Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    Kota Bogor

    Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum

    2 Oktober 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi milik keluarga mantan Kapolres Bogor yang terletak di Cadas Ngampar, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, diduga menjadi sasaran intimidasi oleh mafia tanah. Tidak terima atas aksi perusakan papan kepemilikan dan penyerobotan tersebut, pihak keluarga melalui kuasa hukumnya resmi melaporkan kejadian ini ke Polres Bogor, Rabu (30/9/2026).

    Laporan tersebut disampaikan keluarga melalui kuasa hukumnya ke Polres Bogor, Cibinong, pada Rabu (30/9/2026) sore.

    Kuasa hukum keluarga, Aldi Raharjo, mengatakan laporan dibuat atas dugaan perusakan papan nama kepemilikan lahan serta masuknya orang tidak dikenal ke area tersebut.

    “Jadi hari ini kita melaporkan adanya perusakan papan nama lahan dan juga adanya orang tidak dikenal mengatasnamakan dari PT Sentul yang masuk ke lahan dan melakukan intimidasi. Sementara kita sudah punya bukti kepemilikan Sertifikat Hak Milik yang dikeluarkan BPN sejak 2003 lalu,” ujar Aldi di Mako Polres Bogor.

    Menurut Aldi, lahan tersebut memiliki luas sekitar 7.000 meter persegi dan terbagi dalam beberapa bidang. Lahan itu disebut dimiliki keluarga Hendra dan Wayan berdasarkan proses jual beli.

    Aldi menuturkan, aset milik mantan Kapolres Bogor di intimidasi mafia tanah. Pihaknya kini mempertahankan hak yang sah atas SHM dan terverifikasi BPN yang dimiliki.

    “Preman suruhan mafia tanah datang klaim tanpa identitas dan dokumen yang sah. Kami mempertahankan hak,” ujar Aldi.

    Peristiwa ini terjadi pada 23 September 2026. Saat itu, lima orang datang ke lokasi dan merusak papan nama kepemilikan lahan.

    Orang-orang tersebut, kata dia, juga menyampaikan bahwa lahan akan dibebaskan.

    Situasi kemudian kembali memanas pada Senin (28/9/2026). Sekitar 20 orang disebut datang dan menduduki lahan serta melakukan intimidasi terhadap penggarap yang berada di lokasi.

    “Jadi tanah tersebut memang ada yang menggarap, tapi mereka penggarap juga menyadari jika tanah ini milik klien dan mereka mendapat izin dari klien untuk bercocok tanam dan membuat bedengan di atas lahan itu,” kata Aldi.

    Kuasa hukum lainnya, Ahmad Syarkowi, mengatakan pihaknya memiliki dokumen berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diterbitkan pada 2003 dan 2021 sebagai dasar kepemilikan lahan.

    “Ini semua legalitasnya SHM. Apalagi belum lama ini ada pejabat BPN Kabupaten Bogor menjadi tersangka dan para pengembang perumahan besar juga ikut terseret. Jadi tujuan kami juga ingin membuka peristiwa agar lebih terang melalui kasus dari klien kami,” ujarnya.

    Untuk sementara, pihak keluarga melaporkan dugaan perusakan papan nama dan masuk ke pekarangan tanpa izin.

    Laporan tersebut belum diarahkan kepada individu maupun pihak tertentu yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut.

    “Kami sudah buat laporan. Biar polisi yang mencari pelaku perusakan dan penyerobotan lahan. Ini lahan punya mantan Kapolres Bogor saja diserobot, apalagi rakyat biasa,” tegas Aldi

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Atang Trisnanto Bakal Fokus Pada Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Kota Bogor

    30 September 2024
    Kota Bogor

    Demi Dongkrak Pendapatan, Pasar Merdeka Segera Direvitalisasi

    23 Februari 2023
    Kesehatan

    Khawatir Varian Covid-19 Baru Menyebar Lewat KRL, Ade Yasin Imbau Penumpang Minta Vaksin ke Puskesmas

    22 Mei 2021
    Kota Bogor

    Komisi I Dorong BKAD Sertifikasi Seluruh Aset di Kota Bogor

    14 Februari 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Daerah

    Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri

    26 Februari 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.