Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Raih Peringkat Pertama sebagai Pemerintahan Kota Terbaik dari KPK
    • Komitmen YKI Kota Bogor untuk Tingkatkan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim
    • Sinergi Pemkot dan JCI Femme Perkuat Upaya Penurunan Stunting
    • Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi
    • Atty Somaddikarya : Kader Terbaik Pimpin Kembali PDIP Kota Bogor
    • Kembali Ditetapkan Sebagai ketua DPC, Ini Target PDI Perjuangan Kota Bogor
    • Dedie Rachim Bersama Japas Telusuri Jejak Sejarah Tirto Adhi Soerjo di Bogor
    • Bogor Open Internal Judo Championship 2025 Dibuka, Dedie Rachim Motivasi Bibit Muda Agar Terus Dikembangkan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Trending » Ragukan Hasil Survey Pilwalkot Bogor di LS Vinus, ini Penjelasan Aktivia Rumah 98
    Kota Bogor

    Ragukan Hasil Survey Pilwalkot Bogor di LS Vinus, ini Penjelasan Aktivia Rumah 98

    13 September 20246 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) merilis survei terbaru mengenai elektabilitas Calon Walikota – Wakil Walikota Bogor pada Kamis (12/9/2024).

    Dalam survei itu disebutkan pasangan Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin menduduki posisi teratas dengan perolehan elektabilitas sebesar 44,38℅.

    Menyusul, pasangan Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa mengumpulkan 20,38% dukungan dari masyarakat, kemudian pasangan Raendi Rayendra dan Eka Maulana di posisi ketiga dengan 17,75%.

    Sementara, pasangan Atang Trisnanto dan Annida Alivia serta Rena Da Frina dan Ahmad Teddy Risandi yang berada di posisi terbawah.

    Pasangan Atang dan Annida hanya meraih 4,25% elektabilitas, sedangkan pasangan Rena dan Tedy mendapatkan 3,25%.

    Disebutkan dalam survei tersebut, ada sekitar 8,25% responden yang belum menentukan pilihan dan 1,74% responden menyatakan tidak ada pilihan.

    Menangapi hasil survei tersebut, aktivis 98 Fery Ariyanto Batubara menegaskan, hasil survei yang menempatkan pasangan Rena Da Frina – Teddy Risandi di posisi buncit tidak bisa dijadikan pegangan. Hal itu dikarenakan hasil survei yang dikeluarkan lembaga survei tidak disertai margin of error.

    “Ya, beberapa pemberitaan yang saya baca dari hasil suvei LS Vinus tidak disertai keterangan margin error-nya. Jadi, pendapat saya tak bisa dijadikan pegangan. Hal lain, metodelogi dan kuisionernya seperti apa tak disebutkan saat konpres hingga disajikan dalam pemberitaan,” kata aktivis Front Pemuda Penegak Hak Rakyat (FPPHR) yang juga aktivis Rumah 98 tersebut, kemarin.

    Menurut Fery, bahwa pertarungan belum dimenangkan kendati sudah mengantongi hasil survei. Ia juga mengutip Indonesianis Marcus Mietzner dalam risetnya berjudul “Political Opinion Polling in Post-authoritarian Indonesia: Catalyst or Obstacle to Democratic Consolidation?” yang menjelaskan, masa kampanye acap memunculkan banyak lembaga survei yang mengubah lanskap politik.

    “Pemilu, pilpres juga pilkada tak hanya jadi pesta demokrasi pertama yang memungkinkan rakyat memilih langsung, tetapi jadi titik balik yang mengubah pandangan elit tentang survei politik,” tutur eks aktivis Forkot.

    Sementara, Tim Pemenangan Rena – Teddy, Eko Okta menyampaikan, dalam ruang demokrasi sah-sah saja sajian hasil survei.

    Namun, analisanya, hasil survei LS Vinus diragukan. Penuturannya, update Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Kota Bogor, pada 9 Agustus 2024, untuk Pilkada dan Pilgub tahun 2024, sejumlah 815.944 jiwa. Dia membandingkan perhitungan KPU Kota Bogor di lima daerah pemilihan (dapil) Kota Bogor, sebanyak 636.434 jiwa berpartisipasi dalam Pileg 2024 lalu.

    “PKS di Kota Bogor mendapat suara tertinggi sebanyak 132.661 pemilih. Jika mengacu hasil survei LS Vinus paslon Atang dan Annida hanya meraih 4,25%, artinya jika diasumsikan pemilih pilkada sebanyak 800 ribu jiwa, maka yang memilih Atang Annida hanya 34 ribu orang. Pun demikian dengan PDI Perjuangan, jika versi LS Vinus hanya 3,25% pemilih Rena-Teddy, maka hasilnya 26 ribu,” ucapnya.

    Jika mengacu survei LS Vinus, sambung pria yang juga aktivis 98, pemilih PKS pada Pileg 2024 lalu sebanyak 132.661 mendadak merosot yang memilih Atang – Annida.

    “Dan, pemilih Rena Da Frina – Teddy usungan PDI Perjuangan Kota Bogor masak iya mendadak merosot menjadi 26 ribu orang, dari suara pileg sebanyak 69.489 suara, yang saat itu saja, pemilih Pileg di Kota Bogor merujuk data KPU Kota Bogor, sebanyak 615 ribu pemilih. Masak sih suara pemilih Rena-Teddy hanya sepertiga dari raihan suara pileg 2024 lalu? Yah, jadi wajar saja kalau hasil survei tersebut sangat diragukan,” tuntas Eko.

