Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Adu Inovasi di Bogor Innovation Award 2026
    • Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    • Pengusaha Ojol Sepakat Tindak Mitra yang Langgar Lalu Lintas
    • Pemkot Distribusikan 190.150 Masker ke Kantor Kecamatan Hingga Posyandu
    • Hadapi Sebaran Abu Vulkanik, Pemkot Bogor Perkuat Penanganan dan Perlindungan Kesehatan Warga
    • Satresnarkoba Polresta Bogor Kota Amankan 18 Kg Ganja, Kurir Lintas Provinsi Berhasil Dibekuk
    • Pemkot Bogor Keluarkan Kebijakan PJJ, Walikota Dedie A. Rachim : Kesehatan dan Keselamatan Anak adalah Prioritas Utama
    • Dedie Rachim Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum, Dorong Sentralisasi Data Nasional Perkuat Kebijakan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Edukasi » Susuri Pemukiman Padat Penduduk, Bima Arya dan Yane Ardian Ajak Anak-anak Imunisasi
    Edukasi

    Susuri Pemukiman Padat Penduduk, Bima Arya dan Yane Ardian Ajak Anak-anak Imunisasi

    30 September 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yane Ardian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dan aparatur wilayah menyusuri pemukiman padat penduduk di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis (29/9/2022) melakukan sosialisasi dan mengajak para orang tua melakukan imunisasi anaknya.

    Kedatangan Bima Arya dan Yane Ardian itu pun disambut antusias masyarakat yang membawa anaknya untuk menjalani imunisasi. Sambil membagikan makanan ringan dan susu, keduanya berbincang dengan warga dan mengajak anak-anak bersenda gurau sebelum di imunisasi. Lokasi imunisasi ini pun dibuat ceria dengan dekorasi dan aksesoris agar anak-anak yang datang ceria.

    Saat ini kata Bima Arya, capaian imunisasi measles (campak) dan rubella (campak Jerman) yang disingkat dengan imunisasi MR ini capaiannya baru mencapai 79 persen di Kota Bogor.

    “Tapi kita ingin kerja keras karena ini penting untuk anak-anak ya, supaya mereka siap untuk menjadi anak-anak tangguh di era bonus demografi ini,” katanya.

    Untuk mengejar capaian imunisasi yang tinggal satu hari lagi ini, ia memerintahkan kepada semua aparatur wilayah untuk turun ke pemukiman warga melakukan jemput bola dengan cara door to door ataupun sweeping.

    “Jadi semuanya (anak-anak) dibawa dan semuanya diminta untuk di imunisasi,” tegasnya.

    Dari data UNICEF kata Wali Kota, capaian vaksinasi di kota-kota besar di Indonesia dan di Jawa Barat memiliki capaian yang rendah. Untuk itu ia meminta agar di sisa waktu yang ada terus digencarkan sosialisasi dan edukasi serta ajakan imunisasi.

    “Hampir semua kota besar sama, kata UNICEF ini urban paradox. Di desa-desa di kabupaten justru lebih tinggi daripada di kota. Mungkin kota-kota merasa kurang perlu, padahal perlu,” ujarnya.

    Bima Arya menyatakan, di Kota Bogor capaian target imunisasi tertinggi juga berada di wilayah pinggiran kota. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan capaian target imunisasi di tengah kota yang masih rendah.

    Di lokasi yang sama, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi. Selanjutnya dengan cara jemput bola dari pintu ke pintu, by name by address Dinkes mencoba memaksimalkan capaian target imunisasi MR.

    “Strateginya sama kaya vaksin, kita gerakan ke semua stakeholder termasuk ke organisasi keagamaan. Karena ada faktor pemicu itu yang perlu dilakukan pendekatan oleh tokoh agama,” ujarnya.

    Imunisasi MR pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) ini berlangsung hingga 30 September 2022. Sedangkan untuk imunisasi kejar masih berlangsung hingga Desember 2022. BIAN ini memiliki tujuan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi.

    BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubella serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat. Manfaat BIAN dapat mencegah kesakitan dan kecacatan akibat Campak, Polio, Pertusis (batuk rejan), Rubella, Difteri, Hepatitis B, Pneumonia (radang paru), Meningitis (radang selaput otak)

    Sasarannya yaitu imunisasi tambahan campak-rubella, yaitu anak usia 9 – 59 bulan tanpa melihat status imunisasi campak-rubella sebelumnya. Sasaran imunisasi kejar yaitu anak usia 12-59 bulan untuk melengkapi status imunisasi yang terlewat/belum lengkap.

    Dari sisi keamanan kata Retno sapaan Kadinkes, imunisasi ini sudah mendapat jaminan keamanan.

    “Kita juga melibatkan semua dokter spesialis dan menyosialisasikan langsung ke masyarakat. Memang ada yang menolak dan khawatir dan ada juga blank spot yang pemahamannya belum tahu disitu kita kemudian mendatangkan dokter spesialis untuk melakukan edukasi dan sosialisasi,” ujarnya.

    Bima Arya Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno Yane Ardian
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Aklamasi, Irwan Kembali Pimpin Gapensi Kota Bogor

    26 Oktober 2021
    Kota Bogor

    Aklamasi di Musda XI, Rusli Prihatevy Dituntut Jaga Soliditas dan Dongkrak Kursi Golkar Kota Bogor

    31 Juli 2026
    Jawa Barat

    SOIna Kota Bogor Berkomitmen Cetak Atlet Andal

    24 November 2024
    Kota Bogor

    Biro Hukum dan HAM Jabar Bahas Mitigasi Hukum untuk Pinjol dan Judol

    8 Juli 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.