Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Angkot Usia di Atas 20 Tahun Resmi Dilarang Beroperasi, Pemkot Bogor Mulai Penertiban
    • Rampung Dibahas, Perda Penyelenggaraan Ekonomi Kreatif Jadi Kado HJB ke-544
    • Pastikan Aliran Air Penuhi K-3, Tirta Pakuan Komisioninh Jaringan di Palasari
    • Mengenang Muaz HD, Legislator PKS yang Mengabdikan Hidup untuk Dakwah dan Pelayanan Publik
    • Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
    • Jenal Mutaqin Sampaikan Keseriusan Pemkot Tangani Pendidikan
    • Pemkot Bogor Raih Predikat WTP ke-10 Kali
    • 120 Anggota DWP Kota Bogor Ikuti Pelatihan Kreativitas Kain Perca
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » Jenal Mutaqin Soroti Bahaya Bullying
    Kota Bogor

    Jenal Mutaqin Soroti Bahaya Bullying

    10 September 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menghadiri kick off program Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sahabat Pelajar “My Buddy, Stop Bullying” di SMP Negeri 8, Selasa (9/9/2025).

    Program ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Yayasan Rumah Kedua untuk menekan angka kasus bullying di Kota Bogor.

    “Treatment anti-bullying memang sudah banyak dilakukan. Hari ini pun Satpol PP bersama Yayasan Rumah Kedua me-launching program anti-bullying yang merupakan implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum (Tibum),” ujar Jenal Mutaqin.

    Sekitar 230 siswa-siswi SMP Negeri 8 mengikuti pengarahan anti-bullying bersama para guru dan beberapa kepala sekolah di Kota Bogor.

    Banyak kejadian perundungan, sambung Jenal Mutaqin, berawal dari bahasa verbal. Untuk itu, ia mengingatkan keluarga sekolah untuk saling menjaga.

    “Ada 97 kasus di tahun 2025. Tentu ini akan kita identifikasi, apakah verbal atau ada hal-hal lain antarteman. Ada juga yang kasusnya berasal dari keluarga atau guru. Karena itu edukasi juga harus fokus,” tegasnya.

    “Bahaya bullying akan merusak mental korban dan menghambat penerimaan kurikulum pendidikan saat mereka melangsungkan kegiatan belajar,” sambung Jenal Mutaqin.

    Ketua Yayasan Rumah Kedua, Dewi Puspasari, menambahkan, dari tahun ke tahun ada perubahan perilaku perundungan. Yang paling terlihat kali ini berasal dari lingkungan pendidikan, bahkan dari tingkat sekolah dasar.

    “Kalau kita lihat, enam tahun terakhir ini, walaupun kita sudah gencar melakukan sosialisasi, angkanya selalu naik 15 persen. Yang mengkhawatirkan adalah kasus-kasus yang tidak terdata,” ungkap Dewi.

    Kasus perundungan yang terjadi juga tidak hanya dilakukan oleh para siswa, tetapi juga tenaga pendidik. Hal itu bisa mencoreng nama baik sekolah dan Kota Bogor.

    “Kami menyediakan hotline center melalui WhatsApp agar siswa bisa berani bicara. Harus begitu, karena sebagian besar kasus biasanya berawal dari bullying,” tutupnya.

    Bullying Dewi Puspasari Jenal Mutaqin Kasus Bullying di Sekolah Ketua Yayasan Rumah Kedua Pemkot Bogor Satpol PP Kota Bogor Wakil walikota Bogor Yayasan Rumah Kedua
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Polisi Buru Dalang Penembakan Juru Parkir di Pasar Mawar Bogor

    4 Februari 2025
    Kota Bogor

    Sidak Minyakita, Bima Arya Cek Ketersediaan dan Tertibkan Distribusi Sesuai Surat Edaran Mendag

    10 Februari 2023

    Imbauan Pemerintah Kota Bogor kepada ODHIV

    23 Desember 2025
    Kota Bogor

    Denny Mulyadi Soroti Pentingnya Adab bagi Generasi Muda

    26 Januari 2026
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.