Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Matangkan Venue dan Maksimalkam Anggaran, Kota Bogor Pastilan Kesiapan Porprov XV 2026 Jabar
    • Pemkot Bogor Akan Kirim Karyawan Perumda Tirta Pakuan untuk Belajar Pengurangan Kehilangan Air di Korea
    • Banu Bagaskara Ajak Generasi Muda Suarakan Aspirasi Lewat Merah Muda Fest
    • ‎‎Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda
    • EIGER Nature Resmi Dibuka di Bogor, Hadirkan Wisata Petualangan Berbasis Konservasi
    • Gandeng Cipayung Plus, Polresta Bogor Kota Gelar Aksi Peduli Bencana Kemanusiaan
    • Semarak Sumpah Pemuda, Wanoja Kota Bogor Gelar Aksi Kemanusiaan
    • Jadi Venue Tenis Meja di Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Lakukan Percepatan Persiapan GOR Yasmin
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Peringatan Hari Jalan 2022 » Puncak Hari Jalan, Flyover Martadinata Dipercantik Dengan Mural
    Bakti Sosial

    Puncak Hari Jalan, Flyover Martadinata Dipercantik Dengan Mural

    22 November 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Kementerian PUPR RI melalui Dirjen Bina Marga Menggelar Puncak Peringatan Hari Jalan 2022 di Taman Sempur, Jalan Jalan Harupat, Kota Bogor, Senin (21/11/2022). Peringatan Hari Jalan ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari melakukan pemeliharaan jalan, bebersih jalan, melakukan pengenalan jalan ke siswa Sekolah Dasar, bakti sosial donor darah dan puncaknya yakni aksi daerah dengan melukis mural di flyover Martadinata.

    “Kami mempercantik flyover Martadinata dengan mural yang merupakan hasil kolaborasi Kementerian PUPR dengan Pemkot Bogor. Semoga setelah diserahterimakan ke Pemkot Bogor flyover bisa dipelihara dengan baik,” ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Wilan Oktavian.

    Wilan mengatakan, melalui aksi daerah ini pihaknya ingin menunjukkan ke masyarakat dalam penyelenggaraan jalan dibutuhkan kolaborasi alias tidak bisa dilakukan sendiri. Karena ada jalan kota/kabupaten, jalan provinsi dan jalan nasional. Pihaknya pun bersama-sama secara simbolik melakukan pembersih jalan. Hal menarik di Kota Bogor antara jalan kota, jalan provinsi dan nasionalnya saling terhubung, yakni dari Jalan Jenderal Sudirman, Jalan jalak Harupat dan Jalan Pajajaran.

    “Jalan nasional di Bogor hanya 27 km, tapi mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik. Dan sejak 2020, untuk pemeliharaan jalan dilakukan melalui skema padat karya alias kita wajibkan pekerja adalah warga desa setempat,” tuturnya.

    Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, masih ada tantangan ke depan terkait jalan. Pertama, menaklukkan birokrasi. Menurutnya, ‘jelimetnya’ birokrasi sering kali membuat frustasi. Pemahaman tentang status jalan, koordinasi yang cepat tentang status jalan itu jadi catatan karena pergerakannya masih lambat.

    “Status provinsi memang memudahkan untuk koordinasi, tetapi yang parah kalau tidak ada sense of urgensi dari birokrat. Sudahlah jalan ada kewenangan yang berbeda, tidak dikejar untuk saling akselerasi. Jelimetnya birokrasi ini bisa ditaklukkan dengan pemimpin yang bisa mengakselerasi,” tegas Bima Arya.

    Kedua, lanjut dia, harus terus beradaptasi. Adaptasi dalam hal desain dan materialnya. Di Apeksi ia melihat berbagai macam kepala daerah. Ada kepala daerah yang canggih mau belajar sehingga pembangunan infrastruktur di kotanya semakin baik. Namun, bagi kepala daerah yang tidak bisa beradaptasi akan melakukan hal sama, baik dari material dan desainnya tidak ada perubahan.

    “Beberapa titik jalan di Kota Bogor sempat agak banjir, kami analisis apa karena force majeure, karena desainnya atau karena keduanya yakni volume air besar, intensitas tinggi dan tidak diantisipasi dengan desain yang sesuai. Jadi harus sedetail itu,” terangnya.

    Ketiga yakni sense of urgensi. Sense of urgensi ini sangat penting karena fasilitas publik, seperti jalan ini meski bagi sebagian orang tidak terlalu berdampak tapi bagi orang yang mencari nafkah di jalan ini seperti ‘hidup dan mati’. Sebab, satu jam saja macet maka pendapatannya akan berkurang.

    “Menurut penelitian kami juga kecamatan yang banyak kasus perceraiannya karena waktunya banyak habis di jalan yang berdampak pada hubungan suami istri. Jadi ada hubungannya antara infrastruktur dan rumah tangga,” sebutnya.

    Bima Arya Wilan Oktavian
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Dinas Pendidikan

    Hadiri Wisuda SDIT At-Taufiq, Sri Kusnaeni Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Sekolah

    13 Juni 2023
    Kota Bogor

    Bima Arya Lepas Dua PNS di Pemkot Bogor Memasuki Purnabakti

    28 September 2022
    Kesehatan

    Tingkatkan Nilai Jual Hotel dan Restoran, Disparbud Kota Bogor Sosialisasikan CHSE

    16 November 2020
    Budaya

    Pemkot dan Pemkab Bogor Bersatu Lestarikan Cagar Budaya

    17 Agustus 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.