Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
    • Dedie Rachim Kukuhkan Kontingen Kota Bogor Untuk Porprov Jabar 2026, Target 100 Emas
    • Malam Pergantian Tahun, Polisi Lakukan Penyekatan Pengamanan Berlapis
    • Dedie Rachim Tinjau Rehabilitasi Kawasan GOR Pajajaran
    • Jenal Mutaqin Apresiasi Peran Ibu dan Perempuan dalam Kehidupan Berkeluarga dan Pembangunan
    • Jaringan Intelektual Muda Bogor Gelar KEMAN, Rawat Masjid dan Kepedulian Sosial Umat Beragama
    • Jaringan Intelektual Muda Bogor Gelar ABELS, Edukasi Kesiapsiagaan Bencana dan Kesadaran Sosial di Sekolah
    • Badan Gizi Nasional Percepat Program Makan Bergizi Gratis, Serap Anggaran hingga Rp85 Triliun
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Kabupaten Bogor » Ketua Repdem Kabupaten Bogor Desak Kepsek SMKN Cariu Tidak Tahan Ijazah Alumninya
    Ijazah

    Ketua Repdem Kabupaten Bogor Desak Kepsek SMKN Cariu Tidak Tahan Ijazah Alumninya

    29 September 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sejumlah mantan peserta didik atau alumni SMKN Cariu, Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor dimulai lulusan tahun 2018 diketahui ijazahnya ditahan oleh pihak sekolah.

    Meski diketahui siswa tersebut didominasi dari keluarga miskin, namun disinyalir pihak sekolah memberlakukan ketentuan dengan menebus ijazah dengan kisaran rata-rata Rp3 juta.

    Hal itu disampaikan Ketua Repdem Kabupaten Bogor, Dody Achdi Suhada saat melakukan pendampingan salah satu siswa gakin.

    “Ironis, saat Pemprov Jawa Barat sudah memberlakukan sekolah negeri gratis. Tapi, kenapa SMK Cariu malah memberlakukan aturan wajib bayar penebusan ijazah? Apakah sekolah negeri tersebut tidak mendapat bantuan dari pemerintah artau pemerintah daerah?,” kata Dodi yang sebelumnya sudah ikut melakukan mediasi bertemu Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri Cariu 1, Azhar, Kamis (29/9/2022).

    Dia menyampaikan kekecewaannnya, karena diduga ada sekitar ratusan siswa yang saat ini ijazahnya masih ditahan.

    “Info yang saya dapat, diduga ada kisaran 200 an siswa dari lulusan tahun 2018, yang ijazahnya belum ditebus. Sementara, dilingkungan Cariu ini, orangtua siswa umumnya bekerja sebagai buruh serabutan hingga petani. Jika harus membayar Rp3 jutaan, di zaman sulit saat ini, tentu akan sangat memberatkan mereka,” kesalnya.

    Pria yang berprofesi sebagai arsitek sekaligus Wakil Ketua DPN Repdem ini melanjutkan, yang ia tahu Pemprov Jabar, sudah mengalokasikan anggaran Rp 1,4 triliun untuk membebaskan iuran bulanan peserta didik (IBPD) SMA dan sederajat sejak 2020 lalu.

    Jumlah sekolah yang iuran bulannya digratiskan di Jabar ada 835 sekolah SMA sederajat termasuk SLB. Diketahui jumlah siswanya mencapai 759 ribu orang.

    “Nah, sekolah kan sudah dapat bantuan dari Pemprov Jabar, belum lagi dana BOS, kenapa ijazah masih ditahan? Saat saya bertemu Wakepsek Azhar, dia berdalih, uang tersebut untuk pembangunan rumah ibadah dilingkungan sekolah. Saya tak tahu, benar atau tidaknya, dan setahu saya penahan ijzah tak dilazimkan. Kan kasihan, siswa gakin jika harus membayar uang tebusan,” tuturnya.

    Dody juga menyampaikan, dirinya telah menemui pihak sekolah yang diwalili Wakepsek SMKN Cariu.

    Menurut informasi, salah satu alumni angkatan 2018, Ega Wiranto, warga Kecamatan Sukamakmur ijazahnya telah diberikan cuma-cuma.

    “Pagi ini saya dikabari, alumni SMKN Cariu Ega sudah bisa mengambil ijazah, gratis. Tapi, harapan saya, berlakukan juga hal itu kepada alumnis siswa didik SMKN Cariu yang lainnya. Kasihan mereka, karena yang saya ketahui, orangtua mereka umumnya berlatarbelakang ekonomi kelas tiga. Dan, saya akan bersurat ke Disdik Jabar, DPR hingga Presiden RI untuk mempertanyakan soal penahanan ijazah yang terjadi di SMKN 1 Cariu,” tandas Dodi.

    Dilansir dari media online, Wakepsek SMKN Cariu I, Azhar, melalui telepon genggam dan whatsapp tidak memberikan respons.

    Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan SMK Dinas Pendidikan Jabar, Eddy Purwanto mengatakan saat ini, tidak ada lagi istilah sekolah menahan ijazah. Karena, iuran siswa untuk biaya operasional sudah dicover oleh bantuan operasional pendidikan daerah (BOPD) dari provinsi dan BOS dari pusat.

    “Imejnya bahwa sekolah masih menahan ijazah sekarang masih ada. Makanya kita menyampaikan kepada masyarakat sekolah tidak menahan ijazah. Silakan para lulusan bisa langsung datang ke sekolah, dicap tiga jari dan bisa langsung mengambil ijazah,” paparnya.

    Dody Achdi Suhada Eddy Purwanto Pemprov SMKN Cariu
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Inflasi

    Tekan Inflasi, Yayasan Serasi Gelar Bazar Sembako Murah

    1 September 2023
    Kesehatan

    Soal Izin Minol, Atty Somaddikarya Desak Dinas Serahkan Data Akurat Pelaku Usaha yang Kantongi Izin

    27 Januari 2022
    Kota Bogor

    Penghujung Tahun, TPID Gelar Operasi Pangan Murah

    31 Desember 2021
    Kesehatan

    Atty Somaddikarya Ingin Anggaran Tiap Kecamatan Diatas Rp50 Miliar

    27 November 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Bogor

    Kendalikan Inflasi, DinKUKM Dagin Kota Bogor dan Warkum Gelar Pasar Murah

    15 September 2022

    Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DinKUKM Dagin) Kota Bogor bekerjasama dengan Warung Kumpulan (Warkum)…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.