Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dugaan Mobil Dinas Dipakai Sipil Disorot, STS : Akan Kita Dalami
    • Warga RW 02 Empang Dukung Nazhir dan Pemkot Tata Alun-alun Empang
    • Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan
    • Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak
    • Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua
    • Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor
    • 316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
    • Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Cegah Penyebaran Covid-19, Ponpes se-Kota Bogor Didata
    Kesehatan

    Cegah Penyebaran Covid-19, Ponpes se-Kota Bogor Didata

    8 Juni 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Camat se-Kota Bogor memulai pendataan Pondok Pesantren (Ponpes) dan sekolah dibawah kementerian agama (Kemenag) yang telah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

    Hal itu sesuai dengan arahan Wali Kota Bogor, Bima Arya agar para santri yang berasal dari luar Kota Bogor diwajibkan untuk melakukan PCR Swab di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dan untuk santri lokal diharuskan melakukan antigen untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kota Bogor.

    Dari informasi yang dihimpun, Minggu ini akan dilakukan pendataan, setelah data lengkap maka segera Dinkes Kota Bogor melakukan swab PCR dan antigen untuk para santri. Dengan begitu Camat dan para lurah juga memastikan kepada para pengurus Ponpes untuk membatasi keluar masuk penghuninya.

    Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra mengatakan, setelah mendengar adanya kasus positif Covid-19 di salah satu pondok pesantren di Harjasari, ia langsung mengambil langkah awal sebagai tindakan antisipatif dan preventif menyampaikan sejumlah arahan ke lurah-lurah.

    “Hal serupa dilakukan oleh camat lainnya. Menyikapi ponpes di Kecamatan Bogor Selatan terkonfirmasi posisif awal sampai 32 orang. Saya sudah mengambil langkah awal termasuk dengan hari ini kumpulkan lurah antisipasi klaster ponpes,” tutur Marse, Selasa (8/6/2021).

    Marse melanjutkan, di Bogor Utara ada 18 ponpes yang terdaftar seperti An-Naba di Bantarjati, kemudian di Cimahpar Al-Inayah dan di Kedung Halang Darul Muhajirin dengan jumlah santri lebih dari 100 orang. Sisanya ponpes yang jumlah santrinya sedikit dipulangkan ke rumah masing-masing.

    “Untuk langkah yang antisipatif di Cimahpar, melihat posisi kamar pembatasan dibagi dua dengan menggunakan sementara tempat belajar. Hari ini kami coba menyampaikan ke ponpes untuk mendata ulang santri yang datang dari luar kota. Karena tadi diindikasikan penyebaran dari santri dari luar Kota Bogor sehingga perlu dilaksanakan PCR dan antigen sesuai arahan Wali Kota Bogor. Kalau dari luar kota yaitu haru wajib PCR Swab. Akan tetapi untuk anti gen bagi santri dari dalam kota Bogor,” terangnya.

    Marse menekankan, dari 18 pihaknya fokuskan tiga ponpes dengan jumlah santri banyak lebih dari 100 orang. Terkait PTM ponpes punya metode berbeda mengacu Kemenag, begitu juga MTS dan MA, tapi, lanjut dia, ada yang mengacu ke dua-duanya yaitu kemenag dan Disdik Kota Bogor.

    “PTM di pondok sudah berjalan, kami membatasi mobilisasi para santri keluar masuk. Sampai saat ini tidak ditemukan kasus Covid-19, tapi langkah antisipatif terus dilakukan prokes dan pemeriksaan PCR dan antigen. Sekarang sedang pendataan melalu kelurahan dan mengingat kepada Satgas Covid-19 masing-masing Ponpes yang telah dibentuk sebelumnya,” tegas mantan Kabid Damkar Kota Bogor itu.

    Sementara itu Camat Bogor Timur, Wawan Sanwani mengatakan, ada sebanyak 27 ponpes yang santrinya warga sekitar, sementara ada yang modern hanya tiga ponpes.

    “Karena itu kami fokus pesantren Al UMM karena santrinya dari luar Kota Bogor selain itu 27 ponpes itu paling bahyak 20 santrinya. Hari ini sudah menyampaikan ke pesantren untuk mendatang santri yang pulang kampung. Kami on progres pendatang,” pungkasnya.

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Hari Ini, Kota Bogor Diprakiraan Cerah Berawan

    10 April 2020
    Kota Bogor

    Masa Work From Home ASN Diperpanjang Hingga 21 April

    31 Maret 2020
    Kota Bogor

    Perbaiki Angka Bed Occupancy, Pemkot Bogor Siapkan Hotel Untuk OTG

    6 Oktober 2020
    Kesehatan

    Ketua Repdem Kota Bogor Apresiasi Megawati yang Penuh Semangat dan Energik

    10 September 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.