Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pesan Kepedulian dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
    • Dedie Rachim Apresiasi Pameran Edukasi Baitul Maqdis di Kota Bogor
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    Kota Bogor

    Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum

    2 Oktober 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi milik keluarga mantan Kapolres Bogor yang terletak di Cadas Ngampar, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, diduga menjadi sasaran intimidasi oleh mafia tanah. Tidak terima atas aksi perusakan papan kepemilikan dan penyerobotan tersebut, pihak keluarga melalui kuasa hukumnya resmi melaporkan kejadian ini ke Polres Bogor, Rabu (30/9/2026).

    Laporan tersebut disampaikan keluarga melalui kuasa hukumnya ke Polres Bogor, Cibinong, pada Rabu (30/9/2026) sore.

    Kuasa hukum keluarga, Aldi Raharjo, mengatakan laporan dibuat atas dugaan perusakan papan nama kepemilikan lahan serta masuknya orang tidak dikenal ke area tersebut.

    “Jadi hari ini kita melaporkan adanya perusakan papan nama lahan dan juga adanya orang tidak dikenal mengatasnamakan dari PT Sentul yang masuk ke lahan dan melakukan intimidasi. Sementara kita sudah punya bukti kepemilikan Sertifikat Hak Milik yang dikeluarkan BPN sejak 2003 lalu,” ujar Aldi di Mako Polres Bogor.

    Menurut Aldi, lahan tersebut memiliki luas sekitar 7.000 meter persegi dan terbagi dalam beberapa bidang. Lahan itu disebut dimiliki keluarga Hendra dan Wayan berdasarkan proses jual beli.

    Aldi menuturkan, aset milik mantan Kapolres Bogor di intimidasi mafia tanah. Pihaknya kini mempertahankan hak yang sah atas SHM dan terverifikasi BPN yang dimiliki.

    “Preman suruhan mafia tanah datang klaim tanpa identitas dan dokumen yang sah. Kami mempertahankan hak,” ujar Aldi.

    Peristiwa ini terjadi pada 23 September 2026. Saat itu, lima orang datang ke lokasi dan merusak papan nama kepemilikan lahan.

    Orang-orang tersebut, kata dia, juga menyampaikan bahwa lahan akan dibebaskan.

    Situasi kemudian kembali memanas pada Senin (28/9/2026). Sekitar 20 orang disebut datang dan menduduki lahan serta melakukan intimidasi terhadap penggarap yang berada di lokasi.

    “Jadi tanah tersebut memang ada yang menggarap, tapi mereka penggarap juga menyadari jika tanah ini milik klien dan mereka mendapat izin dari klien untuk bercocok tanam dan membuat bedengan di atas lahan itu,” kata Aldi.

    Kuasa hukum lainnya, Ahmad Syarkowi, mengatakan pihaknya memiliki dokumen berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diterbitkan pada 2003 dan 2021 sebagai dasar kepemilikan lahan.

    “Ini semua legalitasnya SHM. Apalagi belum lama ini ada pejabat BPN Kabupaten Bogor menjadi tersangka dan para pengembang perumahan besar juga ikut terseret. Jadi tujuan kami juga ingin membuka peristiwa agar lebih terang melalui kasus dari klien kami,” ujarnya.

    Untuk sementara, pihak keluarga melaporkan dugaan perusakan papan nama dan masuk ke pekarangan tanpa izin.

    Laporan tersebut belum diarahkan kepada individu maupun pihak tertentu yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut.

    “Kami sudah buat laporan. Biar polisi yang mencari pelaku perusakan dan penyerobotan lahan. Ini lahan punya mantan Kapolres Bogor saja diserobot, apalagi rakyat biasa,” tegas Aldi

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pengembangan 3 Kawasan Kota Bogor, Sekda Tinjau Lahan Untuk Arteri R2

    9 November 2023
    Bencana Alam

    BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

    5 Maret 2025
    Kota Bogor

    Banu Bagaskara : Raperda Perlindungan Anak Upaya Tekan Angka Kekerasan yang Terus Meningkat

    11 September 2025
    Kesehatan

    Atty Somaddikarya : PEN itu Untuk Pemulihan Ekonomi Rakyat, Bukan Untuk Ornamen di Suryakencana

    18 Januari 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.