Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Angkot Usia di Atas 20 Tahun Resmi Dilarang Beroperasi, Pemkot Bogor Mulai Penertiban
    • Rampung Dibahas, Perda Penyelenggaraan Ekonomi Kreatif Jadi Kado HJB ke-544
    • Pastikan Aliran Air Penuhi K-3, Tirta Pakuan Komisioninh Jaringan di Palasari
    • Mengenang Muaz HD, Legislator PKS yang Mengabdikan Hidup untuk Dakwah dan Pelayanan Publik
    • Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
    • Jenal Mutaqin Sampaikan Keseriusan Pemkot Tangani Pendidikan
    • Pemkot Bogor Raih Predikat WTP ke-10 Kali
    • 120 Anggota DWP Kota Bogor Ikuti Pelatihan Kreativitas Kain Perca
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Aplikasi » Super Jendela Tunggal Talas Bogor, Mudahkan Warga Akses Berbagai Aplikasi
    Aplikasi

    Super Jendela Tunggal Talas Bogor, Mudahkan Warga Akses Berbagai Aplikasi

    30 Oktober 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan meluncurkan satu aplikasi terintegrasi untuk menggabungkan beberapa aplikasi yang ada secara bertahap. Tercatat, saat ini ada sekitar 128 aplikasi di lingkungan Pemkot Bogor.

    Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XX Tahun 2023 LAN (Lembaga Administrasi Negara) RI ini diinisiasi Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat dengan nama aplikasi Super Jendela Tunggal Talas Bogor.

    Nantinya, warga dan ASN dapat mengakses semua layanan publik terintegrasi berbasis layanan WhatsApp atau WA Chat Bot yang dirancang untuk memberikan respons otomatis berdasarkan input dan permintaan yang diterima, sehingga interaksi menjadi lebih praktis dan efisien.

    Aplikasi ini memungkinkan warga untuk mengakses berbagai aplikasi, seperti informasi hibah dan bansos, layanan pengaduan, layanan publik unggulan, struktur pemerintahan hingga pengaduan dan saran.

    Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat menyebut, saat ini di perangkat-perangkat daerah di Kota Bogor banyak terdapat aplikasi, baik untuk aparatur sipil negara (internal) maupun untuk publik atau masyarakat (eksternal).

    Diakuinya banyaknya aplikasi ini bagian dari upaya digitalisasi pemerintahan. Sejak tahun 2014 awal Smart City, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berlomba-lomba membuat inovasi untuk mempermudah pelayanan di bidang tugasnya dengan membuat aplikasi.

    “Trend saat ini bagaimana menggabungkan aplikasi. Bagaimana caranya semua aplikasi itu dapat diakses hanya dari satu aplikasi,” jelasnya.

    “Saya dari Kominfo, karena sedang melaksanakan Diklat PKN 2 menangkap ini sebagai sebuah kebutuhan dan arahan dari pimpinan, bagaimana memudahkan masyarakat sehingga hanya satu kali akses (aplikasi),” katanya.

    Sebelumnya, lahirlah Bogor Single Window (BSW) yang merupakan aplikasi super menyatukan seluruh aplikasi yang ada di Kota Bogor dengan didukung oleh database terpusat dan kerangka kerja Smart City.

    “Harapannya BSW ini menjadi rumah besar bagi semua aplikasi-aplikasi. Walaupun masih terbagi dua BSW ini, ada yang untuk ASN dan BSW publik,” tuturnya.

    Berdasarkan survei, masyarakat Kota Bogor hampir 98 persen memiliki aplikasi WA (WhatsApp) dari total 89 persen masyarakat Kota Bogor yang memiliki gawai atau smartphone.

    Dengan membaca kondisi tersebut, pihaknya melengkapinya dengan membuat layanan WhatsApp Talas Bogor (Data dan Layanan Terintegrasi) yang merupakan layanan publik melalui Whatsapp Pemerintah Kota Bogor.

    “Jadi masyarakat yang tidak ingin mendownload aplikasi bisa tetap terlayani dengan cara WA. Tapi tetap nanti diarahkan ke aplikasi-aplikasi tertentu. Harapannya mempermudah, misalnya untuk hibah bansos ke Sahabat, pelayanan jaminan kesehatan ke Solid, kependudukan ke Sitanduk,” katanya.

    Memang kata Rahmat, masih ada tantangan kedepannya, karena ada aplikasi-aplikasi yang berasal dari pemerintah pusat. Untuk itu pihaknya tengah mengupayakan agar bisa bergabung menjadi dalam satu aplikasi.

    “Sebenarnya ini trend nasional, di Jawa Barat ada Jabar Super App Sapa Warga, di pusat akan membuat aplikasi Indonesia Satu. Tujuannya sekali lagi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

    Rencananya, aplikasi Super Jendela Tunggal Talas Bogor akan diluncurkan pada 18 Oktober 2023.

    “Tapi ini masih tahap pengembangan, kurang lebih ada 50-an aplikasi dari 128 aplikasi. Jadi nanti bertahap semua masuk, kalau di Diklat saya itu ada istilah milestone atau ini tahap awal, nanti terus diperkembangkan,” jelasnya.

    Sejauh ini kata dia, inovasi ini didukung pimpinan, seperti Wali Kota Bogor, Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor dan Sekda. Pasalnya, ini merupakan arahannya dalam rangka mempermudah warga dalam pelayanan juga aspirasi dari DPRD yang mewakili masyarakat.

    Bima Arya Diskominfo DPRD Kota Bogor Pemkot Bogor Rahmat Hidayat Sekda Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya

    Perumda PPJ Dukung Pemnagaman Pangan BPN

    27 Februari 2023
    Kampanye

    PAN Kota Bogor Penuhi Panggilan Bawaslu Soal Bus Uncal 

    9 November 2023
    Bidang Kesehatan

    Bogor KLB Campak, 36 Pasien di RSUD Kota Bogor Tertangani Dengan Baik

    30 Januari 2023
    Agrowisata

    Hadiri BSF CGM 2023, Wamenparekraf : Kota Bogor Penuh Dengan Nilai-nilai Toleransi

    6 Februari 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.