Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak
    • Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua
    • Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor
    • 316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
    • Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua
    • Helaran Pajajaran, Dedie Rachim Ingatkan Falsafah Hidup Masyarakat Sunda
    • Derby Persikabo vs PSB Bogor Semarakkan HJB ke-544, Dedie Rachim Beri Dukungan Langsung
    • Penataan Alun-alun Empang Dimulai, Pemkot Bogor Hadirkan Ruang Terbuka Hijau Bersejarah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Revitalisasi Mesjid Agung Ngaret, Kontraktor Dide da Rp1,5 Miliar
    Kesehatan

    Revitalisasi Mesjid Agung Ngaret, Kontraktor Dide da Rp1,5 Miliar

    30 Desember 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Proyek revitalisasi Masjid Agung yang dimulai sejak 2016 silam, hingga kini belum selesai pengerjaannya. Padahal proyek tersebut telah dianggarkan kembali pada tahun 2021. Meski begitu, Masjid Agung dipastikan meleset dari target kontrak kerja pertengahan Desember ini.

    Tetapi, penyedia jasa mendapatkan perpanjangan masa kerja selama 50 hari kerja dengan dikenai denda Rp1,5 miliar. Wali Kota Bogor Bima Arya pun menegaskan bahwa pekerjaan tahun 2021 harus selesai pada 5 Februari 2022 nanti.

    Ia mengakui perpanjangan masa kerja terpaksa dilakukan karena ada kejadian tak terduga atau force majure dalam pekerjaan. Diantaranya kesulitan dalam pengerjaan penguatan tiang serta faktor cuaca akhir tahun yang sering dilanda hujan. Selain itu, akses jalan ke lokasi yang cenderung sempit mempersulit kendaraan berat untuk melintas.

    “Masjid Agung juga diperpanjang, itu juga sama ada force majure. Itu kesulitan untuk memancangkan tiang-tiang tower itu. Kemudian juga lokasinya yang sempit, sehingga diperpanjang 50 hari. Jadi targetnya selesai pada 5 Februari 2022 harus selesai,” katanya.

    Ia mengakui pekerjaan tahun ini harus segera dirampungkan mengingat pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 revitalisasi Masjid Agung kembali dianggarkan Rp26 miliar. Untuk pengerjaan lanjutan.

    Bima Arya juga mengaku banyak ditanya oleh masyarakat dan warganet tentang pembangunan Masjid Agung yang terkesan tidak beres-beres.

    “Masjid Agung ini kan sudah dianggarkan juga Rp26 miliar pada 2022. Banyak yang nanya di sosmed, kok Masjid Agung dibiarkan. Saya jawab tidak, itu sedang dilakukan, mangga silahkan warga datang saja kesana, lihat pekerjaannya,” tukasnya.

    “Feburari nanti akan ditutup semua atasnya. Jadi bisa dipakai beribadah di akhir tahun. Nanti meliputi pengerjaan fasade dan dan sebagainya. Selesai akhir tahun depan, jadi terintegrasi dengan alun-alun dan Stasiun Bogor,” imbuh Bima Arya.

    Pembangunan Masjid Agung terus dilanjutkan setelah Pemkot Bogor memberikan perpanjangan waktu pelaksanaan kepada kontraktor selama 50 hari sejak 17 Desember lalu. Pengerjaan saat ini pada tahap rangka kubah yang selanjutnya pemasangan kubah enamel.

    “Kondisi di lapangan saat ini sudah berjalan pada rangka, karena kegiatan di satu titik tidak bisa saling bersamaan atau paralel. Setelah selesai pondasi bor pile, kolom baja, lalu rangka, baru atap. Jadi memang harus menunggu satu selesai, baru berikutnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor Chusnul Rozaqi, belum lama ini.

    Ia mengemukakan, waktu pelaksanaan yang diberikan sampai pada 17 Desember, didapati banyak kendala teknis di lapangan. Disamping itu, pada masa pandemi Covid-19 kemarin juga terkena pembatasan pekerja.

    “Termasuk produk-produk di workshop. Jadi hal itu menyebabkan terhambat karena pandemi kemarin. Makanya sekarang kita berikan waktu perpanjangan (50 hari). Tapi ada denda maksimal 5 persen per hari satu per mil,” kata Chusnul.

    Ia memperkirakan dengan tambahan waktu 50 hari tersebut, pembangunan lanjutan Masjid Agung dengan pendanaan sebesar Rp31 miliar bersumber dari APBD 2021 selesai. Bahkan DPUPR melalui pejabat pembuat komitmen (PPK) juga turun melakukan pengecekan barang-barang yang dibutuhkan di workshop.

    “Hari ini tadi PPK mengecek ke workshop dan sudah jadi semua tinggal delevery. Sekarang juga yang sudah ada sudah di-setting, erection dan kirim. Lalu enamel sedang berproduksi juga. Jadi begitu rangka atap selesai semua, pemasangan enamel,” jelasnya.

    Chusnul juga memastikan pembangunan Masjid Agung akan dilanjutkan pada 2022. Namun untuk periode mendatang, tender proyek dengan nilai Rp27 miliar tersebut akan dilakukan awal tahun sekitar Januari 2022.

    “Iya lelang awal tahun. Tahap selanjutnya kita menyelesaian interior, lantai dan sebagainya. Fungsi masjid sudah bisa digunakan ibadah di tahun 2022. Untuk eksterior Masjid Agung sendiri pada 2023,” tuntasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Disetop

    6 Juni 2026
    Kota Bogor

    Rivaldo Surya Darmawan Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPD KNPI Kota Bogor 2024-2027

    7 Desember 2024
    Kesehatan

    Masuki PPKM Level 1, Ini Kelonggaran Sejumlah Sektor

    3 November 2021
    Kesehatan

    90 Warga Griya Melati Dinyatakan Sembuh, 6 Masih Jalani Perawatan

    7 Juni 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.