Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pesan Kepedulian dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
    • Dedie Rachim Apresiasi Pameran Edukasi Baitul Maqdis di Kota Bogor
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Hadirkan Solusi Ketahanan Infrastruktur di Tengah Perubahan Iklim, Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah
    Kota Bogor

    Hadirkan Solusi Ketahanan Infrastruktur di Tengah Perubahan Iklim, Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah

    11 Maret 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Peningkatan curah hujan ekstrem dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko tanah bergerak dan longsor di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini terutama terjadi di kawasan dengan karakter tanah gambut dan lempung yang memiliki daya dukung rendah serta mudah mengalami retak dan penurunan ketika kadar air meningkat.

    Situasi tersebut membuat penguatan fondasi menjadi faktor penting dalam pembangunan infrastruktur yang mampu beradaptasi dengan dampak perubahan iklim. Apalagi, wilayah dengan karakter tanah lunak diperkirakan mencakup sekitar 10 persen dari total daratan Indonesia.

    Menjawab tantangan tersebut, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengembangkan inovasi stabilisasi tanah (soil stabilization) guna memperkuat ketahanan infrastruktur di tengah perubahan iklim. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari kolaborasi strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang yang menghadirkan transfer teknologi serta pengalaman dalam menghadapi tantangan geoteknik.

    Kerja sama tersebut dilakukan bersama induk usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui perluasan kemitraan strategis yang telah terjalin sejak 2021. Perjanjian bisnis itu ditandatangani di Tokyo pada Januari 2026 oleh lima entitas dari SIG Group dan Taiheiyo Cement Group untuk mempercepat pengembangan bisnis di bidang stabilisasi tanah.

    Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan pembangunan infrastruktur yang tangguh harus dimulai dari fondasi yang kuat serta mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

    “Perubahan iklim menuntut pendekatan konstruksi yang lebih cermat sejak tahap perencanaan tanah dasar. Melalui inovasi solusi stabilisasi tanah, kami meningkatkan stabilitas struktural untuk ketahanan proyek dalam jangka panjang,” ujar Rizki Kresno dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (9/3/2026).

    Menurutnya, teknologi stabilisasi tanah dinilai lebih efisien dibandingkan metode konvensional seperti soil replacement dan vertical drain. Metode ini memungkinkan penggunaan tanah lunak yang sebelumnya tidak stabil di lokasi konstruksi.

    Selain mempercepat proses pembangunan, pendekatan tersebut juga mengurangi kebutuhan penanganan tanah berlebih sehingga lebih efisien dari sisi biaya serta berkelanjutan secara lingkungan.

    Melalui rekayasa stabilisasi tanah, kuat geser dan daya dukung tanah lunak dapat ditingkatkan secara lebih optimal dengan penggunaan material pengikat yang lebih efisien. Metode ini juga membantu meminimalkan risiko penurunan maupun pergeseran tanah sehingga memperpanjang usia layanan infrastruktur.

    Selain memperkuat aspek teknis, teknologi tersebut turut mendukung pembangunan rendah emisi karena penggunaan material menjadi lebih terukur. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda adaptasi perubahan iklim nasional.

    Solusi stabilisasi tanah yang dikembangkan Solusi Bangun Indonesia telah diterapkan pada proyek Tol Semarang–Solo Seksi Penggarong, wilayah yang memiliki karakter tanah lunak dan berpotensi mengalami penurunan permukaan.

    Melalui rekayasa stabilisasi tersebut, fondasi jalan diperkuat sehingga mampu menopang beban lalu lintas secara berkelanjutan sekaligus meminimalkan risiko kerusakan struktur di masa depan.

    Selain di proyek jalan tol, teknologi ini juga telah digunakan pada sejumlah proyek di Kalimantan yang memiliki karakter tanah lunak. Penerapannya juga terlihat pada pembangunan pergudangan, pusat perbelanjaan, serta fasilitas parkir di kawasan Cikarang dan Bekasi.

    Dengan inovasi stabilisasi tanah dan efisiensi penggunaan material, Solusi Bangun Indonesia berupaya menghadirkan fondasi pembangunan yang lebih kuat sekaligus mendukung ketahanan infrastruktur nasional di tengah dinamika perubahan iklim.

    Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Rizki Kresno Edhie Hambali
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Doa Bersama

    Peringati HUT RI 77, Pemerintah Kota Bogor dan Enam Pemuka Agama Gelar Do’a Bersama di Tugu Kujang

    17 Agustus 2022
    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025
    Kota Bogor

    Sidak Ke Pasar Anyar, Pj Wali Kota Klaim Inflasi di Kota Bogor Masih Stabil dan Terkendali

    1 September 2024
    Trending

    Perumda Tirta Pakuan Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif

    27 September 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.