Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Jaga Peninggalan Sejarah, JKPI Jalin MoU Dengan ANRI dan Perpusnas
    Kesehatan

    Jaga Peninggalan Sejarah, JKPI Jalin MoU Dengan ANRI dan Perpusnas

    11 Februari 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama yang digelar secara virtual, Rabu (9/2/2022).

    Penandatanganan MoU ini dalam rangka menjaga fisik peninggalan sejarah sekaligus menguatkan literasi wawasan pusaka dan pendokumentasian sejarah.

    Ketua Presidium JKPI, Bima Arya mengatakan, pada pekan lalu ia berkesempatan datang ke Mojokerto mengunjungi situs Trowulan dan untuk pertama kalinya menyaksikan jejak-jejak kebesaran kerajaan Majapahit di sana.

    Hal itu, menyadarkan kembali betapa di satu sisi bangga namun di sisi lain ada pekerjaan rumah atau PR yang sangat besar. Tidak saja menjaga fisik peninggalan sejarah tetapi juga melakukan pendokumentasian, pencatatan pengkajian dan seluruh hal-hal yang berkaitan dengan peninggalan pusaka Indonesia.

    “JKPI sejatinya tidak hanya berkutat pada aspek menjaga peninggalan pusaka secara fisik saja, yang sebenarnya juga ini bukan tugas mudah karena di banyak daerah peninggalan pusaka dilibas demi kepentingan komersil dan bisnis dengan dalil untuk PAD,” ujar Bima Arya.

    Wali Kota Bogor ini mengatakan, padahal jika ingin berpikir cerdas dan strategis nilai dari warisan pusaka ini lebih dari sekedar mendirikan pusat-pusat ekonomi, seperti mal, hotel dan lainnya secara jangka panjang. Ditambah banyak daerah belum memiliki peraturan yang memungkinkan untuk menegakkan otoritas pemerintah menjaga warisan budaya.

    “Ini PR JKPI yang utama, tidak hanya menjaga fisik, jauh lebih signifikan yakni memahami konteks nilai warisan sejarah budaya. Ini yang sering disuarakan pengamat, budayawan, sejarah bukan hanya untuk turis, peninggalan pusaka bukan soal destinasi, tapi ini nilai yang dilestarikan dari masa ke masa, dari masa lalu untuk masa depan,” tegasnya.

    Ia menuturkan, MoU hari ini penting dalam konteks bagaimana bisa menjaga pusaka secara fisik tapi juga menguatkan literasi wawasan pusaka, melakukan pendokumentasian sejarah sehingga bisa terus melakukan pengembangan dan penelusuran. Mengingat sejarah tidak pernah berhenti, tidak akan habis untuk ditelusuri dan tidak akan kekurangan nilai yang dicari.

    “MoU ini bukan saja menjadi dasar bagi kita melakukan penukaran dan penambahan dokumen, tapi juga sebagai peningkatan kapasitas JKPI dan ASN untuk terus mengasah kapasitas yang terkait nilai pusaka, capacity building, pengembangan jejaring nasional dan internasional,” imbuhnya.

    Ia pun berharap ini akan menjadi etalase bagi arsip-arsip perpustakaan di daerah. Pihaknya ingin setiap daerah bisa menjadikan literatur pusaka sebagai etalase di kota masing-masing agar memicu keingintahuan untuk terus menelusuri naskah-naskah lama. Di Kota Bogor pun terus berkutat mencari dan menggali jejak-jejak masa lalu.

    “Baru-baru ini ada penemuan situs lama di Bogor Selatan. Kami serius untuk ditelusuri dan didalami nilai-nilai yang ada di situs tersebut secara fisik. Saya yakin akan timbul temuan situs-situs lainnya jika terus menguatkan kerja sama MoU ini dan tentunya berharap semua aset dari MoU dan kolaborasi bisa jadi aset yang terus dijaga,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Asusila

    Polisi Bekuk Abah Oyan, Pelaku Pencabulan 11 Bocah Dibawah Umur

    28 Mei 2024
    Air bersih

    Perumda Tirta Pakuan Targetkan 200 Ribu Sambungan Rumah di 2025, Imbau Warga Hindari Sambungan Ilegal

    26 Februari 2025
    DPRD Kota Bogor

    Komisi III DPRD Kota Bogor Ajukan Lima Rekomendasi Pasca Penertiban Pedagang di Jalan Merdeka

    18 Desember 2024
    Kebudayaan

    Dedie A. Rachim dan Wamen Giring Tinjau Prasasti Batutulis Pasca Vandalisme

    21 Maret 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Bisnis

    Selain Pengembangan Rumah Sakit, Jepang Jajaki Kerja Sama Restoran dan Jamur Sitake

    5 April 2022

    Sebelum bertolak ke Jepang, Diplomat Muda Bidang Ekonomi KBRI Tokyo Pandu Utama Manggala kembali…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.