Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Menteri LH Minta Daerah yang Melaksanakan PSEL Siapkan Pemilahan Sampah dari Hulu Secara Masif
    • Kembangkan Berbagai Potensi Wilayah, Sukasari Jadi Pusat Perekonomian Urban Bogor Timur
    • Tata Wajah Taman Heulang, Pemkot Bogor Gelar Korve dan Siapkan Kawasan Kuliner
    • Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar
    • Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah
    • Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
    • Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang
    • Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Hadirkan Solusi Ketahanan Infrastruktur di Tengah Perubahan Iklim, Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah
    Kota Bogor

    Hadirkan Solusi Ketahanan Infrastruktur di Tengah Perubahan Iklim, Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah

    11 Maret 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Peningkatan curah hujan ekstrem dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko tanah bergerak dan longsor di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini terutama terjadi di kawasan dengan karakter tanah gambut dan lempung yang memiliki daya dukung rendah serta mudah mengalami retak dan penurunan ketika kadar air meningkat.

    Situasi tersebut membuat penguatan fondasi menjadi faktor penting dalam pembangunan infrastruktur yang mampu beradaptasi dengan dampak perubahan iklim. Apalagi, wilayah dengan karakter tanah lunak diperkirakan mencakup sekitar 10 persen dari total daratan Indonesia.

    Menjawab tantangan tersebut, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengembangkan inovasi stabilisasi tanah (soil stabilization) guna memperkuat ketahanan infrastruktur di tengah perubahan iklim. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari kolaborasi strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang yang menghadirkan transfer teknologi serta pengalaman dalam menghadapi tantangan geoteknik.

    Kerja sama tersebut dilakukan bersama induk usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui perluasan kemitraan strategis yang telah terjalin sejak 2021. Perjanjian bisnis itu ditandatangani di Tokyo pada Januari 2026 oleh lima entitas dari SIG Group dan Taiheiyo Cement Group untuk mempercepat pengembangan bisnis di bidang stabilisasi tanah.

    Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan pembangunan infrastruktur yang tangguh harus dimulai dari fondasi yang kuat serta mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

    “Perubahan iklim menuntut pendekatan konstruksi yang lebih cermat sejak tahap perencanaan tanah dasar. Melalui inovasi solusi stabilisasi tanah, kami meningkatkan stabilitas struktural untuk ketahanan proyek dalam jangka panjang,” ujar Rizki Kresno dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (9/3/2026).

    Menurutnya, teknologi stabilisasi tanah dinilai lebih efisien dibandingkan metode konvensional seperti soil replacement dan vertical drain. Metode ini memungkinkan penggunaan tanah lunak yang sebelumnya tidak stabil di lokasi konstruksi.

    Selain mempercepat proses pembangunan, pendekatan tersebut juga mengurangi kebutuhan penanganan tanah berlebih sehingga lebih efisien dari sisi biaya serta berkelanjutan secara lingkungan.

    Melalui rekayasa stabilisasi tanah, kuat geser dan daya dukung tanah lunak dapat ditingkatkan secara lebih optimal dengan penggunaan material pengikat yang lebih efisien. Metode ini juga membantu meminimalkan risiko penurunan maupun pergeseran tanah sehingga memperpanjang usia layanan infrastruktur.

    Selain memperkuat aspek teknis, teknologi tersebut turut mendukung pembangunan rendah emisi karena penggunaan material menjadi lebih terukur. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda adaptasi perubahan iklim nasional.

    Solusi stabilisasi tanah yang dikembangkan Solusi Bangun Indonesia telah diterapkan pada proyek Tol Semarang–Solo Seksi Penggarong, wilayah yang memiliki karakter tanah lunak dan berpotensi mengalami penurunan permukaan.

    Melalui rekayasa stabilisasi tersebut, fondasi jalan diperkuat sehingga mampu menopang beban lalu lintas secara berkelanjutan sekaligus meminimalkan risiko kerusakan struktur di masa depan.

    Selain di proyek jalan tol, teknologi ini juga telah digunakan pada sejumlah proyek di Kalimantan yang memiliki karakter tanah lunak. Penerapannya juga terlihat pada pembangunan pergudangan, pusat perbelanjaan, serta fasilitas parkir di kawasan Cikarang dan Bekasi.

    Dengan inovasi stabilisasi tanah dan efisiensi penggunaan material, Solusi Bangun Indonesia berupaya menghadirkan fondasi pembangunan yang lebih kuat sekaligus mendukung ketahanan infrastruktur nasional di tengah dinamika perubahan iklim.

    Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Rizki Kresno Edhie Hambali
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Gandeng Bank, DMI Kota Bogor Sosialisikan Kredit Mesra

    16 November 2020
    Olahraga

    Comeback ke Milan, Ibra Pakai Nomor 21

    3 Januari 2020
    Budaya

    Museum Pajajaran Bakal jadi Pusat Edukasi Sejarah dan Budaya Jawa Barat

    17 Desember 2025
    Air bersih

    Selama Ramadan, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Pembayaran Rekening Air Untuk Masjid

    20 Maret 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Covid19

    Dalam Rangka Bukan Mutu Karantina, Masyarakat Diedukasi Soal Mutu Kualitas Ikan

    26 Mei 2021

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menghadiri Bulan Mutu Karantina 2021 di Danau LSI…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.