Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Bima Arya Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2021
    Kota Bogor

    Bima Arya Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2021

    24 September 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan pidatonya secara virtual dalam rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Kota Bogor Tahun 2021 yang digelar di Gedung DPRD Kota Bogor, Kamis (23/9/2021).

    Penyampaian secara virtual dilakukan Bima Arya karena pada saat yang bersamaan, ia bersama Kepala Daerah, Kapolres dan Dandim se-Jawa Barat sedang mengikuti Acara Satgas Nasional Penanganan Covid-19 di Kota Bandung.

    Di luar itu, seperti yang diketahui bersama bahwa dalam Raperda Perubahan APBD Tahun 2021, Perubahan Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 2,5 Triliun atau naik Rp 303 Miliar dari APBD Murni Tahun 2021.

    Adapula Perubahan Belanja Daerah ditargetkan sebesar Rp 2,9 Triliun atau naik Rp 374 Miliar dari APBD Murni Tahun 2021. Sedangkan Perubahan Pembiayaan ditargetkan sebesar Rp 359 Miliar atau naik Rp 71 Miliar dari APBD Murni Tahun 2021.

    “Selain itu, kami juga mencatat penambahan Pendapatan Transfer Pusat dan Daerah berupa DAK dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 189,6 Miliar untuk membiayai pembangunan diberbagai sektor. Serta bantuan Keuangan serta Hibah dari Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 204,8 Miliar, di antaranya untuk Pembangunan Alun-alun Kota Bogor,” urai Bima Arya.

    Setelah mendengar pandangan para anggota DPRD, Bima Arya mengucapkan apresiasi dan ucapan terima kasih. Terutama atas apresiasi DPRD terhadap penambahan target Perubahan PAD sebesar 13 persen dari target sebelumnya.

    Namun demikian, Bima Arya mengajak DPRD dan semua pihak untuk selalu mengawasi penerimaan Pendapatan Daerah dari sektor PAD.

    “Selain itu, kami sepakat perlunya penataan cagar budaya sebagai identitas kota dan mengembangkannya menjadi objek wisata baru. Oleh karenanya, kami menargetkan perencanaan pengadaan tanah kawasan Batu Tulis sebesar Rp 100 juta pada tahun ini,” sambung Bima Arya.

    Dalam Perubahan Belanja Daerah, sambung dia, Pemerintah Kota (Pemkot) mengalihkan Belanja Pegawai ke Belanja Barang Jasa dan Belanja Modal sebesar 6 persen. Hal itu dalam rangka optimalisasi belanja pembangunan dan pelayanan publik guna menunjang pemulihan ekonomi masyarakat. Dimana Belanja Barang sebesar Rp 62 Miliar dialokasikan untuk belanja alat kesehatan.

    Terkait penundaan penyertaan modal ke PT Bank BJB melalui pembelian saham, hal itu karena menyesuaikan dengan jadwal Right Issue yang akan dilaksanakan oleh PT Bank BJB pada Semester I Tahun 2022.

    “Kami memahami pula masukan DPRD terkait terbatasnya besaran bantuan sosial setiap satu unit RTLH. Namun perlu kita pahami bahwa RTLH merupakan bantuan stimulan untuk memancing pihak lain ikut membantu. Mengingat keterbatasan kemampuan keuangan, sementara jumlah yang perlu dibantu cukup banyak,” ungkapnya.

    Pun terkait dengan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. Pemkot dan DPRD sependapat dengan perlunya disiapkan gedung sekolah yang aman menjelang dilaksanakannya PTM, selain mempersiapkan Prokes. Untuk itu saat ini, Pemkot sedang melakukan pengecekan bangunan dan fasilitasnya ke semua sekolah.

    Bima Arya juga menerangkan, Pemkot terus mendorong penyusunan Raperda Penyertaan Modal ke Perumda Tirta Pakuan. Termasuk sertifikasi aset Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk meningkatkan profesionalitas dan kinerja BUMD.

    Disamping itu, saat ini proyek infrastruktur baik skala besar maupun ringan sedang dalam proses pengerjaan. Beberapa sedang dalam proses tender dengan memperhatikan waktu pengerjaan. Tentunya, salah satu manfaat dari pembangunan infrastruktur itu adalah untuk memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat.

    “Kami memahami masukan DPRD terkait perlunya menambah anggaran bantuan sosial akibat Pandemi, namun perlu diperhatikan kemampuan keuangan serta pengawasan kriteria penerima dan mekanisme penyalurannya sesuai perundangan, mengingat sumbernya dari APBD. Oleh karena itu, sejak awal kami menggagas bantuan Non APBD yang lebih fleksibel, merata dan melibatkan banyak pihak seperti Posko Bantuan Satgas, Jaga Asa dan ASN Peduli,” sebutnya.

    Draft Raperda Perubahan APBD 2021 itu juga secara langsung diserahkan kepada Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto dari Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di ruang paripurna. Ikut hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda), Syarifah Sofiah.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Presiden Prabowo Tunjuk Hanif Faisol Nurofiq Nakhodai KLH

    21 Oktober 2024
    Pemerintahan

    Kolaborasi Pemkot dan DPRD Serahkan Bantuan 50 Kursi Roda Untuk Warga

    25 April 2025
    Kota Bogor

    Tindak Lanjuti Temuan Sidak, Komisi I Panggil Diarpus Kota Bogor

    7 Juni 2022
    Kota Bogor

    Tok ! Perda Perubahan Nama PDJT Disahkan

    11 Maret 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Bisnis

    Selain Pengembangan Rumah Sakit, Jepang Jajaki Kerja Sama Restoran dan Jamur Sitake

    5 April 2022

    Sebelum bertolak ke Jepang, Diplomat Muda Bidang Ekonomi KBRI Tokyo Pandu Utama Manggala kembali…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.