Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    • Dedie Rachim Pastikan Penataan Lanjutan Terminal Bubulak Tepat Waktu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Revitalisasi Mesjid Agung Ngaret, Kontraktor Dide da Rp1,5 Miliar
    Kesehatan

    Revitalisasi Mesjid Agung Ngaret, Kontraktor Dide da Rp1,5 Miliar

    30 Desember 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Proyek revitalisasi Masjid Agung yang dimulai sejak 2016 silam, hingga kini belum selesai pengerjaannya. Padahal proyek tersebut telah dianggarkan kembali pada tahun 2021. Meski begitu, Masjid Agung dipastikan meleset dari target kontrak kerja pertengahan Desember ini.

    Tetapi, penyedia jasa mendapatkan perpanjangan masa kerja selama 50 hari kerja dengan dikenai denda Rp1,5 miliar. Wali Kota Bogor Bima Arya pun menegaskan bahwa pekerjaan tahun 2021 harus selesai pada 5 Februari 2022 nanti.

    Ia mengakui perpanjangan masa kerja terpaksa dilakukan karena ada kejadian tak terduga atau force majure dalam pekerjaan. Diantaranya kesulitan dalam pengerjaan penguatan tiang serta faktor cuaca akhir tahun yang sering dilanda hujan. Selain itu, akses jalan ke lokasi yang cenderung sempit mempersulit kendaraan berat untuk melintas.

    “Masjid Agung juga diperpanjang, itu juga sama ada force majure. Itu kesulitan untuk memancangkan tiang-tiang tower itu. Kemudian juga lokasinya yang sempit, sehingga diperpanjang 50 hari. Jadi targetnya selesai pada 5 Februari 2022 harus selesai,” katanya.

    Ia mengakui pekerjaan tahun ini harus segera dirampungkan mengingat pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 revitalisasi Masjid Agung kembali dianggarkan Rp26 miliar. Untuk pengerjaan lanjutan.

    Bima Arya juga mengaku banyak ditanya oleh masyarakat dan warganet tentang pembangunan Masjid Agung yang terkesan tidak beres-beres.

    “Masjid Agung ini kan sudah dianggarkan juga Rp26 miliar pada 2022. Banyak yang nanya di sosmed, kok Masjid Agung dibiarkan. Saya jawab tidak, itu sedang dilakukan, mangga silahkan warga datang saja kesana, lihat pekerjaannya,” tukasnya.

    “Feburari nanti akan ditutup semua atasnya. Jadi bisa dipakai beribadah di akhir tahun. Nanti meliputi pengerjaan fasade dan dan sebagainya. Selesai akhir tahun depan, jadi terintegrasi dengan alun-alun dan Stasiun Bogor,” imbuh Bima Arya.

    Pembangunan Masjid Agung terus dilanjutkan setelah Pemkot Bogor memberikan perpanjangan waktu pelaksanaan kepada kontraktor selama 50 hari sejak 17 Desember lalu. Pengerjaan saat ini pada tahap rangka kubah yang selanjutnya pemasangan kubah enamel.

    “Kondisi di lapangan saat ini sudah berjalan pada rangka, karena kegiatan di satu titik tidak bisa saling bersamaan atau paralel. Setelah selesai pondasi bor pile, kolom baja, lalu rangka, baru atap. Jadi memang harus menunggu satu selesai, baru berikutnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi, belum lama ini.

    Ia mengemukakan, waktu pelaksanaan yang diberikan sampai pada 17 Desember, didapati banyak kendala teknis di lapangan. Disamping itu, pada masa pandemi Covid-19 kemarin juga terkena pembatasan pekerja.

    “Termasuk produk-produk di workshop. Jadi hal itu menyebabkan terhambat karena pandemi kemarin. Makanya sekarang kita berikan waktu perpanjangan (50 hari). Tapi ada denda maksimal 5 persen per hari satu per mil,” kata Chusnul.

    Ia memperkirakan dengan tambahan waktu 50 hari tersebut, pembangunan lanjutan Masjid Agung dengan pendanaan sebesar Rp31 miliar bersumber dari APBD 2021 selesai. Bahkan DPUPR melalui pejabat pembuat komitmen (PPK) juga turun melakukan pengecekan barang-barang yang dibutuhkan di workshop.

    “Hari ini tadi PPK mengecek ke workshop dan sudah jadi semua tinggal delevery. Sekarang juga yang sudah ada sudah di-setting, erection dan kirim. Lalu enamel sedang berproduksi juga. Jadi begitu rangka atap selesai semua, pemasangan enamel,” jelasnya.

    Chusnul juga memastikan pembangunan Masjid Agung akan dilanjutkan pada 2022. Namun untuk periode mendatang, tender proyek dengan nilai Rp27 miliar tersebut akan dilakukan awal tahun sekitar Januari 2022.

    “Iya lelang awal tahun. Tahap selanjutnya kita menyelesaian interior, lantai dan sebagainya. Fungsi masjid sudah bisa digunakan ibadah di tahun 2022. Untuk eksterior Masjid Agung sendiri pada 2023,” tuntasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya

    Anen Siap Nahkodai Kurash Kabupaten Bogor

    9 Januari 2020
    Kota Bogor

    Hadapi Sebaran Abu Vulkanik, Pemkot Bogor Perkuat Penanganan dan Perlindungan Kesehatan Warga

    8 September 2026
    Kesehatan

    Situ Gede Dipercantik, Bima Arya: Gabungkan Rekreasi, Konservasi dan Pemberdayaan Ekonomi

    13 Agustus 2021
    Peristiwa

    Praktik Kawin Kontrak di Puncak Dibongkar Polisi

    25 Desember 2019
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Harga Emas Meroket, Ini Rekor Jon!

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp853.000 per gram…

    Ekonomi

    Jelang Idul Fitri, Sekda Buka Gelar Pangan Murah di Kecamatan Bogor Utara

    27 April 2022

    Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan…

    Ekonomi

    Pemkot Ajukan Anggaran Masjid Agung, DPRD Kota Bogor Minta Jaminan Pembangunan Rampung

    4 Agustus 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan…

    Ekonomi

    TPID Kota Bogor Segera Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi

    15 November 2022

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Daerah secara virtual, Senin (14/11/2022).…

    Ekonomi

    Pasar Gembrong Sukasari Hadir Lebih Bersih dan Nyaman, Siap Tampung Pedagang Pasar Bogor

    25 April 2025

    BOGOR — Proses revitalisasi Pasar Gembrong Sukasari yang terletak di Jalan Siliwangi, Kelurahan Sukasari, Kecamatan…

    Daerah

    Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi

    9 Desember 2025

    BOGOR – Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), yang terdiri dari enam camat…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.