendukung Kampung Perca tak main-main, produk kampung perca kini bisa anda temukan di Pusat Kerajinan Dekranasda di Jalan Binamarga No 1 dan di Galeri Dekranasda Kota Bogor Mall Botani Square.

    Semoga kampung perca ini bisa terus berkembang dan menopang perekonomian masyarakat, hingga mempercepat upaya pemulihan ekonomi Kota Bogor.

    Bima Arya Pemkot Bogor Yane Ardian
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Blok F Trade Center Diresmikan, Wali Kota Ingin Semua Pihak Bersinergi

    4 Juni 2021
    Jawa Barat

    Pemkot Bogor Dukung Festival Radio Bogor 2022

    4 Juli 2022
    Kota Bogor

    Antisipasi Gelombang Ketiga, Atang Dorong Vaksinasi Tembus 90 Persen di Akhir Tahun

    29 November 2021
    Kota Bogor

    Rekomendasi DPRD Dikabulkan Pemkot Bogor, Relokasi PKL Pedati dan Lawang Saketeng Ditunda

    6 Maret 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.