Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
    • Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang
    • Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa
    • Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif
    • Angka Putus Sekolah di Cimahpar Alami Kenaikan, Lurah Ungkap Penyebabnya
    • Soal Gadai SK Satpol PP Kota Bogor, Mohan Usulkan Pemeriksaan Khusus ke BPK Provinsi
    • Pemnas Bogor Raya: Penataan PKL Pasar Bogor Langkah Tepat Pemkot
    • STS Dorong Korban Penggadaian SK Satpol PP Lapor Polisi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Ini yang Dilakukan Perumda Tirta Pakuan Antisipasi Kekeruhan Air
    Kesehatan

    Ini yang Dilakukan Perumda Tirta Pakuan Antisipasi Kekeruhan Air

    25 Januari 20212 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Mengantisipasi kekeruhan air baku akibat dampak bencana alam yang melanda wilayah Bogor, Perumda Tirta Pakuan akan menambah petugas jaga di instalasi pengolahan air.

    Dikatakan hal tersebut oleh Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf.

    Menurut Ardani, bencana alam tidak bisa diprediksi, tapi pihaknya akan siaga di pengolahan air dengan meng-update kondisi setiap jam.

    “Kami juga disitu siapkan tenaga tambahan untuk menangani permasalahan sampah, selain lumpur,” kata Ardani, Senin (25/1/2021).

    Ardani mengatakan, pihaknya sempat menghentikan operasi pada Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Katulampa pada saat kejadian banjir bandang di kawasan puncak, beberapa waktu lalu, karena air baku tidak memenuhi standar tingkat kekeruhan air (NTU). Tingkat kekeruhan air menunjukkan rekor tertinggi dengan 70.000 NTU.

    “Kemarin itu saya bilang rekor selama 19 tahun berkerja di PDAM. Maksimal itu di SPAM Katulampa maupun di IPA Dekeng kurang lebih 8.000 NTU. Di angka itu tentunya masih bisa mengolah air baku,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan, dalam kejadian itu, pada pukul 15.00 NTU mengalami perubahan drastis selama satu jam dari 100 menjadi 15.000. Tingkat kekeruhan air sempat turun ke 4.900, namun 10 menit kemudian naik kembali menjadi 24.000 NTU.

    “Bahkan, di sedimentasi itu sampai 70.000 NTU yang dari standar Kementerian Kesehatan harusnya di bawah 10. Tentu itu tidak bisa diolah, artinya stop produksi air dari jam 17.00 dengan stok air masih tersedia di reservoir setinggi 2,30 meter,” jelasnya.

    Sekitar pukul 21.00, lanjut Ardani, NTU berangsur turun, sehingga SPAM Katulampa sudah dapat mengolah air. Namun produksi air baru bisa masuk ke reservoir pada pukul 4.27.

    “Kendalanya akibat dari running terus karena WTP tidak boleh dimatikan. Hanya pada saat masuk ke reservoir di filter terdapat lumpur dan pasir. Jadi dari jam 9 malam, air baru bisa masuk ke reservoir sekitar setengah 5 bisa memenuhi standar Kementerian Kesehatan di bawah 5 NTU,” terangnya.

    Untuk mengantisipasi gangguan pasokan air di zona 7, tambah Ardani pihaknya menurunkan 5 mobil tangki selama 24 jam. Selain itu, pihaknya juga mengejar produksi air.

    “Alhamdulillah, sekarang pelayanan sudah stabil, dan saya cek ke call center, sejak Kamis sudah tidak ada permintaan air,” pungkasnya

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Gencar Kampanye Antikorupsi

    1 Juli 2025
    Pelayanan Publik

    Pemprov DKJ Dukung Rencana Integrasi Transportasi Publik dengan Kota Bogor

    25 Februari 2025
    Jurnalis

    Angkat Tema ‘Transisi’, PFI Bogor Pamerkan Hasil Karya Jurnalistik di Alun-alun

    16 September 2022
    DPRD Kota Bogor

    Peringati Hari Santri Nasional, Adityawarman Ajak Santri Jadi Aktor Pembangunan

    23 Oktober 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Ekonomi

    Bima Arya Sampaikan Rencana Revitalisasi Pasar Bogor ke Presiden Jokowi

    23 April 2022

    Ada salah satu momen di sela kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan bantuan sosial…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.