Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    • Ombudsman Nilai Kepatuhan Pelayanan Publik RSUD Kota Bogor
    • Metode Pemadaman Kebakaran di TPAS Galuga
    • 99 Persen Padam, Pemkot Bogor Tetap Siagakan Personel di TPAS Galuga
    • Dedie Rachim Ajak Warga Budayakan Berolahraga dan Dukung Atlet di Porprov XV   
    • Adu Inovasi di Bogor Innovation Award 2026
    • Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Tolak Keras Omnibus Law, Balaikota Bogor Dikepung Ratusan Buruh
    Kesehatan

    Tolak Keras Omnibus Law, Balaikota Bogor Dikepung Ratusan Buruh

    21 Oktober 20201 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Ratusan Buruh dari berbagai serikat di Bogor menggelar aksi unjuk rasa ke Balai Kota Bogor. Mereka
    meminta Walikota Bogor Bima Arya mendesak Presiden Jokowi dan DPR Pusat mencabut pengesahan Omnibus Law yang dianggap menyengsarakan para pekerja.

    Buruh tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan PUK SP Kep Goodyear Indonesia itu mengepung Balaikota Bogor, Rabu (21/10/2020) pagi.

    Ketua PUK SP Kep Goodyear Indonesia, Iwan Ibnu menjelaskan dengan disahkannya Undang-undang tersebut menghilangkan upah minimum serta kebijakan baik lainnya.

    “Dengan disahkannya RUU Omnibus Law sangat merugikan dana menyesengsarakan para pekerja, karena berdampak pada hilangnya upah minimum, berkurangnya uang pensiun dan berdampak juga hilangnya jaminan sosial buruh,” tuturnya.

    Iwan mengatakan, para pekerja yang turun aksi ini berjumlah 800 orang. Namun jumlah tersebut akan terus bertambah.

    “Kami sudah koordinasi dengan teman-teman buruh lainnya untuk sama-sama menyampaikan aspirasi dan rencananya kita turun mencapai 1000 orang. Mereka masih diperjalanan menuju ke Balaikota,” katanya.

    Aksi Unras di Balaikota Bogor masih berlangsung dan kondusif. Aksi mereka juga diterima langsung Walikota Bogor Bima Arya. Terlihat aparat TNI-Polri dan petugas Satpol PP berjaga ketat untuk mengamankan jalannya aksi buruh tersebut di halaman Balai Kota Bogor.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Tim Dinas PUPR Kota Bogor Temukan ‘Bunker’ di Terowongan Kuno Belanda

    2 September 2021
    Kota Bogor

    Didampingi Pendukungnya, Aldho Daftar Pencalonan Ketua PWI Kota Bogor 

    15 Juli 2024
    Kesehatan

    Harga Minyak Meroket, KSU Karya Mandiri Jual Minyak Hanya Rp 2 Ribu Perliter

    22 November 2021
    Kesehatan

    37 Positif Covid-19 di Griya Melati, Bima Kontak Menkes Budi Gunadi

    21 Mei 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.