Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    • Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi PSEL, Tekankan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Ulas Tuntas Untung Rugi Ganjil Genap
    Kesehatan

    Ulas Tuntas Untung Rugi Ganjil Genap

    17 Februari 20214 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Bogor dan Satgas Covid-19 Kota Bogor, sepakat memperpanjang kebijakan ganjil genap pada akhir pekan ini di hari Sabtu-Minggu.

    Kebijakan ganjil genap itu pun menimbulkan pro dan kontra di masyarakat yang juga berdampak pada beberapa sektor terutama sektor ekonomi.

    Untuk mengulas lebih jauh tentang kebijakan ganjil genap dan efektivitasnya, terhadap penurunan kasus Covid-19 Kota Bogor dan siasat pengusaha untuk tetap survive, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor yang juga koordinator Komisi 4 DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin dan perwakilan dari pengusaha yakni Ketua PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay menghadiri diskusi publik, yang diadakan oleh Pokwan DPRD Kota Bogor dalam kegiatan Podcast Sowan, Rabu (17/2).

    Pada diskusi yang akan ditayangkan secara utuh kepada publik tersebut dipandu oleh host Aldo Herman yang melontarkan berbagai hal diantaranya terkait efektivitas ganjil genap, dampak kepada masyarakat, dampak terhadap sektor ekonomi dan menerima masukan dari masyarakat yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Jenal Mutaqin.

    Pada kesempatan itu Bima Arya Sugiarto menjelaskan, tentang konteks penerapan kebijakan ganjil genap dikarenakan angka kasus Covid-19 Kota Bogor sempat mencapai puncak. Untuk itu kata Bima perlu ada strategi untuk menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.

    Ada berbagai pilihan kebijakan diantaranya adalah penerapan ganjil genap.

    “Karena kalau kita telaah data menunjukan bahwa klaster pertama adalah klaster keluaega kedua adalah klaster dari luar kota jadi intinya adalah warga yang punya mobilitas keluar kota atau masuk ke dalam Bogor menulari keluaarga sehingga keluarga meledak jadi kuncinya adalah menekan mobilitas,” ujarnya.

    Menurutnya, ganjil genap adalah hanya satu dari 13 kebijakan yang dikeluarkan untuk menekan laju pertumbuhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

    Bima mengklaim, bahwa kebijakan tersebut berhasil menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan.

    “Data menunjukan pada tanggal 6 Februari kasus di Bogor mencapai puncak 180 perhari 15 Februari kemarin turun menjadi 105, belum pernah terjadi sebelumnya penurunan kasus secara signifikan di masa pandemi Kota Bogor, kedua jadi pertama mobilitas berkurang kedua laju positif juga berhasil ditekan,” kata Bima.

    Mengenai dampak terhadap ekonomi Bima menegaskan ganjil genap bukanlah lockdown sehingga masyarakat masih bisa menjalankan mobilitas asal sesuai dengan kebijakan ganjil genap.

    Terlebih saat ini kebijakan ganjil genap hanya berlaku dihari Sabtu dan Minggu hannya pada pukul 09.00 WIB.

    Di lokasi yang sama Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay mengatakan,bahwa kebijakan ganjil genap sangat memberi pengaruh terhadap tingkat kunjungan hotel terlebih di minggu kedua saat akhir pekan minggu lalu.

    Namun ketika mendengar informasi kebijakan ganjil genap diperpanjang, para hotel pun membuat kreasi dengan memanfaatkan ganjil genap sebagai konten atau item promosi.

    “Sejak kemarin diperpanjang itu muncul kreatifitasnya justru identitas atau item ganjil genap dijadikan oleh teman-teman menjadi sebuah promosi, contoh promo ganjil genap di tanggal ganjil harga ganjil, ditanggal genap harga genap, dan ada ini lebih gila lagi, bagi mobil yang bisa lolos ganjil genap ditanggal ganjil dapat diskon ekstra bisa lolos bisa ekstra angle promo karena kita promo diskon abis-abisan,” katanya.

    Terkait keamanan dan kenyamanan serta kebersihan di dalam hotel Yuno memastikan bahwa standart hotel sudah sesuai dengan settifikasi kementerian dalam bentuk CHSE.

    Disisi lain Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin menuturkan, pihaknya menyoroti beberapa hal. Diantaranya adalah mengenai sosialisasi dan edukasi soal kebijakan ganjil genap, vaksisnasi Covid-19 dan data Covid-19.

    Jenal menilai, masyarakat lebih takut kepada aturan daripada terhadap Covid-19 itu sendiri.

    “Karena dari dulu pemkot melakukan sosialisasi dan edukasi serta sosialisai tidak berpengaruh dan terus meroket terus malah mereka berkerumun, nah kali ini ketegasan polri dengan ganjil genap sanksi atau denda dan bisa sampai kena denda kedepannya ini bukti bahwa warga lebih takut terhadap aturan bukan karena covid faktanya ya ketika ganjil genap ini ya penurunan angka lalu lintas di Bogor cukup lengang,” katanya.

    Ia juga berharap, agar kebijakan ganjil genap tersampaikan kepada masyarakat, ganjil genap tidak hanya inovasi diawal-awal ganjil genap bukan rekayasa atau skenario pimpinan atau Forkompinda tapi ini upaya yang ternyata berhasil karena memang selama ini belum pernah ada capaian yang positif terhadap penurunan angka covid 19 di Kota Bogor.

    Terkait data Covid-19 Jenal juga meminta ada paparan yang jelas terkait jumlah penambahan orang yang terkofnirmasi positif.

    Diantaranya adalah penjelasan berapa jumlah kasus positif dari orang yang melakukan swab dihari yang sama.

    “Kan kita enggak tahu jadi ukuran penurunan angka covid itu publik harus betul-betul paham dan mengerti bukan data yang asal-asalan, tapi yang memang secara statistik dinas kesehatan tim Gugus Tugas Covid dan lain lain saya harap masyarakat bisa prihatin terhadap laju covid ini semoga mudah-mudahan opsi yang bisa dijadikan penyeimbang antara kesehatan tetap kita lindungi usaha tetap berjalan,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pemkot Targetkan Bogor Jadi Kota Kreatif UNESCO di Tahun 2024

    28 Desember 2023
    Pasar Jambu Dua

    Progress Revitalisasi Pasar Jambu Dua Kota Bogor Mendekati Penyelesaian

    5 Oktober 2023

    Keluhkan Lanjutan Penataan Suryakencana, Sepakat Ngadu Lagi ke Dewan

    19 November 2021
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.