Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    • Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD
    • Pasar Jambu Dua Diresmikan Jadi Sentra Kuliner Baru
    • ‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
    • Perumda Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa Agar Air Jernih dan Terjaga Kualitasnya
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Bima Arya : Pekik Merdeka Saat Ini Lawan Pandemi !
    Kesehatan

    Bima Arya : Pekik Merdeka Saat Ini Lawan Pandemi !

    18 Agustus 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Makna kemerdekaan saat ini ditandai lewat tantangan yang berbeda. Jika dahulu, melawan penjajah menjadi teriakkan yang terus digelorakan. Sementara sekarang, pandemi Covid-19 jadi musuh bersama.

    Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor, Bima Arya saat menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76 di Plaza Balai Kota Bogor, Selasa (17/8/2021).

    “Pekik merdeka tahun ini dan tahun lalu memiliki nuansa yang berbeda, dengan pekik merdeka selama puluhan tahun kita merdeka. Keinginan untuk merdeka saat ini dari situasi pandemi, keinginan untuk merdeka secara ekonomi, merdeka untuk memperoleh pendidikan, merdeka dari segala bentuk yang mengoyak kebersamaan,” seru Bima Arya.

    Kemudian kata wali kota, ada dua hal yang menjadi pemicu para pejuang pendiri bangsa untuk memekikkan kemerdekaan. Yakni optimisme dan persatuan, keyakinan dan kebersamaan untuk kemenangan dalam perang.

    “Dulu, tidak ada logikanya kita memenangkan perang melawan musuh yang luar biasa, kecuali didorong dengan semangat yang yakin dan optimis serta rasa bersama sebagai bangsa,” jelas Bima Arya lagi.

    Masih dalam pidatonya, hari ini tak ada bangsa dan negara di dunia yang lolos dari wabah Covid-19. Sehebat dan semaju apapun bangsa tersebut, tetap diterjang oleh pandemi.

    “Hari ini bangsa kita boleh ekonominya kalah dari negara – negara lain, boleh juga militernya mungkin kalah dengan negara lain. Tapi hari ini dua hal yang dari dulu kita miliki dan Insya Allah tidak pernah luntur, adalah optimisme dan persatuan,” tegasnya.

    Bukan hanya sekedar retorika dan basa basi semata, sambung Bima Arya, fakta menunjukkan bahwa dua hal ini betul – betul digenggam. Sebesar 84 persen warga Kota Bogor optimis akan menaklukan Covid-19. Bahkan sebagian besar warga telah dan akan selalu menolong warganya.

    Optimisme kebersamaan, dikatakan Bima Arya adalah modal yang luar biasa untuk memenangkan perang. Dan dua hal itulah yang membuat situasi hari ini lebih baik dari kemarin, dari minggu lalu, dari tiga minggu dan bahkan dari bulan lalu. Covid di Kota Bogor diharapkan telah terkendali.

    “Izinkan saya menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh Forkopimda yang telah bekerja sangat keras melebihi panggilan tugas. Turun ke lapangan bersama – sama bagian dari solusi,” sahut Bima Arya.

    Tak sampai disitu, Bima Arya juga mengucap terima kasih kepada warga Bogor yang berjuang di ujung terdepan, di garis terdepan. Pun untuk para ketua RT ketua RW, petugas di puskesmas, para nakes yang telah mengambil resiko tinggi dengan selalu berada di lapangan.

    Apresiasi juga kepada relawan pemuda, KNPI dan seluruh OKP yang bersama – sama dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor terjun ke lapangan ikut memantau warga. Memastikan semuanya memperoleh perawatan yang layak.

    Namun, peperangan belum usai. Mungkin masih akan panjang dan masih banyak yang harus diselamatkan serta masih banyak yang harus dimerdekakan. Data berbicara, secara ekonomi 65 persen warga turun pendapatannya, 41 persen warga Kota Bogor kehilangan pekerjaannya. Namun angka bukan sekedar angka, angka itu menggambarkan penderitaan, angka itu menggambarkan keprihatinan.

    “ASN tidak boleh diam, harus selalu menjadi bagian dari upaya memecahkan persoalan. Dari segi sosial dilapangan data menunjukkan hal yang harus menjadi atensi bersama. 229 anak dari 133 keluarga di Kota Bogor kehilangan orangtuanya. Yatim, piatu atau yatim piatu,” urai Bima Arya.

    “Mereka ini harus kita selamatkan, mereka tidak boleh kehilangan masa depan. Mereka tidak boleh putus asa, mari kita jaga asa mereka dengan memberikan harapan dan pertolongan,” kata Bima Arya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Ratusan Warga Mulai Jalani Program Padat Karya

    23 Juli 2025
    Kota Bogor

    PKB Sambangi PPP, Kemungkinan Koalisi Menguat Jelang Pilwalkot Bogor

    23 Juni 2024
    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022
    Kota Bogor

    Perumda Tirta Pakuan Pastikan Produksi dan Distribusi Air Tak Terganggu Selama PPKM Darurat

    5 Juli 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.