Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jenal Mutaqin Apresiasi Vaksinasi HPV BPOM untuk Tekan Kanker Serviks
    • PWI Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi dan Kenalkan Direksi Baru
    • Ketua Komisi I: Kritik KPP Bogor Raya Tak Tepat, Pengawasan DPRD Itu Mandat Undang-Undang
    • Sidak, Komisi IV Khawatir Keselamatan dan Keamanan Pengguna GOR dan GOM
    • PSEL Bogor Raya Berpotensi Disiapkan di Dua Titik
    • Timbulan Sampah PKL Berkurang Pascarelokasi
    • Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis
    • Eks Plaza-Pasar Bogor Bakal Diubah Jadi Kantung Parkir Terpusat
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Bima Arya Tegaskan Medsos Dekatkan Warga Dengan Birokrasi
    Kesehatan

    Bima Arya Tegaskan Medsos Dekatkan Warga Dengan Birokrasi

    1 Desember 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bogor menggelar Kopdar Admin Medsos (media sosial) dalam Pertemuan Bakohumas tingkat Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (29/11/2021).

    Kopdar yang dihadiri puluhan admin medsos kelurahan dan kecamatan se-Kota Bogor ini sebagai upaya meningkatkan kualitas konten media sosial kelurahan dan kecamatan.

    Wali Kota Bogor, Bima Arya menegaskan, hal yang salah jika menganggap medsos sebagai pencitraan. Namun medsos bisa mendekatkan warga kepada birokrasi agar bisa bekerja lebih cepat.

    “Kita hidup di era sistem membangun perilaku. Dengan sistem medsos yang kita bangun, kita mendekatkan warga kepada birokrasi dan agar birokrasi bisa lebih cepat lagi. Kota-kota maju di Indonesia dan di dunia kulturnya terbangun karena sistem. Tujuh tahun saya fight membangun sistem. Ini perjuangan kita membangun kultur,” tegasnya.

    Ia menekankan, pertama tugas admin ini yakni menyampaikan program prioritas Kota Bogor secara detail dan menarik kepada warga, termasuk yang sudah dilakukan Pemkot Bogor.

    Kedua, merupakan pasukan terdepan untuk mendeteksi keluhan warga. Mulai dari mendeteksi, mengkoneksikan ke dinas terkait dan memberikan respon.

    “Ketiga, di setiap wilayah selalu ada hal menarik, dari nama wilayah juga menarik ada cerita apa, arti nama wilayah, di ekspose apalagi hal-hal yang inspiratif. Karena Bogor juga bukan tentang istana, kebun raya dan bukan tentang Bima Arya, tapi tentang 68 kelurahan yang penuh dinamika dan keindahan, yang indah bisa diketahui, yang menyedihkan bisa diatasi,” katanya.

    Menurutnya, ada stereotip tentang birokrasi, stereotip ini image atau citra dimana bisa iya bisa tidak, bisa benar bisa bohong, bisa fakta bisa keliru.

    Dia mengatakan, stereotip birokrat itu malas dan cuek, males karena dianggap pekerjaannya tidak jelas atau kalaupun ada pekerjaan, kerjanya lambat dan cuek karena warga maunya apa, dikerjainnya apa.

    “Tujuh tahun jadi wali kota saya dapat gambaran yang lebih utuh, di wilayah, di dinas ada yang males ya males aja, cuek mau warga komplain sekalipun, karena berpikirnya kalau rajin juga gaji segitu dan jabatan susah naik,” ujarnya.

    Namun, diakuinya tidak sedikit juga ia bertemu dengan birokrat yang wataknya rajin, inovatif, kerjanya sampai malam, warga lapor langsung gesit, warga tidak lapor pun tetap turun ke lapangan. Ia pun sangat menyukai birokrat yang seperti ini.

    “Jadi ukurannya simple, ketika ia turun ke lapangan, kalau lurah dan camat banyak disapa atau ditegur warga membuktikan camat dan lurah rajin turun, dan sebaliknya,” katanya.

    “Tugas saya sebagai atasan bagaimana yang rajin dan responsif ini menjadi mainstream, warga tahu itu, jadi diangkat sosok-sosok ideal tadi, dan yang belum baik terus didorong,” jelasnya.

    Tak ayal, menurutnya, membangun sistem sama dengan membangun perilaku. Banyak yang menjadi rajin karena absen digital, banyak yang tidak berani korupsi karena sistem non tunai. Ia pun mengaku termasuk aliran yang percaya sistem yang dibangun membentuk perilaku orang.

    Di tempat yang sama, Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan, Kopdar ini merupakan pertemuan pertama sejak Pandemi Covid-19. Sebelumnya para jubir digital ini sudah pernah mendapatkan pelatihan.

    Pihaknya pun sudah melakukan pelatihan keliling sejak September agar ada peningkatan di akun media sosial kelurahan dan kecamatan menjadi semakin aktif.

    “Jadi ini dalam rangka meningkatkan kualitas konten dan follower dari akun medsos pemerintahan. Ke depan semoga bisa lebih rutin lagi meningkatkan sosialisasi dan pencapaian pemerintah,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Dirut Perumda Tirta Pakuan Susul Tim Peduli Semeru Kota Bogor ke Lumajang

    6 Januari 2022
    Kesehatan

    Nahas, Bendahara SMK di Bogor jadi Korban Perampokan

    31 Mei 2021
    Kota Bogor

    Denny Mulyadi Dampingi Sekjen Kemensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Rancamaya 

    21 Januari 2026
    Hari Kemerdekaan

    Semarak Lomba Fashion Show Busana Nusantara di Festival Merah Putih 2024

    10 Agustus 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.