Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak
    • Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua
    • Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor
    • 316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
    • Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua
    • Helaran Pajajaran, Dedie Rachim Ingatkan Falsafah Hidup Masyarakat Sunda
    • Derby Persikabo vs PSB Bogor Semarakkan HJB ke-544, Dedie Rachim Beri Dukungan Langsung
    • Penataan Alun-alun Empang Dimulai, Pemkot Bogor Hadirkan Ruang Terbuka Hijau Bersejarah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Bima Arya Jelaskan Pentingnya Pola Pengasuhan Anak di Masa Pandemi
    Kesehatan

    Bima Arya Jelaskan Pentingnya Pola Pengasuhan Anak di Masa Pandemi

    22 Oktober 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya menjadi narasumber pada Peringatan HUT PGRI ke-76 Tingkat Kota Bogor dengan tema ‘Pentingnya Pendampingan Psikososial Dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pada Era Normal Baru’.

    Pada kesempatan itu, Bima Arya menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 yang telah berjalan hampir dua tahun bukan hanya soal ujian bagi kesehatan, tetapi juga ujian bagi sistem secara keseluruhan. Salah satunya sistem pendidikan yang tidak hanya pendidikan formal di sekolah, tetapi juga non formal.

    Menurutnya, jika hari ini yang hadir disini atau luring maupun mengikuti daring, perspektifnya adalah protokol kesehatan. Hal itu dinilai sebagai sesuatu yang salah, namun jauh lebih dari sekedar isu kesehatan. Berbicara PTM tidak hanya bicara protokol kesehatan tetapi hal lainnya, salah satunya pola pengasuhan.

    “Mendidik anak itu adalah menguji teamwork, makanya ada istilah parental teamwork dimana semua berperan dan memainkan fungsi,” ujar Bima Arya di Executive Lounge Lapangan Golf Bogor Heritage Field RSJMM, Jalan Semeru, Kota Bogor, Kamis (21/10/2021).

    Dalam teori-teori psychosocial kata dia, banyak faktor yang menentukan hal tersebut. Pertama, yang paling menentukan adalah interaksi antara pengasuh dengan anak. Pengasuh yang dimaksud bukan asisten rumah tangga, tetapi semua yang dekat mengasuh, khususnya keluarga atau kerabat.

    “Cara pengasuh berinteraksi dengan anak sangat membentuk anak asuhannya dan ini dipengaruhi intensitas waktu. Sebagai wali kota ini persoalan berat bagi saya, sejak tujuh tahun mengalokasikan quality time itu PR banget bagi saya. Selain koordinasi dengan jajaran Forkopimda dan jajaran Pemkot Bogor, anak-anak ini juga perlu. Jadi sangat tidak mudah, cara kita mengambil keputusan, kemudian kesehatan ibu, pengetahuan ibu dan pengetahuan yang mengasuh, ini juga menentukan dan mempengaruhi anak,” paparnya.

    Berdasarkan survei yang dilaksanakan ketika pandemi Covid-19, ada hal yang mengejutkan, dimana hasil survei menyebutkan bahwa mayoritas para ibu mengaku depresi dan mengalami hipertensi.

    “Jika demikian bisa dibayangkan efeknya seperti apa, padahal ibu yang menentukan pola asuh bagi anak,” sebutnya.

    Selain pola asuh langsung, dalam teori psychosocial ada kualitas lingkungan di rumah yang ragam bentuknya. Pandemi Covid-19 tidak hanya melahirkan anak-anak yang skill sosialnya menjadi lemah tetapi lebih dalam dari itu, yakni menjadikan anak paranoid.

    Selama hampir dua tahun pandemi, Bima Arya mengaku telah menemukan karakter para anak dan para orang tua yang sangat terdampak. Menjadi khawatir ketika ketemu orang lain, salah satunya ada yang ditakuti-takuti sama oleh orang tuanya sehingga menjadi tidak seimbang ketika berinteraksi maupun berkomunikasi.

    “Jika sudah seperti ini, tangan pertamanya itu bukan hubungan darah tapi teknologi sosial yang menjadi rimba belantara yang sangat sulit dikendalikan. Akhirnya peran pola asuh didalam diambil alih ‘üncle google’ dan ‘äunty youtube’ dan segala macam, itulah yang berperan disitu,” ungkapnya.

    Menurut salah seorang yang sangat berpengaruh dalam teori psikososial, Erik Erikson yang dijadikan referensi oleh banyak guru dan pendidik, ada tahapan-tahapan yang sangat menentukan karakter orang tidak boleh terlewat, yakni tentang usia antara 6 hingga 11 tahun dan rentang usia antara 11 – 17 tahun.

    ‘Jika ini terlewat atau tidak maksimal, maka anak tersebut akan tumbuh melenceng,” jelasnya.

    Dalam keadaan normal atau biasa sebelum pandemi Covid-19, menurutnya hal itu bisa terjadi, ketika anak-anak dikuasai oleh dunia maya, dipengaruhi oleh narkoba lewat mata (narkolema) dan sebagainya.

    Di sisi lain, dalam kondisi dunia normal saja bonus demografi sudah menjadi PR, mempersiapkan para anak-anak muda sebagai generasi masa depan yang siap bertarung ketika menjadi usia produktif.

    Bima Arya menyebut, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang sudah berjalan selama hampir dua pekan, PR terbesar yang dihadapi bukan hanya sekedar memastikan protokol kesehatan. Tetapi juga harus memastikan tidak ada hal-hal yang hilang ketika anak-anak masuk sekolah.

    “Merumuskan satu pola dimana prokes ditegakkan, ditaati, dipastikan ada tetapi komunikasi, pola interaksi, substansi metode yang disampaikan di sekolah tetap memberikan penguatan bagi karakter para siswa,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Covid19

    Sebaiknya Pejabat Publik dan Tokoh Masyarakat Memberi Contoh Menghadapi Covid-19

    2 Desember 2020
    Daerah

    Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil Hadiri Mukota VIII Kadin, Tekankan Sinergi Pembangunan

    19 Juni 2026
    Trending

    Lemhannas RI Buka Program P4N 2025 untuk Cetak Pemimpin Berkarakter

    6 Februari 2025
    Kota Bogor

    Benn Optimis dengan Character Building Atlet Mampu Kuasai Diri

    27 Mei 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Daerah

    Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri

    26 Februari 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.