Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Bima Arya : Pekik Merdeka Saat Ini Lawan Pandemi !
    Kesehatan

    Bima Arya : Pekik Merdeka Saat Ini Lawan Pandemi !

    18 Agustus 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Makna kemerdekaan saat ini ditandai lewat tantangan yang berbeda. Jika dahulu, melawan penjajah menjadi teriakkan yang terus digelorakan. Sementara sekarang, pandemi Covid-19 jadi musuh bersama.

    Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor, Bima Arya saat menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76 di Plaza Balai Kota Bogor, Selasa (17/8/2021).

    “Pekik merdeka tahun ini dan tahun lalu memiliki nuansa yang berbeda, dengan pekik merdeka selama puluhan tahun kita merdeka. Keinginan untuk merdeka saat ini dari situasi pandemi, keinginan untuk merdeka secara ekonomi, merdeka untuk memperoleh pendidikan, merdeka dari segala bentuk yang mengoyak kebersamaan,” seru Bima Arya.

    Kemudian kata wali kota, ada dua hal yang menjadi pemicu para pejuang pendiri bangsa untuk memekikkan kemerdekaan. Yakni optimisme dan persatuan, keyakinan dan kebersamaan untuk kemenangan dalam perang.

    “Dulu, tidak ada logikanya kita memenangkan perang melawan musuh yang luar biasa, kecuali didorong dengan semangat yang yakin dan optimis serta rasa bersama sebagai bangsa,” jelas Bima Arya lagi.

    Masih dalam pidatonya, hari ini tak ada bangsa dan negara di dunia yang lolos dari wabah Covid-19. Sehebat dan semaju apapun bangsa tersebut, tetap diterjang oleh pandemi.

    “Hari ini bangsa kita boleh ekonominya kalah dari negara – negara lain, boleh juga militernya mungkin kalah dengan negara lain. Tapi hari ini dua hal yang dari dulu kita miliki dan Insya Allah tidak pernah luntur, adalah optimisme dan persatuan,” tegasnya.

    Bukan hanya sekedar retorika dan basa basi semata, sambung Bima Arya, fakta menunjukkan bahwa dua hal ini betul – betul digenggam. Sebesar 84 persen warga Kota Bogor optimis akan menaklukan Covid-19. Bahkan sebagian besar warga telah dan akan selalu menolong warganya.

    Optimisme kebersamaan, dikatakan Bima Arya adalah modal yang luar biasa untuk memenangkan perang. Dan dua hal itulah yang membuat situasi hari ini lebih baik dari kemarin, dari minggu lalu, dari tiga minggu dan bahkan dari bulan lalu. Covid di Kota Bogor diharapkan telah terkendali.

    “Izinkan saya menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh Forkopimda yang telah bekerja sangat keras melebihi panggilan tugas. Turun ke lapangan bersama – sama bagian dari solusi,” sahut Bima Arya.

    Tak sampai disitu, Bima Arya juga mengucap terima kasih kepada warga Bogor yang berjuang di ujung terdepan, di garis terdepan. Pun untuk para ketua RT ketua RW, petugas di puskesmas, para nakes yang telah mengambil resiko tinggi dengan selalu berada di lapangan.

    Apresiasi juga kepada relawan pemuda, KNPI dan seluruh OKP yang bersama – sama dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor terjun ke lapangan ikut memantau warga. Memastikan semuanya memperoleh perawatan yang layak.

    Namun, peperangan belum usai. Mungkin masih akan panjang dan masih banyak yang harus diselamatkan serta masih banyak yang harus dimerdekakan. Data berbicara, secara ekonomi 65 persen warga turun pendapatannya, 41 persen warga Kota Bogor kehilangan pekerjaannya. Namun angka bukan sekedar angka, angka itu menggambarkan penderitaan, angka itu menggambarkan keprihatinan.

    “ASN tidak boleh diam, harus selalu menjadi bagian dari upaya memecahkan persoalan. Dari segi sosial dilapangan data menunjukkan hal yang harus menjadi atensi bersama. 229 anak dari 133 keluarga di Kota Bogor kehilangan orangtuanya. Yatim, piatu atau yatim piatu,” urai Bima Arya.

    “Mereka ini harus kita selamatkan, mereka tidak boleh kehilangan masa depan. Mereka tidak boleh putus asa, mari kita jaga asa mereka dengan memberikan harapan dan pertolongan,” kata Bima Arya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Terima Kunjungan Pelajar SMP Mardi Yuana, Banu Sebut Pelajar Sudah ‘Melek’ Demokrasi

    23 Oktober 2025
    Kota Bogor

    Gotong Royong Buka Akses Jalan Mekarwangi–Kayumanis, Banu Bagaskara Desak Pemkot Bogor Turun Tangan

    25 Oktober 2025
    Kecelakaan

    Tabrak Wartawan Hingga Jarinya Putus, Sopir Angkot Kabur Belum Ditangkap

    16 April 2024
    Apresiasi

    DPRD Komitmen Ciptakan Pilkada Damai di Kota Bogor

    11 September 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Bisnis

    Bima Arya Resmikan Moza Kitchen Bogor, Titip Tampung Pelaku UMKM

    10 April 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi istrinya, Yane Ardian meresmikan Halal Meat Shop…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.