Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Rozi Putra Soroti SILPA Dinas Sosial Kota Bogor, Sebut Hak Warga Miskin Jangan Tertunda
    • Dinkes Kota Bogor Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Wartawan, CKG Tertinggi di Jawa Barat
    • Tanah Proyek Batutulis Berceceran, Jenal Mutaqin Ingatkan Kontraktor Soal Keselamatan Proyek
    • Komitmen Pemkot Bogor untuk Terus Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Perda Ekonomi Kreatif Disahkan, Perkuat Kota Bogor Menjadi Kota Kreatif Berdaya Saing Global
    • Penataan Angkot Berjalan, Dedie Rachim : 213 Kendaraan Sudah Ditertibkan
    • Pemkot Bogor Luncurkan SIMASDA, Perkuat Tata Kelola Aset Daerah yang Transparan dan Akuntabel
    • Wali Kota Bogor Instruksikan Satpol PP Bersihkan PKL dan Tegakkan Perda
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Edukasi » Dedie Ajak Turunkan Angka Penularan HIV/Aids di Kota Bogor
    Edukasi

    Dedie Ajak Turunkan Angka Penularan HIV/Aids di Kota Bogor

    6 Desember 20224 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Peringatan Hari Aids Sedunia tahun 2022 menjadi salah satu rangkaian dari Pekan Hak Asasi Manusia (HAM) tingkat Kota Bogor. Peringatan ini dilangsungkan di Hotel Salak Heritage, Jalan Ir. H. Juanda, Bogor Tengah, Senin (5/12/2022) pagi.

    Kegiatan peringatan dibuka langsung Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Dalam sambutannya, Dedie mengingatkan pentingnya edukasi terhadap anak – anak dan remaja tentang bahaya HIV/Aids.

    “Ini menyangkut kepada kualitas sumber daya manusia kita, kalau kemudian kita tidak melakukan upaya-upaya pencegahan dan kemudian pendeteksian dini, maka kita akan kecolongan,” tegas Dedie.

    Data di Kota Bogor menunjukkan, kumulatif tahun 2021 sebanyak 5.750 kasus HIV, dan sebanyak 1.851 kasus AIDS. Kumulatif sampai September 2022 sebanyak 6.058 kasus HIV dan sebanyak 1.865 kasus AIDS. Sementara kasus HIV di Provinsi Jawa Barat kumulatif Tahun 2021 sebanyak 51.325 kasus, AIDS sebanyak 12.023 dan kasus HIV kumulatif sampai dengan September 2022 sebanyak 57.134, dan kasus AIDS sebanyak 12.326.

    Secara nasional sendiri, prevalensi HIV di sebagian besar wilayah adalah 0,26 persen, sementara di Provinsi Papua dan Papua Barat mencapai 1,8 persen. Sehingga, infeksi HIV masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional.

    Kasus HIV di kawasan ASEAN menyumbang 10 persen dari total beban HIV di seluruh dunia. Berdasarkan data sampai dengan akhir Juni 2022, sekitar 85 persen orang dengan Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) ada di usia produktif, yaitu 20-49 tahun.

    Pengawasan kepada anak – anak, khususnya remaja harus lebih digencarkan. Dedie mengatakan, remaja ini memiliki tingkat risiko yang tinggi terpapar HIV/Aids yang cukup tinggi. Dari potensi pergaulan, aktivitas diluar rumah, hingga pergaulan seksual yang membahayakan.

    “Anak – anak ini adalah calon generasi emas Indonesia mendatang. Harusnya mereka adalah salah satu calon pemimpin – pemimpin bangsa,” tegas Dedie.

    Keinginan untuk menjadikan tahun 2030 zero HIV/Aids harus terwujud. Upaya untuk terus menurunkan risiko paparan HIV yang lebih luas juga harus terus dilakukan. Dan kemudian kolaborasi untuk menumbuhkan sumber daya manusia yang unggul.

    “Fenomena gunung es ini harus semakin diperkecil, jangan sampai di bawah tidak terdeteksi akhirnya menggelembung tambah banyak. Apa yang menjadi langkah kita mudah – mudahan memberikan hasil manfaat di masa depan,” tambah Dedie.

    Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menerangkan, dibandingkan pada tahun sebelumnya, kasus HIV mengalami peningkatan. Terutama pada populasi kunci Laki Seks Laki (LSL) sebesar 98 kasus HIV, transgender sebesar 3 kasus HIV, pengguna narkoba suntik (Penasun) 2 kasus HIV, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebesar 3 kasus HIV, ibu hamil sebesar 12 kasus HIV, dan pasien TB sebesar 112 kasus HIV.

    Pengendalian HIV dalam mencapai 95.95.95 yaitu 95 persen orang dengan HIV mengetahui status terinfeksi HIV, 95 persen orang dengan HIV minum obat ARV, dan 95 persen pemeriksaan Viral Load (VL) tersupresi masih alami banyak kendala.

    Hal ini karena upaya pencegahan yang belum optimal, retensi pengobatan ARV yang rendah, masih dirasakannya ketidaksetaraan dalam layanan HIV, khususnya pada perempuan, anak dan remaja serta masih dirasakannya stigma dan diskriminasi.

    Hari AIDS sedunia (HAS) diperingati pada 1 Desember sejalan dengan tema Global “Equalize”, yaitu satukan langkah, cegah HIV, dan semua setara akhiri AIDS. Tujuan Peringatan Hari AIDS Sedunia dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, masyarakat. Khususnya perempuan dan remaja dalam pencegahan dan pengendalian HIV.

    “Menggerakkan perempuan dan remaja untuk secara aktif berupaya mencegah infeksi dan penularan HIV AIDS bagi diri dan lingkungannya. Meningkatkan keberpihakan dan kesetaraan dalam menyediakan layanan pencegahan, tes, dan pengobatan HIV AIDS berkualitas untuk semua orang. Serta meningkatkan penggerakan sumber daya dalam mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat di Indonesia,” paparnya.

    Dalam peringatan Hari Aids Sedunia tahun 2022 tingkat Kota Bogor, hadir puluhan peserta yang terdiri dari tim Dinas Kesehatan Kota Bogor, OPD terkait, Camat se-Kota Bogor, Puskesmas se-Kota Bogor, Rumah sakit layanan PDP, Lapas Paledang, KPA Kota Bogor, Komunitas, dan CSR.

    Kegiatan ini meliputi kilas balik dan dramatical tentang kegiatan HIV yang sudah dilakukan di tahun 2022 yang terdiri dari konseling, mobile VCT, skrining, pertemuan kader WPA, dan penguatan program HIV; penggalangan komitmen; pemberian santunan bagi anak dengan HIV/AIDS (ADHA); dan talkshow tentang satukan langkah, cegah HIV, dan semua setara akhiri AIDS dari sudut pandang stakeholder dan komunitas.

    “Untuk mencapai ending AIDS tahun 2030, upaya pengendalian dilakukan dengan strategi, pencegahan, penemuan kasus dan penanganan kasus didukung dengan berjalannya transformasi kesehatan. Termasuk penguatan layanan primer, pencakupan kesehatan semesta dan pelibatan masyarakat atau komunitas,” katanya.

    Sehingga, masih kata Retno, perlu dukungan dari semua pihak dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mengakhiri epidemi AIDS dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, yang terdiri dari oleh pemerintah, akademisi/praktisi, masyarakat, swasta, media dan komunitas.

    Dedie A. Rachim Pemkot Bogor Sri Nowo Retno
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Peringati 57 Tahun, Golkar Kota Bogor Launching Website dan Rilis Lagu

    21 Oktober 2021
    Lingkungan

    Menteri Lingkungan Hidup Sidak TPA Muara Fajar Pekanbaru, Soroti Kondisi Darurat Pengelolaan Sampah

    24 November 2024
    Kesehatan

    Pembunuh Wanita Pemilik Warnas Dibekuk, Tersangka Mengaku Sakit Hati Karena Cemburu

    2 Agustus 2021
    Kesehatan

    DPRD Kota Bogor Dengar Curhat Warga Selama Reses

    28 September 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Daerah

    Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri

    26 Februari 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.