Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Atlet Junior Antar Judo Kota Bogor Lampaui Target 9 Medali Emas, Bidik Juara Umum
    • ‎Cabor Soft Tenis Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov XV Jabar 2026
    • Kempo Kota Bogor Bidik Enam Medali Emas di Porprov XV Jabar 2026, Andalkan Hasil Try Out di Jepang
    • Ketua Kontingen Beri Arahan Tenaga Pendukung Porprov XV Tahun 2026
    • Lantik Pengurus DPPI 2026-2030, Jenal Titip Pesan Edukasi Pancasila
    • Dedie Rachim Paparkan Komitmen Pemkot Bogor dalam Keterbukaan Informasi Publik
    • Lolos ke Final Porprov Jabar 2026, Tim Futsal Putra Kabupaten Bogor Siap Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi
    • Bawa Pulang Medali Emas Panahan Porprov Jabar 2026, Atlet Kabupaten Bogor Dapat ‘Kadedeuh’ Spesial
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Kesehatan » Ganjar Pranowo dan Bima Arya Sepakat, Tata Kelola Bidang Kesehatan Tidak Bisa Pakai Cara Lama
    Covid19

    Ganjar Pranowo dan Bima Arya Sepakat, Tata Kelola Bidang Kesehatan Tidak Bisa Pakai Cara Lama

    29 Maret 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

     

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya membuka Summit Kota Sehat 2022 di Kota Semarang, Senin (28/3/2022).

     

    Dalam sambutannya, Ganjar dan Bima Arya sepakat bahwa belajar dari pandemi, harus ada sistem baru dalam memperbaiki tata kelola di bidang kesehatan.

     

    Summit Kota Sehat 2022 melibatkan perwakilan kementerian/lembaga, 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota, baik dari pemerintahan maupun Forum Provinsi/Kabupaten/Kota Sehat se-Indonesia.

     

    Bima Arya mengatakan, dari pandemi banyak ilmu dan hal yang baru untuk dipelajari. Untuk itu, Bima mengajak berkolaborasi untuk beradaptasi.

     

    “Kita semua belajar kita semua belajar selama dua tahun ini. Kesehatan yang selama ini seolah-olah ada anggarannya, jalankan. Bicara kesehatan bukan hanya belanja alat kesehatan, bukan hanya membangun RSUD tapi berbagi pengalaman mempelajari data-data terakhir. Perlu perencanaan yang matang dan koordinasi yang kuat,” ungkap Bima Arya.

     

    Bima Arya juga memuji koordinasi yang baik selama pandemi dari pemerintah pusat hingga RT/RW meski masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi ke depannya.

     

     

    “Presiden, Panglima TNI, Kapolri, Menko, para Menteri, Gubernur, Wali Kota, Bupati, Camat, Lurah turun sampai ke bawah. Bahkan kalau kami biasa koordinasi online bersama RT/RW. Itu tidak ada dimana-mana. Mari kita yakini bahwa modal besar itulah yang membuat kita hari ini ada di sini dan relatif berhasil mengendalikan Covid. Itu yang tidak ada di Singapura, di Hongkong, di Australia,” jelasnya.

     

    Bima berharap, Summit Kota Sehat 2022 ini bisa memberikan inspirasi bagaimana bersama-sama menguatkan koordinasi dan membangun kolaborasi bisa membawa kita menuju situasi di mana menempatkan kesehatan sebagai panglima yang utama.

     

    Sepakat dengan Bima Arya, Ganjar Pranowo mengungkapkan, rekan-rekan ASN juga harus membaca data sains yang ada, bagaimana mengolahnya. “Istilah saya tidak bisa pakai buku lama, harus buku baru. Dunia terus berubah. Saya juga sepakat dengan Kang Bima, bahwa Indonesia tidak jelek menangani pandemi, kita termasuk yang the best,” kata Ganjar.

     

    Ganjar bercerita, saat seluruh gubernur se-Indonesia dikumpulkan di Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Kalimantan, presiden memberikan arahan terkait penyusunan APBD.

     

    “2023 ketika kota menyusun APBD tidak bisa lagi copy paste seperti yang kemarin, dan seolah-olah kita hanya menghabiskan duit, belanja-belanja. Kita mesti menghitung betul mana yang menjadi prioritas untuk kita bisa recovery,” jelas Ganjar.

     

    “Yang tadi di sampaikan Kang Bima mulai bagaimana kita kolaborasi, inovasi, menyelesaikan persoalan yang sifatnya responsif, sekarang menjadi kewajiban. Dan tidak hanya yang business as usual tapi kita bicara bagaimana kondisi lokal kita mesti direspon dengan baik,” tambahnya.

     

    Untuk itu Ganjar berharap, Summit Kota Sehat 2022 ini bisa membantu meringankan pekerjaan pemerintah dalam merumuskan kebijakan terkait kesehatan.

     

    “Karena ternyata membangun kesadaran kesehatan kita tidak lagi selalu top down perintahnya, ini muncul secara bottom up dari ide para bupati wali kota yang menurut saya hebat-hebat. Ini meringankan beban kita, karena nanti pasca pandemi pasti akan ada kebijakan yang model baru dan data sains selama ini mesti dimunculkan. Dari hasil summit ini nanti kita harapkan punya sistem baru bagaimana pengendaliannya,” pungkasnya.

     

    Bima Arya Ganjar Pranowo
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Safari Ramadhan ke Kota Bogor, AHY Ngobras dengan Millenial Kota Bogor

    11 April 2023
    Kesehatan

    Viral di Sosmed, Pencopet di JPO Stasiun Bogor Diringkus Polisi

    14 Januari 2021
    Kota Bogor

    Peduli Bencana Gunung Semeru, KSU Karya Mandiri Salurkan Donasi

    17 Desember 2021
    Kabupaten Bogor

    Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Rancabungur Ulurkan Bantuan ke Rumah Ibadah

    27 Juni 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.