Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Soal Pencopotan Baliho Ganjar – Mahfud, Atty Somaddikarya: Jangan Melakukan Aksi yang Menimbulkan Reaksi
    Kota Bogor

    Soal Pencopotan Baliho Ganjar – Mahfud, Atty Somaddikarya: Jangan Melakukan Aksi yang Menimbulkan Reaksi

    1 November 20232 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Politisi PDI Perjuangan Kota Bogor, Atty Somaddikarya merasa miris dan prihatin dengan pencopotan baliho, bendera PDI Perjuangan dan baliho capres – cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Kabupaten Gianyar, Bali.

    Pencopotan baliho tersebut dilakukan di sepanjang jalan menuju tiga lokasi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Batu Bulan, Kabupaten Gianyar serta di daerah Kota Denpasar, Bali.

    Sekretaris PDI Perjuangan Kota Bogor itu menyebut penurunan alat peraga kampanye (apk) di Bali sebagai basis banteng dan pernyataan Pj Gubernur Bali yang berdalih hanya menggeser. Ia berasumsi apa bedanya menggeser dan mencopot sementara baliho yang lain tetap berdiri.

    “Jangan bermain kata-kata karena panik, di bawah langit dan di bawah kibaran bendera merah putih kebebasan atas nama demokrasi dirampas dengan tangan kekuasaan,” kata Atty.

    Atty berharap, agar penguasa menunjukan netralitas untuk menjaga kondusifitas di tahun politik menuju pilpres 2024. “Jika ini dilakukan akan membuat salah persepsi dimana penguasa akan mendapat stempel menggunakan cara-cara kotor dan kasar. Jangan membuat aksi yang menimbulkan reaksi yang dapat membangunkan banteng keluar kandang,” imbuh Atty.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty ini juga mengingkatkan PDI Perjuangan selama ini diam bukan karena takut, PDI Perjuangan tidak pernah gentar. “Harus diingat, PDI Perjuangan selalu bersama rakyat, kekuatan kami melawan orde baru tercatat dalam sejarah. Jika hari ini harus berhadapan dengan kekuasaan tidak ada kata mundur bagi kami,” tegasnya.

    Sebagai kader, dia mengaku sangat terluka dan sama seperti hati dan perasaan seluruh kader lainnya “Sekali lagi jangan memulai melakukan aksi untuk memancing reaksi, negara ini bukan milik segelintir orang tapi pemilik mutlak NKRI adalah rakyat,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Covid19

    Gandeng Perumda Tirta Pakuan, Korem 061/SK dan Kodim 0606 Kota Bogor Gelar Percepatan Vaksin

    1 Maret 2022
    Bisnis

    Selain Pengembangan Rumah Sakit, Jepang Jajaki Kerja Sama Restoran dan Jamur Sitake

    5 April 2022
    Air bersih

    Terhenti Akibat Kekeruhan Tinggi, SPAM Katulampa Kembali Beroperasi

    3 Maret 2025
    Bacawalkot

    Golkar, Demokrat, PAN dan PSI Deklrasarikan Koalisi Bogor Maju

    27 Juni 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Bisnis

    Selain Pengembangan Rumah Sakit, Jepang Jajaki Kerja Sama Restoran dan Jamur Sitake

    5 April 2022

    Sebelum bertolak ke Jepang, Diplomat Muda Bidang Ekonomi KBRI Tokyo Pandu Utama Manggala kembali…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.