Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Cegah Penularan Tingkat Mikro, Satgas Covid-19 Kota Bogor Galakkan Gerakan Tutup Portal
    Kesehatan

    Cegah Penularan Tingkat Mikro, Satgas Covid-19 Kota Bogor Galakkan Gerakan Tutup Portal

    14 Juli 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Satgas Covid-19 Kota Bogor menggalakkan gerakan tutup portal dan memberlakukan sistem satu pintu di pemukiman warga. Hal ini menjadi upaya mencegah penyebaran kasus Covid-19 di tingkat mikro.

    “Mulai hari ini Satgas Covid-19 Kota Bogor akan terus melaksanakan terkait gerakan tutup portal pukul 20.00 WIB dan memberlakukan sistem satu pintu. Ini untuk mencegah penularan-penularan (Covid-19) pada tingkat mikro, sehingga secara umum mobilitas bisa ditekan pada tingkat mikro,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Balaikota Bogor, Selasa (13/7/2021).

    Susatyo menyampaikan, penyekatan yang dilaksanakan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Bogor memang sudah menurunkan mobilitas masyarakat. Namun demikian, sambungnya, perlu juga diimbangi dengan penguatan pada PPKM Darurat di tingkat mikro.

    Dari pemantauan, dikatakan Susatyo, sejauh ini mobilitas masyarakat di tingkat RW pada pagi sampai siang hari memang masih tinggi. Sehingga dalam hal ini sangat dibutuhkan dua hal dari masyarakat, yakni disiplin dan gotong royong.

    “Disiplin untuk tetap di rumah kalau tidak ada keperluan mendesak untuk ke luar (rumah). Gotong royong apabila memang ada warga yang memang positif,” paparnya.

    Terkait sistem satu pintu ini, Susatyo menjelaskan, upaya ini dilakukan agar warga maupun tamu yang masuk ataupun keluar pemukiman warga terpusat di masing-masing pintu. Pelaksanaan sistem ini akan berlaku di seluruh RW dengan diperkuat oleh Satgas Covid-19 tingkat RW.

    “Tentunya semua RW harus melaksanakan itu dengan dipetakan oleh Satgas RW. Sehingga Satgas RW masing-masing akan memetakan mana jalan-jalan yang mereka harus berlakukan satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Jadi tidak sembarang orang masuk dan sebagainya. Ini sangat bergantung pada itikad, niat dan usaha warga di tingkat RT RW,” terangnya.

    Ia menambahkan, kegiatan itu sebenarnya sudah berlaku sebagai bagian tugas Satgas Covid-19 tingkat RW, dan sekarang perlu digalakkan kembali untuk menekan mobiltas di pemukiman warga.

    “Kita harus galakkan kembali, supaya nanti jangan sampai penyekatan dan sebagainya, malah masuk ke jalan-jalan perumahan dan sebagainya. Itu yang kami cegah. Masyarakat sebaiknya pulang sebelum jam 8 malam, termasuk wajib lapor 24 jam bagi tamu dan sebagainya,” tandasnya.

    Sebelumnya di tempat yang sama, Wali Kota Bogor yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor Bima Arya menyampaikan, pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Bogor telah menurunkan mobilitas masyarakat bahkan menjadi salah satu daerah yang dinilai terbaik di Jawa Barat.

    Hal itu dikatakan Bima Arya usai paparan yang disampaikan Koordinator PPKM Darurat Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan dalam rapat evaluasi terkait PPKM Darurat pada Minggu (11/7).

    “Dalam hal ini Kota Bogor penurunan mobilitas masyarakat salah satu terbaik di Jawa Barat. Ini saya kira karena kerja keras dari pak Kapolresta dan pak Dandim, penyekatan, check point dan lain-lain. Jadi dalam aspek penurunan mobilitas sudah sangat berkurang jauh,” ujarnya.

    Dalam rapat tersebut, lanjut Bima Arya, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi itu juga menyampaikan bahwa semua aparat harus turun tidak saja di jalan protokol, tetapi berpatroli untuk penguatan PPKM dan pengawasan protokol kesehatan sampai ke wilayah.

    “Yang ketiga, kami juga diminta untuk terus waspada terhadap ketersediaan tenaga kesehatan, oksigen, tempat isolasi dan sebagainya,” lanjutnya.

    Dengan demikian, Bima Arya menegaskan, Satgas Covid-19 akan lebih fokus terhadap penguatan dan pengawasan di wilayah meliputi RT zona merah, PPKM, RW Siaga, termasuk relawan mengawasi warga yang menjalani isoman mandiri serta lainnya.

    “Karena kita melihat ketika mobilitas sudah sangat berkurang, lintas keluar maupun masuk ke Kota Bogor, bahkan antar kecamatan sudah berkurang, tetapi ketika masih tinggi angka kasus positif, artinya penularan kemungkinan besar terjadi di lingkungan RT, keluarga, rumah tangga dan pemukiman,” terangnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Dukung Puan Maharani, Atty Somaddikarya Setuju BUMN ‘Sakit’ Dibubarkan

    21 Oktober 2021
    Kesehatan

    Bima Akan Panggil Lima Calon Direksi Tirta Pakuan

    24 November 2020
    Air berbau

    Ribuan Warga Hadiri Kampanye Akbar Rayendra-Eka, Mantapkan Langkah Menuju ‘Bogor Glowing’

    23 November 2024
    Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VII

    Breakdance Kota Bogor Sabet Medali Perak di Fornas VII Jabar

    6 Juli 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Ekonomi

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    26 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.