    Meski demikian, ia menghormati hasil survei LS Vinus dalam ruang berdemokrasi.

    Menutup pandangannya, ia juga menyampaikan 81 lembaga survei yang terdaftar di KPU 2024 dan telah diterbitkan sertifikatnya per 6 Februari 2024. Berdasarkan hasil seleksi administrasi sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 9 Tahun 2022 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Umum dan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota yakni :

    1. PT Kio Sembilan Lima (Lembaga Survei Kedai KOPI)
    2. PT Poltracking Indonesia
    3. PT Ipsos Market Research
    4. PT Kompas Media Nusantara
    5. Charta Politika/PT Indonesian Consultant Mandiri
    6. Voxpol Center Research and Consulting
    7. Pandawa Research
    8. PT Lingkar Strategi Indonesia
    9. PT Parameter Konsultindo (PARMET)
    10. Indikator Politik Indonesia
    11. Lembaga Survei Nasional
    12. Lembaga Klimatologi Politik
    13. Polstat Indonesia
    14. Political Weather Station
    15. PT Jaringan Cyrus Nusantara (Cyrus Network)
    16. PT Publik Riset Cendekia (Politika Research and Consulting)
    17. Centre for Strategic and International Studies (CSIS)
    18. Lembaga Survei Jakarta
    19. Indonesia Polling Station (IPS)
    20. Surabaya Survey Center
    21. Lembaga Survei Indonesia
    22. Fixpoll Media Polling Indonesia
    23. Forum Rektor PTMA
    24. Yayasan Akselerasi Indodata (INDODATA)
    25. Surabaya Research Syndicate (SRS)
    26. Indopol Survey & Consulting
    27. Polsentrum Data Indonesia
    28. PT Lingkaran Survei Indonesia
    29. PT Citra Publik
    30. Saiful Mujani Research & Consulting
    31. Rakata Analytics and Advisory
    32. Strategi Lingkar Nusantara
    33. Trust Indonesia Research & Consulting
    34. PUSKAPI (Pusat Kajian Pemilu Indonesia)
    35. PT Losta Institute
    36. PT Citra Komunikasi LSI
    37. PT Lingkaran Survei Kebijakan Publik
    38. Populi Center
    39. PT SCL Taktika Konsultan
    40. PT Citra Publik Indonesia
    41. Indekstat Research And Data Science
    42. PT Sigi LSI Network
    43. PT Konsultan Citra Indonesia
    44. Jaringan Isu Publik
    45. Lembaga Riset Indonesia
    46. Jaringan Suara Indonesia
    47. Media Survei Nasional
    48. Lingkar Survei Sulawesi (LSS)
    49. Ide Cipta Research and Consulting (ICRC)
    50. The Haluoleo Institute
    51. Media Survei Center Indonesia
    52. PT Parameter Publik Indonesia
    53. PT Paradigma Riset Nusantara
    54. Lembaga Survei Kuadran
    55. Nakama Research & Consulting
    56. PT Indopolling Riset dan Konsultan
    57. PT Sinergi Data Indonesia
    58. PT LSI Network
    59. Parameter Politik Indonesia
    60. PT Indo Riset Survei
    61. Algoritma Research & Consulting
    62. Cigmark Research & Consulting (PT Cipta Global Marka)
    63. PT Indonesia Persada Studi
    64. Yayasan Polsight Indonesia
    65. Indomatrik
    66. PUSKAPTIS (Lembaga Pusat Kajian Kebijakan & Pembangunan Strategis)
    67. Pusat Riset Indonesia (PRI)
    68. PT Alvara Strategi Indonesia
    69. PT Indonesian Political Marketing (Polmark Indonesia)
    70. PT Konsepindo Riset Strategi
    71. PT Dimensi Multiriset Indonesia
    72. Script Survei Indonesia (SSI)
    73. PT Satukanal Riset dan Pengembang
    74. PT Pusat Polling Indonesia
    75. The Strategic Research and Consulting (TSRC)
    76. Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI)
    77. Celebes Research Center
    78. Lembaga Survei Independen Nusantara
    79. PT Motion Cipta Matrix
    80. Arus Survei Indonesia
    81. Lembaga Indonesia Strategic Institute (INSTRAT).

    Dua lembaga lain yang diketahui mengajukan pendaftaran dan sedang melakukan perbaikan atau melengkapi dokumen saat itu, yaitu DEITPRO (PT Delt Kabar Indonesia) serta Lembaga Kajian Publik Independen.=

    PDI Perjuangan Rena Da Frina
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Tolak Omnibus Law, Unjuk Rasa Ratusan Mahasiswa Diwarnai Kericuhan

    8 Oktober 2020
    BBM Subsidi

    Pemkot dan Pertamina Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran

    20 September 2022
    Kota Bogor

    Diduga Terlibat Kasus Penipuan, Anak Perwira Menengah Polresta Bogor Kota Gelapkan Uang hingga Rp7 Miliar

    19 Juli 2024
    Daerah

    Pemkot Bogor dan UIKA Gelar Kajian Draft Naskah Raperda PMP

    21 September 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Tahu dan Tempe Kembali Kepasaran, Atang Sampaikan Solusi Menyelesaikan Masalah Kedelai

    25 Februari 2022

    HUMPROPUB – Komoditi tahu dan tempe di Kota Bogor, sempat menghilang dari pasaran selama tiga…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2025 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.