Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026
    • Kota Bogor Masuk 12 Besar West Java Investment Challenge 2026
    • Pemkot Bogor Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Pemenuhan 6 SPM
    • Soft Launching Batik Benang Raja Tajur Picu Kemacetan
    • Pemkot Bogor Raih Penghargaan Implementasi Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri dan Kementerian PKP
    • Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026
    • Bank Sampah Bersih Istiqomah Kedung Jaya Ubah Perilaku Pilah Sampah Jadi Nilai Ekonomi
    • Balai Kota Bogor Jadi Ajang Silaturahmi Delegasi ISEI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Globalisasi » Hadapi Tantangan Globalisasi Dengan Penguatan Karakter Bangsa
    Bhineka Tunggal Ika

    Hadapi Tantangan Globalisasi Dengan Penguatan Karakter Bangsa

    30 September 20222 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Indonesia bersatu dalam Bhinneka Tunggal Ika sebagai wujud implementasi salah satu program prioritas nasional yang dilangsungkan di Hotel Sahira, Jalan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (29/9/2022).

    Dirjen Politik dan Pemerintahan yang diwakili Direktur Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan Kemendagri, Drajat Wisnu Setyawan menyebut, salah satu tantangan Bangsa Indonesia saat ini adalah globalisasi.

    Globalisasi menjadi ancaman yang berpotensi terhadap budaya dan watak bangsa Indonesia yang berakibat lunturnya adab dan tata nilai kebangsaan Indonesia yang terkandung di dalam Pancasila, seperti pengaruh budaya, pandangan hidup, sistem politik, tata nilai dan sistem ekonomi.

    “Di sisi lain, globalisasi adalah sebuah fenomena alami, sebuah fragmen dari perkembangan proses peradaban yang harus kita lalui bersama. Tentu harus dilakukan pembangunan karakter bangsa,” kata Drajat.

    Pembangunan karakter bangsa, sambung Drajat, dimaksudkan untuk menguatkan jati diri dan mental bangsa yang berlandaskan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Juga sebagai tembok penghalang masuknya cara pandang lain yang bertentangan dengan Pancasila, UUD Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga perlu adanya revolusi mental.

    “Revolusi Mental merupakan gerakan nasional untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia dengan mengubah cara pandang, pola pikir, sikap-sikap, nilai-nilai dan perilaku bangsa Indonesia. Untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian dengan mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong berdasarkan Pancasila,” urai Drajat.

    Masih kata Drajat, revolusi mental tersebut memerlukan keterlibatan seluruh komponen dan elemen masyarakat, diharapkan dapat mengimplementasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental dimulai dari diri sendiri serta dapat ditularkan Organisasi dan kepada masyarakat disekitarnya.

    “Kebijakan pemerintah yang tertuang di dalam Program Prioritas Nasional tersebut tidak akan tercipta apabila peran serta masyarakat melalui peran keluarga, akademisi, pengusaha, kelompok masyarakat dan lingkungan sekitar tidak ikut serta dan untuk mewujudkannya,” jelasnya.

    Dalam forum yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menambahkan, persoalan pembangunan karakter bangsa perlu menjadi perhatian penting. Mengingat, hal ini bukan hanya menjadi fokus bangsa sendiri, namun juga menjadi lirikan bangsa lain.

    “Pembangunan karakter itu ada parameternya, ada ukuran – ukurannya. Salah satunya soal revolusi mental yang harus terus dibangun,” tegas Dedie.

    Di Kota Bogor sendiri, juga dihadapi dengan berbagai tantangan. Salah satunya soal pendidikan. Bahwa ditemukan masih banyak kasus putus sekolah di wilayah. Sehingga berdampak pada indeks pembangunan manusia atau IPM.

    “Masalah pendidikan ini salah satu cara pembangunan karakter juga. Jadi harus betul – betul kita perhatikan,” tambah Dedie.

    Dedie A. Rachim Drajat Wisnu Setyawan Kemendagri
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya

    Renovasi Pasar Merdeka Kini Capai 65 Persen

    2 Mei 2026
    Kota Bogor

    Aprilda Dasa Pratiwi : Bangun Budaya Anti-Korupsi, Perempuan Harus Tingkatkan SDM

    9 Desember 2021
    Kota Bogor

    Bima Arya Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2021

    24 September 2021
    Pemilu 2024

    Sepakat Pemilu Damai, KPU Kota Bogor Gelar Kirab Pemilu 2024

    6 November 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Daerah

    Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

    16 April 2026

    BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.