Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Menteri LH Minta Daerah yang Melaksanakan PSEL Siapkan Pemilahan Sampah dari Hulu Secara Masif
    • Kembangkan Berbagai Potensi Wilayah, Sukasari Jadi Pusat Perekonomian Urban Bogor Timur
    • Tata Wajah Taman Heulang, Pemkot Bogor Gelar Korve dan Siapkan Kawasan Kuliner
    • Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar
    • Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah
    • Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
    • Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang
    • Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Edukasi » Susuri Pemukiman Padat Penduduk, Bima Arya dan Yane Ardian Ajak Anak-anak Imunisasi
    Edukasi

    Susuri Pemukiman Padat Penduduk, Bima Arya dan Yane Ardian Ajak Anak-anak Imunisasi

    30 September 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yane Ardian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dan aparatur wilayah menyusuri pemukiman padat penduduk di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis (29/9/2022) melakukan sosialisasi dan mengajak para orang tua melakukan imunisasi anaknya.

    Kedatangan Bima Arya dan Yane Ardian itu pun disambut antusias masyarakat yang membawa anaknya untuk menjalani imunisasi. Sambil membagikan makanan ringan dan susu, keduanya berbincang dengan warga dan mengajak anak-anak bersenda gurau sebelum di imunisasi. Lokasi imunisasi ini pun dibuat ceria dengan dekorasi dan aksesoris agar anak-anak yang datang ceria.

    Saat ini kata Bima Arya, capaian imunisasi measles (campak) dan rubella (campak Jerman) yang disingkat dengan imunisasi MR ini capaiannya baru mencapai 79 persen di Kota Bogor.

    “Tapi kita ingin kerja keras karena ini penting untuk anak-anak ya, supaya mereka siap untuk menjadi anak-anak tangguh di era bonus demografi ini,” katanya.

    Untuk mengejar capaian imunisasi yang tinggal satu hari lagi ini, ia memerintahkan kepada semua aparatur wilayah untuk turun ke pemukiman warga melakukan jemput bola dengan cara door to door ataupun sweeping.

    “Jadi semuanya (anak-anak) dibawa dan semuanya diminta untuk di imunisasi,” tegasnya.

    Dari data UNICEF kata Wali Kota, capaian vaksinasi di kota-kota besar di Indonesia dan di Jawa Barat memiliki capaian yang rendah. Untuk itu ia meminta agar di sisa waktu yang ada terus digencarkan sosialisasi dan edukasi serta ajakan imunisasi.

    “Hampir semua kota besar sama, kata UNICEF ini urban paradox. Di desa-desa di kabupaten justru lebih tinggi daripada di kota. Mungkin kota-kota merasa kurang perlu, padahal perlu,” ujarnya.

    Bima Arya menyatakan, di Kota Bogor capaian target imunisasi tertinggi juga berada di wilayah pinggiran kota. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan capaian target imunisasi di tengah kota yang masih rendah.

    Di lokasi yang sama, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi. Selanjutnya dengan cara jemput bola dari pintu ke pintu, by name by address Dinkes mencoba memaksimalkan capaian target imunisasi MR.

    “Strateginya sama kaya vaksin, kita gerakan ke semua stakeholder termasuk ke organisasi keagamaan. Karena ada faktor pemicu itu yang perlu dilakukan pendekatan oleh tokoh agama,” ujarnya.

    Imunisasi MR pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) ini berlangsung hingga 30 September 2022. Sedangkan untuk imunisasi kejar masih berlangsung hingga Desember 2022. BIAN ini memiliki tujuan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi.

    BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubella serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. Manfaat BIAN dapat mencegah kesakitan dan kecacatan akibat Campak, Polio, Pertusis (batuk rejan), Rubella, Difteri, Hepatitis B, Pneumonia (radang paru), Meningitis (radang selaput otak)

    Sasarannya yaitu imunisasi tambahan campak-rubella, yaitu anak usia 9 – 59 bulan tanpa melihat status imunisasi campak-rubella sebelumnya. Sasaran imunisasi kejar yaitu anak usia 12-59 bulan untuk melengkapi status imunisasi yang terlewat/belum lengkap.

    Dari sisi keamanan kata Retno sapaan Kadinkes, imunisasi ini sudah mendapat jaminan keamanan.

    “Kita juga melibatkan semua dokter spesialis dan menyosialisasikan langsung ke masyarakat. Memang ada yang menolak dan khawatir dan ada juga blank spot yang pemahamannya belum tahu disitu kita kemudian mendatangkan dokter spesialis untuk melakukan edukasi dan sosialisasi,” ujarnya.

    Bima Arya Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno Yane Ardian
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor dan RS Ummi Bogor Jalin Kerja Sama Layanan Kesehatan untuk Pegawai

    26 September 2025
    Trending

    DPD Anies Deklarasikan Dukungan untuk Atang-Annida di Pilkada 2024

    17 November 2024
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Mulai Tertibkan Kabel Udara di Jalan Otista Hingga Alun-alun

    23 September 2024
    DPRD Kota Bogor

    Bentuk 3 Pansus Baru, DPRD Kota Bogor Bahas 2 Raperda Baru dan Peraturan Tatib DPRD

    10 Oktober 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Daerah

    Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

    16 April 2026

    BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.