Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Jadi Tradisi Baru, Para Istri Wali Kota Berbagi Cerita Suka Duka di Talkshow APEKSI
    Jawa Barat

    Jadi Tradisi Baru, Para Istri Wali Kota Berbagi Cerita Suka Duka di Talkshow APEKSI

    20 April 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) menggelar Virtual Talkshow Peran Penting Istri Wali Kota, secara virtual, Selasa (19/4/2022).

     

    Virtual Talkshow ini dibuka langsung Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Bima Arya dan diisi berbagai narasumber dari para Istri Wali Kota, tak terkecuali Yane Ardian yang turut membagikan pengalamannya.

     

    “Ini sejarah baru bagi APEKSI, ini salah satu arah baru yang mengangkat satu topik yang sangat tidak biasa tetapi luar biasa,” ujar Bima Arya mengawali sambutannya.

     

    Bima Arya mengatakan, topik ini memang tidak biasa namun makna dan substansinya luar biasa, peran istri wali kota. Terdengar seperti topik ringan tapi jangan-jangan inilah yang menentukan maju mundurnya kota, berhasil tidaknya wali kota dan berjalan tidaknya program-program.

     

     

    “Kita menyaksikan bagaimana kota-kota yang maju di Indonesia mengandung satu prinsip yang sekarang ini menjadi wajib hukumnya, yaitu kolaborasi dan sinergi,” tuturnya.

     

    Wali Kota Bogor ini menyebut, kota-kota yang maju dan bisa bergerak cepat dalam menuntaskan program-programnya semua melakukan kolaborasi dan sinergi. Kolaborasi dan sinergi tidak hanya ‘dijahit’ antara pemerintah kota secara kelembagaan dengan organisasi di luar Pemkot, namun juga bagaimana para istri wali kota secara piawai dan lincah mampu membangun kolaborasi yang lebih luas.

     

    “Lebih informal namun langsung ke pokok persoalan. Tidak hanya persoalan terkait UMKM atau perekonomian tapi juga bisa masuk ke kesehatan, masuk ke konteks pemberdayaan keluarga, pendidikan dan isu lainnya,” jelasnya.

     

    Menurutnya, masih banyak isu-isu yang sering terlewat, isu-isu yang mungkin kalau tidak diingatkan ketua tim penggerak PKK maka isu tersebut tidak menjadi prioritas atau luput dari atensi utama, karena ada target-target lain. Padahal ia meyakini tugas pemimpin bukan hanya jangka pendek lima atau sepuluh tahun tetapi 10 sampai 20 tahun ke depan.

     

    “Bicara stunting bukan bicara jangka pendek, bicara ODF bukan jangka pendek, bicara bonus demografi, disabilitas juga bukan jangka pendek dan yang bukan jangka pendek ini yang sebetulnya kunci utama dari proses perubahan kota untuk memberikan yang terbaik bagi warganya,” jelasnya.

     

    Ia melanjutkan, disiinilah peran istri wali kota yang dengan lincah serta piawai membangun kolaborasi, mencoba menjembatani antara instrumen formal dan informal, berusaha untuk terus mengingatkan kepala daerah betapa pentingnya pemberdayaan keluarga, ekonomi, pendidikan, kesehatan.

     

     

    “Di forum inilah kita akan melihat dan dengar bagaimana para istri dengan cara khasnya yang berbeda-beda melakukan perannya. Ada yang fokus ke dekranasda, ada yang ke pemberdayaan ekonomi, ada yang menukik ke kesehatan,” katanya.

     

    Pihaknya juga ingin mendengar suka duka yang bisa dibagi ke semua, bagaimana kiat mengingatkan wali kota, rahasia kolaborasi dan apa resepnya membawa PKK di masing-masing kota menjadi langganan juara, mendapatkan apresiasi karena pasti berkat membangun network atau kebersamaan.

     

    “Paling penting para istri wali kota ini bergerak membantu program-program Pemkot dengan segala keterbatasan dan anggaran. Banyak air mata, banyak tantangan dan dukanya, tapi ini yang jadi istimewa dari peran istri wali kota. Kita mulai tradisi dan gagasan baru, kolaborasi yang kita angkat juga penting untuk menguatkan sinergi antara istri wali kota, untuk berbagi dan menguatkan silaturahmi,” katanya.

    Bima Arya
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Atty Somaddikarya : Tidak Ada DNA Komunis di PDI Perjuangan

    27 Juni 2020
    Bapenda

    Penyusunan KRB, Kota Bogor Perlu Ketangguhan Terhadap Potensi Bencana

    14 September 2023
    Hasil Rekapitulasi

    Zaenal Abidin Didorong Isi Kursi Pimpinan DPRD Kota Bogor Periode 2024 – 2029

    7 Maret 2024
    Kesehatan

    Satu RW Numpuk Kasus Stunting, JM Minta Dinkes Lakukan Treatment Berkelanjutan

    17 Mei 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.