Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gali Potensi Baru, Sukaresmi Mulai Kembangkan Produk UMKM
    • Jenal Mutaqin Tekankan Penanganan Jangka Panjang Solusi Banjir
    • Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026
    • PAD Kota Bogor Digenjot, Pajak Restoran-Kafe Diakselarasi Langsung Masuk ke Kas Daerah
    • Dikeluhkan Warga, Dewan Sidak Pembangunan Hotel Prima
    • Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober
    • Lapak Capil, Akselarasi Disdukcapil Kota Bogor Layani Kebutuhan Adminduk
    • DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Begini Kata BTP Soal Crane Terguling di Proyek Double Track
    Kesehatan

    Begini Kata BTP Soal Crane Terguling di Proyek Double Track

    7 Juni 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Balai Besar Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengupdate kejadian tergulingnya crane di lokasi pembangunan Jalur Rel Ganda (Double Track) Bogor-Sukabumi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan pada Minggu (6/6/2021) sore.

    Dilokasi kejadian sudah dipasang garis pembatas dan crane mulai dievakuasi pada Senin (7/6/2021) siang.

    Akibat peristiwa ini, Balai Besar Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat memberikan catatan khusus untuk kontraktor pelaksana.

    Kepala Balai Besar Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Erni Basri mengatakan, kejadian tergulingnya crane pada Minggu (06/06/2021) pukul 17.22 WIB. Kejadian tergulingnya crane di Jembatan BH 37 Km 4+557 antara Batutulis-Ciomas.

    “Hal ini terjadi pada saat pekerjaan pengangkatan rangka atau gelagar jembatan existing dengan kondisi cuaca pada saat itu gerimis atau hujan sedang. Dapat disampaikan tidak ada korban jiwa dari insiden/kecelakaan tersebut dan terdapat kerusakan pada alat kerja berupa crane tandano kapasitas 45 ton yang dioperasikan oleh kontraktor pelaksana,” ungkap Erni, Senin (7/6/2021) siang.

    Erni melanjutkan, sebagai upaya penanganan telah diamankan dan sterilisasi di lokasi kerja, selain itu petugas juga memasang safety line dan pengamanan crane ditutup.

    Untuk mempermudah evakuasi, lanjut Erni, pihaknya juga telah mendatangkan material sirtu sebagai penguatan jalan akses dan pembuatan platform atau landasan kerja untuk evakuasi crane,

    “Kita mendatangkan dua unit crane penolong, serta evakuasi crane dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2021 pukul 10.00 WIB tadi dan masih berlangsung,” ujarnya

    “Untuk penyebab kejadian saat ini masalah dalam penelitian konsultan pengawas. Kami terus menerus meningkatkan dalam penerapan ketat SOP kerja secara komprehensif semua lini. Semoga tidak ada insiden lagi. Catatan untuk kontraktor pelaksana adalah safety first,” tambah Erni, menegaskan.

    Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Theo Patricio mengaku, pihaknya sudah menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pengecekan di lokasi tergulingnya alat berat berupa crane yang digunakan dalam pembangunan rel ganda Bogor – Sukabumi di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan.

    “Hal tersebut dilakukan, mengingat beredar kabar tergulingnya crane tersebut akibat dari labilnya kontruksi tanah di kawasan tersebut. Kami menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan, karena khawatir kejadian ini dapat memicu bencana alam. Mengingat kontur tanah di lokasi cukup labil. Terlebih saat diguyur hujan,” ungkapnya.

    Theo melanjutkan, berdasarkan informasi yang didapat petugas, peristiwa kecelakaan kerja di lokasi pembangunan rel ganda itu, terjadi pada Minggu 6 Juni 2021 petang Peristiwa tergulingnya crane itu saat sedang mengangkat rangka besi jembatan lama rel kereta Bogor-Sukabumi.

    “Penyebab kejadian belum bisa diketahui dikarenakan pihak dari proyek tertutup saat personil akan bertanya mengenai hal itu. Tidak ada korban jiwa dan rumah warga yang tertimpa atas kejadian ini,” pungkasnya.

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Kolaborasi, Ringankan Beban Warga di Masa Pandemi

    29 Juli 2021
    Kebocoran Pipa

    Dalam Sebulan, Perumda Tirta Pakuan Terima Seribu Laporan Kebocoran

    25 November 2022
    Kesehatan

    Jadi Calon RW Termuda, Ammar : Pemuda Harus Bawa Perubahan!

    2 Maret 2022
    Kesehatan

    Tim Dinas PUPR Kota Bogor Temukan ‘Bunker’ di Terowongan Kuno Belanda

    2 September 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Daerah

    Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri

    26 Februari 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.